TIKTAK.ID

Main Menu

  • Home
  • Privacy Policy
  • Contact Us
  • Disclaimer
  • Nasional
  • Olahraga
  • Selebriti
  • Teknologi
  • Tips & Tutorial
Sign in / Join

Login

Welcome! Login in to your account
Lost your password?

Lost Password

Back to login

logo

TIKTAK.ID

  • Home
  • Privacy Policy
  • Contact Us
  • Disclaimer
  • Nasional
  • Olahraga
  • Selebriti
  • Teknologi
  • Tips & Tutorial
Nasional
Home›Nasional›Upaya Jokowi Kurangi Impor Migas Buahkan Hasil, NPI Surplus US$ 4,68 Miliar

Upaya Jokowi Kurangi Impor Migas Buahkan Hasil, NPI Surplus US$ 4,68 Miliar

By Rusli Qomar
11 Februari 2020
1063
0
TIKTAK.ID - Upaya Jokowi Kurangi Impor Migas Buahkan Hasil, NPI Surplus US$ 4,68 Miliar

TIKTAK.ID – Upaya Presiden Joko Widodo (Jokowi) untuk mulai melepaskan ketergantungan impor migas, perlahan membuahkan hasil. Meski neraca migas masih defisit, terlihat impor migas bergerak turun.

Bank Indonesia (BI) melaporkan data Neraca Pembayaran Indonesia (NPI) terbaru. Pada kuartal IV-2019, NPI membukukan surplus sebesar US$ 4,28 miliar, jauh membaik dibandingkan kuartal sebelumnya yang defisit US$ 46 juta. Hal ini membuat NPI untuk keseluruhan 2019 menjadi surplus US$ 4,68 miliar, juga jauh membaik ketimbang 2018 yang negatif US$ 7,13 miliar.

Salah satu poin penting dalam perbaikan NPI yaitu transaksi berjalan. Neraca tersebut memang masih mencatat defisit sebesar US$ 8,12 miliar atau 2,84% dari Produk Domestik Bruto (PDB) pada kuartal IV-2019. Sedangkan untuk keseluruhan 2019, transaksi berjalan membukukan defisit US$ 30,41 miliar (2,72% PDB), membaik ketimbang 2018 yang minus US$ 30,63 miliar (2,94% PDB).

Baca juga: Jokowi Keluhkan Sosok Di Balik Impor Migas, Fahri Hamzah: Ada Orang Lebih Kuat dari Presiden

“Perkembangan tersebut terutama ditopang neraca perdagangan barang yang mencatat surplus, berbeda dengan tahun sebelumnya yang mengalami defisit. Neraca perdagangan barang yang mencatat surplus dipengaruhi surplus neraca perdagangan non-migas yang meningkat serta defisit neraca perdagangan migas yang menurun,”sebut keterangan tertulis BI, dilansir CNBCIndonesia.com.

Sepanjang 2019, neraca migas memang masih defisit US$ 10,31 miliar. Hal itu lebih baik ketimbang 2018 yang negatif US$ 11,4 miliar.

Perbaikan tersebut disebabkan oleh penurunan impor. Pasalnya, sepanjang 2019 nilai impor migas Indonesia adalah US$ 22,3 miliar, turun signifikan dibandingkan 2018 yang sebesar US$ 29,02 miliar. Sementara untuk neraca gas, Indonesia masih mampu mempertahankan surplus US$ 4,8 miliar, walau menipis ketimbang surplus tahun sebelumnya yaitu US$ 6,81 miliar.

Baca juga: Buya Syafi’i Bawa Pesan Penting untuk Ahok Soal Anak Bangsa Bermental Asing Jadi Mafia Migas

Halaman selanjutnya…

1 2
TagsBerita JokowibiodieselImpor Migasimpor minyak mentahJoko WidodoJokowiNeraca Pembayaran Indonesianeraca perdaganganperdagangan non-migasProduk Domestik Bruto

Related articles More from author

  • Jokowi Perintahkan BNPT-Polri-BIN Selidiki Lagi Kasus Penyerangan Ulama sebelum Syekh Ali Jaber
    Nasional

    Jokowi Perintahkan BNPT-Polri-BIN Selidiki Lagi Kasus Penyerangan Ulama sebelum Syekh Ali Jaber

    18 September 2020
    By Joni Sitohang
  • Jokowi Diminta Cabut Keppres Pengangkatan Dua Pejabat Kemenhan Eks Tim Mawar
    Nasional

    Jokowi Diminta Cabut Keppres Pengangkatan Dua Pejabat Kemenhan Eks Tim Mawar

    28 September 2020
    By Joni Sitohang
  • Diundang Megawati Ceramah di Markas PDIP, Cak Nun: Presiden Sekarang Sudah Benar, Tapi…
    Nasional

    Diundang Megawati Ceramah di Markas PDIP, Cak Nun: Presiden Sekarang Sudah Benar, Tapi…

    12 April 2022
    By Joni Sitohang
  • Warga Padang Gugat Jokowi Hingga Sri Mulyani Rp60 M, Apa Latar Belakangnya?
    Nasional

    Warga Padang Gugat Jokowi Hingga Sri Mulyani Rp60 M, Apa Latar Belakangnya?

    30 Januari 2022
    By Joni Sitohang
  • Berikut Sanksi Bagi Warga yang Tetap Ngeyel Langgar Larangan Mudik
    Nasional

    Berikut Sanksi Bagi Warga yang Tetap Ngeyel Langgar Larangan Mudik

    22 April 2020
    By Johan Arif
  • TIKTAK.ID - PBNU Duga Ada Motif Politik di Balik Pembangunan Terowongan Penghubung Masjid Istiqlal-Gereja Katedral
    Nasional

    PBNU Duga Ada Motif Politik di Balik Pembangunan Terowongan Penghubung Masjid Istiqlal-Gereja Katedral

    9 Februari 2020
    By Rusli Qomar

Leave a reply Batalkan balasan

Berita Menarik Lainnya

  • Jokowi Instruksikan Kapolri Usut Tuntas Jaringan Pelaku Bom Makassar
    Nasional

    Soal Jabatan Presiden 3 Periode, Jokowi: Harus Gimana Lagi Ngomongnya?

  • Optimis Corona Teratasi, Anies: Warga Jakarta adalah Orang-Orang Tangguh
    Nasional

    Anies Baswedan Terang-terangan Nyatakan Kondisi Jakarta Mengkhawatirkan Gara-gara ini…

  • Spotify Gandeng Stripe, Podcaster Kini Bisa Dapat Cuan
    Teknologi

    Spotify Gandeng Stripe, Podcaster Kini Bisa Dapat Cuan

  • Duduk Terlalu Lama Bahaya untuk Kesehatan Jantung
    Tips & Tutorial

    Duduk Terlalu Lama Bahaya untuk Kesehatan Jantung

  • KPK Buka Suara Usai Novel Baswedan Beberkan ‘Permintaan Khusus' Firli
    Nasional

    KPK Buka Suara Usai Novel Baswedan Beberkan ‘Permintaan Khusus’ Firli

Redaksi

  • Jalan Kebagusan III, Perum Nuansa Kebagusan, Pasar Minggu, Jakarta Selatan
  • 0812 4664 9215
  • Hubungi Kami
© Copyright 2019 TIKTAK.ID. All rights reserved.