Kategori: Teknologi

  • Instagram Umumkan Fitur Link Affiliate di Reels

    Instagram Umumkan Fitur Link Affiliate di Reels

    TIKTAK.ID – Media sosial Instagram (IG) mengumumkan fitur baru yang membuat pengguna bisa menyisipkan tautan (link) produk berbasis komisi alias affiliate ke konten Reels. Pembaruan tersebut diumumkan langsung Head of Instagram, Adam Mosseri, melalui akun IG resminya @mosseri.

    “Anda kini bisa memakai tautan affiliasi dengan menandai (tagging) produk ke konten Reels dan mendapatkan komisi, bila ada pengguna lain yang berbelanja dari konten Anda,” ungkap Mosseri dalam sebuah unggahan, seperti dilansir Kompas.com.

    Menu tersebut bakal muncul sesaat sebelum pengguna mengunggah konten Reels Instagram. Tepat di bawah kolom takarir (caption) dan Tag People, akan muncul menu baru yang bertuliskan “Add Product”.

    Baca juga : Honor Rilis Watch GS 5, Punya Fitur Pemantauan Risiko Henti Jantung

    Kemudian saat diklik, pengguna dapat langsung menempelkan link produk yang muncul di video. Penggunaan tautan link tersebut bisa bertujuan memberi rekomendasi, hingga promosi produk.

    Tautan yang disematkan nanti bakal muncul tepat di atas nama profil dari konten Reels kreator. Link dengan ikon kantong belanja tersebut bisa diklik untuk mengantarkan pengguna ke situs belanja, tempat produk tersebut dibeli kreator.

    Namun masih belum diketahui kapan fitur ini akan disebar ke pengguna lebih luas, serta negara mana saja yang akan kebagian. Mosseri sendiri hanya memberikan petunjuk, kalau fitur ini akan digulirkan dalam beberapa minggu ke depan. Mengutip KompasTekno, Selasa (7/4/26) pagi, fitur ini belum tersedia di Indonesia, baik untuk versi Android maupun iOS.

    Baca juga : Honor Bakal Rilis HP Android Mirip iPhone 17 Pro

    Kehadiran fitur ini pun membawa angin segar dan membuka peluang cuan baru bagi pengguna Instagram. Seperti YouTube Shorts dan TikTok Shop, fitur baru di Instagram ini turut menawarkan cara kerja yang serupa.

    Kemampuan baru di Instagram ini juga memungkinkan pengguna untuk membuat konten Reels dengan format afiliasi. Lalu, produk yang digunakan atau masuk dalam konten bisa ditandai dengan menyematkan link produk. Kreator bisa memperoleh komisi dari setiap aktivitas penjualan yang berasal dari tautan tersebut.

    Akan tetapi, berbeda dari YouTube Shorts dan TikTok Shop, Instagram belum merinci syarat apa saja yang diperlukan untuk dapat menautkan link produk ke dalam konten.

  • Honor Rilis Watch GS 5, Punya Fitur Pemantauan Risiko Henti Jantung

    Honor Rilis Watch GS 5, Punya Fitur Pemantauan Risiko Henti Jantung

    TIKTAK.ID – Vendor smartphone asal China, Honor, telah memperkenalkan smartwatch terbarunya, Honor Watch GS 5, di China pada Minggu (18/1/26). Arloji pintar tersebut disebut-sebut memiliki fitur baru yang fokus pada kesehatan jantung.

    Dari sisi desain, Honor Watch GS 5 masih mempertahankan tampilan bulat khas seri GS, tapi kali ini bodinya lebih ramping. Honor mengatakan jam tangan ini punya ketebalan hanya 9,9 mm dengan bobot 26 gram.

    Honor menilai ketebalan dan bobot itu membuat pengguna akan lebih nyaman memakainya seharian, termasuk saat sedang tidur. Tak hanya itu, salah satu keunggulan yang menjadi nilai jual Honor Watch GS 5 yakni daya tahan baterai hingga 23 hari.

    Baca juga : Honor Bakal Rilis HP Android Mirip iPhone 17 Pro

    Seperti dilansir Kompas.com, fitur kesehatan di Honor Watch GS 5 kini lebih canggih. Honor membekali perangkat ini dengan fitur pemantauan risiko “henti jantung”, yang diklaim sebagai yang pertama di smartwatch.

