
TIKTAK.ID – Tokoh sepuh Muhammadiyah, Ahmad Syafi’i Maarif, bercerita tentang seseorang yang menghubunginya, yang disebutnya berasal dari Universitas Gadjah Mada (UGM). Orang tersebut meminta bantuan pria yang akrab disapa Buya itu agar dipertemukan dengan Komisaris Utama (Komut) Pertamina Basuki Tjahaja Purnama alias Ahok karena ingin menyampaikan persoalan terkait mafia migas kepada Ahok.
Pasalnya, orang tersebut menganggap Buya punya kedekatan dengan Ahok sehingga meminta bantuannya untuk bisa berkomunikasi dengan mantan Gubernur DKI Jakarta itu.
Baca juga: Ditemukan 142 Anak dan Cucu Perusahaan Pertamina, Erick Thohir Perintahkan Ahok Bongkar Satu-Persatu
Buya kemudian menuturkan persoalan mafia migas yang telah menjadi fenomena di Indonesia selama puluhan tahun. Bahkan, kata Buya, Presiden Joko Widodo pernah mengutarakan besarnya kerugian negara akibat mafia migas ini mencapai 1 triliunan rupiah per bulan.
“Dan yang terlibat itu bukan hanya asing, tapi juga anak-anak bangsa yang bermental asing. Itu luar biasa,” ungkap Buya Syafi’i.
Akan tetapi, Buya mengaku dirinya belum sempat menyampaikan langsung persoalan mafia migas tersebut kepada Presiden Jokowi.
Baca juga: Survei Populi Center: Dalam 4 Hal, Ahok Ungguli Anies Baswedan
Halaman selanjutnya…
Rusli Qomar adalah seorang penulis yang berdedikasi mengulas berbagai isu seputar dunia kesehatan dan kesejahteraan (wellness). Melalui karya-karyanya, Rusli aktif menyajikan informasi yang edukatif mengenai pencegahan dan penanganan penyakit, serta membagikan tips gaya hidup sehat yang relevan dengan kebutuhan masyarakat modern.
Dengan gaya penulisan yang lugas, terstruktur, dan berbasis pada referensi tepercaya, Rusli berkomitmen untuk menyederhanakan istilah-istilah medis yang rumit agar mudah dipahami oleh pembaca umum. Fokus utamanya adalah mengajak masyarakat untuk lebih peduli terhadap kesehatan preventif, pemenuhan nutrisi harian, serta menjaga keseimbangan fisik dan mental