    Fitur tersebut bekerja dengan menganalisis ritme jantung dan sinyal terkait untuk mendeteksi adanya potensi risiko henti jantung mendadak. Terdapat pula penilaian risiko melalui kardiovaskular yang memantau kesehatan jantung secara menyeluruh dan memberikan peringatan dini jika ditemukan indikasi masalah. Meski begitu, pihak Honor menyebut fitur-fitur ini bertujuan meningkatkan kewaspadaan pengguna, bukan sebagai alat diagnosis medis.

    Selain fitur unggulan di atas, Honor Watch GS 5 juga membawa fiur pemantauan kesehatan harian standar seperti pemantauan detak jantung, pengukuran kadar oksigen darah (SpO2), pemantauan tingkat stres, sampai fitur analisis kualitas tidur.

    Baca juga : Lenovo Bawa Laptop Gaming 3D Legion 9i Gen 10 ke Indonesia, Harga Rp100 Juta

    Kemudian di luar fitur kesehatan, Honor Watch GS 5 dilengkapi berbagai fungsi pendukung aktivitas harian. Beberapa di antaranya yakni pengingat pintar untuk jadwal penerbangan, kereta, hingga taksi.

    Honor sendiri tidak memaparkan spesifikasi layar yang digunakan. Akan tetapi, Honor Watch GS 5diperkirakan masih memakai panel AMOLED 1,43 inci, yang serupa dengan seri GS terdahulu.

    Adapun harganya juga masih belum diungkap. Namun sebagai gambaran, Honor Watch GS 4 yang dirilis pada Maret 2024 lalu dibanderol dengan harga mulai 949 Yuan atau Rp2,3 jutaan.

  • Honor Bakal Rilis HP Android Mirip iPhone 17 Pro

    Honor Bakal Rilis HP Android Mirip iPhone 17 Pro

    TIKTAK.ID – Vendor smartphone Honor dikabarkan sedang bersiap merilis ponsel baru dari lini Power, yang bernama Power 2. Bocoran Honor Power 2 sendiri telah beredar di internet.

    Salah satu bocoran yang dibagikan oleh pembocor (tipster) gadget “Panda is Bald” memamerkan desain punggung suksesor Honor Power generasi pertama ini. Berdasarkan bocoran tersebut, tampilan punggung sepintas tampak persis dengan iPhone 17 Pro.

    Seperti dilansir Kompas.com, pada sisi atas punggung, ada modul kamera yang menampung tiga sensor dengan susunan zig-zag. Modul itu berbentuk persegi panjang, mirip desain “plateau” milik iPhone 17 Pro.

    Baca juga : Lenovo Bawa Laptop Gaming 3D Legion 9i Gen 10 ke Indonesia, Harga Rp100 Juta

    Namun salah satu kamera Honor Power 2 berukuran besar dibanding dua lainnya. Berbeda dari iPhone 17 Pro yang ketiga kameranya punya ukuran bingkai yang sama. Kemudian yang membuatnya semakin mirip dengan iPhone 17 Pro adalah warna penampang yang berkelir oranye, persis dengan varian Cosmic Orange iPhone 17 Pro yang menjadi andalan saat ini.

    Selain itu, bila iPhone 17 Pro memiliki logo Apple yang tersemat di bawah, di ponsel ini tercantum logo Honor di posisi yang sama. Tak hanya desain, bocoran Honor Power 2 lainnya terkait spesifikasi baterai.

    Sesuai namanya yang mengusung kata “Power”, Honor Power mengunggulkan aspek baterai besar. Power2 disebut-sebut bakal hadir dengan baterai 10.080 mAh. Kapasitasnya pun terbilang meningkat bila dibandingkan dengan Honor Power 8.500 mAh.

    Baca juga : Bocoran iPhone Fold, Punya Layar Utama Tak Biasa

    Lebih lanjut, bocoran spesifikasi Honor Power 2 lainnya datang dari tipster Digital Chat Station di media sosial Weibo. Tipster tersebut mengeklaim Honor Power 2 akan hadir dengan layar LTPS berukuran 6,79 inci, resolusi 1,5K, kecepatan refresh 120 Hz, dan kecerahan puncak hingga 8.000 nits.

    Ponsel ini juga dipercaya membawa baterai 10.080 mAh yang pengisian ulangnya didukung fast charging 80 watt. Untuk hardware, Honor Power 2 disebut akan ditenagai System on Chip (SoC) Dimensity 8500 Elite dari MediaTek. Hal itu berbeda dari pendahulunya yang ditenagai chip Qualcomm Snapdragon 7 Gen 3.

    Kemudian Power 2 akan memiliki kamera belakang ganda, yang terdiri dari kamera utama 50 MP (f/1.88) dan kamera 5 MP. Sedangkan kamera depannya disebut punya resolusi 16 MP.

  • Lenovo Bawa Laptop Gaming 3D Legion 9i Gen 10 ke Indonesia, Harga Rp100 Juta

    Lenovo Bawa Laptop Gaming 3D Legion 9i Gen 10 ke Indonesia, Harga Rp100 Juta

    TIKTAK.ID – Lenovo diketahui telah resmi membawa laptop Lenovo Legion 9i (18 inci Gen 10) ke Indonesia. Laptop gaming flagship dengan layar 3D tanpa kacamata tersebut dijual dengan harga Rp99.999.000.

    Legion 9i sendiri adalah laptop tertinggi di lini Lenovo Legion dan ditujukan bagi pengguna dengan kebutuhan komputasi berat. Mulai dari gamer kelas atas sampai profesional yang bekerja di bidang pengembangan game dan visualisasi 3D.

    Seperti dilansir Kompas.com, salah satu fitur utama Legion 9i Gen 10 yakni layar PureSight OLED 18 inci yang mendukung resolusi hingga 4K untuk mode 2D serta opsi 2K untuk mode 3D. Tampilan 3D ini dihadirkan lewat kombinasi teknologi eye-tracking dan lenticular lens, yang memungkinkan pengguna melihat konten tiga dimensi tanpa memerlukan kacamata khusus.

    Baca juga : Bocoran iPhone Fold, Punya Layar Utama Tak Biasa

    Kemudian Lenovo menyematkan fitur Dual Mode pada layar tersebut. Pengguna pun bisa beralih dari refresh rate 240 Hz pada resolusi 4K ke 440 Hz pada resolusi Full HD, tergantung kebutuhan performa dan kecepatan visual.

    Untuk performa, Legion 9i Gen 10 ditenagai prosesor Intel Core Ultra 9 Series 2 yang dipadukan dengan GPU Nvidia GeForce RTX 50 Series. Laptop tersebut mendukung hingga 192 GB RAM DDR5 melalui empat slot memori, dan penyimpanan SSD hingga 8 TB, termasuk dukungan PCIe Gen 5.

    Demi menjaga stabilitas performa, Lenovo memakai sistem pendingin Legion ColdFront dengan vapor chamber dan hyper chamber. Sistem tersebut dirancang supaya laptop tetap bekerja optimal ketika menjalankan beban berat, dengan tingkat kebisingan yang diklaim tetap rendah.

    Baca juga : Kenali Fitur iPhone 17 yang Tak Ada di Android

    Selain itu, Legion 9i dibekali baterai berkapasitas 99,99 Whr dan mengusung desain dengan material forged carbon pada bagian penutupnya. Setiap unit punya pola karbon yang berbeda.

    Laptop ini turut dilengkapi keyboard Legion TrueStrike dengan pencahayaan RGB yang dapat disesuaikan. Terdapat pula fitur berbasis AI melalui Lenovo AI Engine+ guna mengatur performa sistem secara otomatis sesuai kebutuhan pengguna.

    Lenovo sendiri menyertakan PC Game Pass gratis selama tiga bulan, serta layanan Legion Ultimate Support dan Accidental Damage Protection selama tiga tahun. Perangkat ini telah tersedia di Indonesia melalui Lenovo Exclusive Store serta toko resmi Lenovo di berbagai platform e-commerce.

  • Bocoran iPhone Fold, Punya Layar Utama Tak Biasa

    Bocoran iPhone Fold, Punya Layar Utama Tak Biasa

    TIKTAK.ID – Meski Apple masih belum memberikan konfirmasi resmi mengenai iPhone lipat, rumornya terus bermunculan di internet. Bocoran terbaru yang belakangan mencuat, memberikan gambaran seberapa dimensi ponsel lipat Apple tersebut.

    Seperti dilansir Kompas.com, bocoran itu menunjukkan gambar render CAD (Computer-aided design) iPhone lipat atau diyakini disebut iPhone Fold. Umumnya, gambar CAD dipakai untuk memvisualisasikan sebuah produk, baik dalam bentuk gambar 2 dimensi (2D) maupun 3 dimensi 3D. Contohnya untuk panduan bagi produsen aksesori seperti casing dan lain sebagainya.

    Berdasarkan gambar CAD tersebut, iPhone Fold bakal punya dimensi panjang 120,6 x lebar 83,2 x ketebalan 9,6 mm saat dilipat, atau 120,6 x 167,6 x 4,8 mm ketika dibentangkan. Bocoran terbaru ini turut merinci ukuran layar ponsel dan desainnya yang berbeda ketimbang ponsel lipat saat ini.

    Baca juga : Kenali Fitur iPhone 17 yang Tak Ada di Android

    Menurut gambar itu, iPhone lipat akan memiliki layar utama (dalam) berukuran 7,76 inci serta resolusi 2.713 x 1.920, sedangkan layar sekundernya (luar/cover) punya ukuran 5,49 inci, resolusi 1.422 x 2.088. Kemudian sudut layarnya dibuat melengkung di keempat sisi sudut, agak mirip dengan Oppo Find N5, berbeda dengan Samsung Galaxy Z Fold 7 yang sudutnya didesain menyiku.

    Setiap layar iPhone Fold kemungkinan juga bakal dilengkapi kamera selfie kecil yang tampaknya ditanam di lubang layar perangkat. Sebab, gambar render memperlihatkan bulatan kamera kecil, tidak lebar seperti iPhone 17 series.

    Untuk penampangnya, terlihat dari gambar CAD, akan dilengkapi modul kamera kapsul yang memanjang seperti iPhone Air. Akan tetapi, rumah kameranya terlihat menampung dua kamera, dengan stau lampu flash LED.

    Baca juga : Infinix GT 30 Pro vs Tecno Pova 7 Ultra, Duel Ponsel Gaming Kelas Menengah

    Pada bagian bawah modul kamera belakang, terdapat logo ikonik Apple. Kemungkinan, logo tersebut tersemat di atas area kumparan guna mengakomodasi MagSafe. Bocoran ini pun seolah memperkuat bocoran sebelumnya yang menyebutkan kalau Apple ingin ponsel lipat dengan layar utama yang tidak berbentuk persegi, melainkan seperti mode landscape.

    Mengutip GSM Arena, konsep itu mungkin supaya iPhone Fold mampu lebih kompatibel dengan aplikasi iPad. Dengan begitu, pengembang pun tak perlu melakukan modifikasi khusus untuk aplikasi di iPhone lipat.

  • Kenali Fitur iPhone 17 yang Tak Ada di Android

    Kenali Fitur iPhone 17 yang Tak Ada di Android

    TIKTAK.ID – Fitur di iPhone 17 series memang banyak yang sebelumnya sudah ada di Android. Meski begitu, ada sebuah fitur yang benar-benar baru dan belum ada di ponsel Android, yakni kamera selfie Center Stage yang memakai sensor kamera persegi.

    Seperti dilansir detikcom, Apple membekali iPhone 17 dan seluruh variannya (termasuk iPhone Air dan Pro) dengan kamera depan baru. Kamera ini membawa fitur eksklusif bernama Center Stage.

    Apple sendiri telah memperkenalkan sensor depan format persegi (square sensor), bukan lagi rasio 4:3 seperti sebelumnya. Sensor tersebut memberi ruang tambahan di tepi frame, sehingga dapat lebih fleksibel untuk framing foto maupun video. Sensor ini juga memiliki resolusi hingga 18 MP, peningkatan dari 12 MP di iPhone 16 sebelumnya.

    Baca juga : Infinix GT 30 Pro vs Tecno Pova 7 Ultra, Duel Ponsel Gaming Kelas Menengah

    Dengan adanya fitur Center Stage, kamera depan saat ini bisa secara otomatis menggeser dan memperbesar bidang pandang. Hal itu demi menjaga pengguna tetap berada di tengah frame, bahkan ketika sedang bergerak, saat melakukan panggilan video, atau merekam. Fitur ini pun mampu membuat pengalaman video call dan rekam vlog jauh lebih nyaman dan dinamis, tanpa perlu gerak ponsel oleh pengguna.

    Kemudian sensor square memungkinkan pengguna untuk tidak perlu memutar ponsel saat ingin selfie landscape. Sebab, teknologi AI bakal secara otomatis menyesuaikan framing ke format portrait, landscape, 16:9, atau square, dan menyesuaikan konteks dengan jenis bidikan yang diinginkan.

    Baca juga : Oppo A5i Pro, Smartphone Entry Level Terbaru

    Akan tetapi, ada pula fitur jadul yang sudah banyak digunakan di Android, dan baru tersedia di iPhone 17 series. Salah satunya yaitu fitur Dual Capture Video yang memungkinkan pengguna untuk merekam menggunakan kamera depan dan belakang secara bersamaan, semua dalam satu aplikasi bawaan.

    Sekadar informasi, Apple telah secara resmi meluncurkan iPhone 17 series di pasar global pada 9 September 2025. Usai diresmikan secara global, kini pencinta produk iPhone hanya tinggal menunggu waktu iPhone 17 series bakal tiba di Indonesia. Mengutip Bisnis.com dari Antaranews, Kementerian Perindustrian (Kemenperin) menyebut iPhone 17 bisa mulai dipasarkan di Indonesia pada awal Oktober 2025.

  • Infinix GT 30 Pro vs Tecno Pova 7 Ultra, Duel Ponsel Gaming Kelas Menengah

    Infinix GT 30 Pro vs Tecno Pova 7 Ultra, Duel Ponsel Gaming Kelas Menengah

    TIKTAK.ID – Infinix GT 30 Pro dan Tecno Pova 7 Ultra adalah dua ponsel gaming kelas menengah seharga Rp4 jutaan. Kedua ponsel ini juga kompak ditenagai chipset Mediatek Dimensity 8350 Ultra. Chip tersebut punya prosesor (CPU) dengan kecepatan clock hingga 3,35 GHz, serta pengolah grafis (GPU) Mali G615-MC6, guna menunjang pengalaman bermain game maksimal.

    Kemudian Infinix GT 30 Pro dan Tecno Pova 7 Ultra juga sama-sama memiliki kamera utama 108 MP, kamera ultrawide 8 MP, kamera selfie 13 MP, serta tingkat ketahanan terhadap air dan debu dengan rating IP64.

    Kedua ponsel yang menjalankan sistem operasi (OS) Android 15 tersebut pun mengusung layar AMOLED 1.5K dengan refresh rate 144 Hz dan tingkat kecerahan (brightness) puncak 4.500 nit.

    Baca juga : Oppo A5i Pro, Smartphone Entry Level Terbaru

    Akan tetapi, Infinix GT 30 Pro punya fitur yang tidak dimiliki Tecno Pova 7 Ultra, yakni GT Trigger. Fitur tersebut membuat pengguna bisa memakai dua tombol sensor kapasitif yang ada pada bagian bingkai kanan perangkat, yang fungsinya mirip tombol L1 atau R1 di konsol PlayStation. Pengguna dapat melancarkan aksinya di dalam game dengan menekan GT Trigger tanpa harus memencet layar.

    Seperti dilansir Kompas.com, layar Infinix GT 30 Pro juga sedikit lebih besar dengan ukuran 6,78 inci. Perangkat ini tersedia dalam varian RAM 8 GB dan media penyimpanan (storage) 512 GB, dan dijual dengan harga lebih terjangkau (mulai dari Rp3.999.000).

    Sedangkan layar Tecno Pova 7 Ultra berukuran 6,67 inci dengan varian RAM dan storage hanya 12 GB dan 256 GB. Harga ponsel ini lebih mahal, yaitu Rp4.999.000.

    Baca juga : Xiaomi Rilis Kacamata Pintar Pesaing Ray-Ban Meta

    Walaupun tidak punya GT Trigger, Tecno Pova 7 Ultra memiliki baterai yang lebih besar ketimbang Infinix GT 30 Pro (5.500 mAh), yaitu mencapai 6.000 mAh. Teknologi pengisian cepat via kabel (wired) yang didukung ponsel gaming buatan Tecno ini bahkan lebih cepat, mencapai 70 watt. Adapun Infinix GT 30 Pro memiliki pengisian cepat wired yang mentok dengan daya 45 watt.

    Meski begitu, kedua ponsel ini tetap dapat diisi dayanya lewat teknologi pengisian cepat wireless berdaya 30 watt. Baterai lebih besar itu turut membuat dimensi ketebalan dan bobot Tecno Pova 7 Ultra juga lebih besar dengan 8,9 mm dan 209 gram. Infinix GT 30 Pro punya dimensi ketebalan 8 mm dan bobot 189 gram.

  • Oppo A5i Pro, Smartphone Entry Level Terbaru

    Oppo A5i Pro, Smartphone Entry Level Terbaru

    TIKTAK.ID – Vendor ponsel Oppo telah merilis smartphone entry level terbaru perusahaan di Indonesia, Oppo A5i Pro. Ponsel ini adalah model lain dari Oppo A5i yang lebih dulu diluncurkan di Tanah Air.

    Jika dibandingkan dengan “saudaranya”, Oppo A5i Pro memiliki desain yang berbeda, karena tampil dengan punggung tanpa modul kamera. Gantinya, kamera ponsel seolah ditanamkan pada penampang perangkat, disusun sebaris vertikal bersama lampu flash LED.

    Konsep tersebut berbeda dengan Oppo A5i yang memiliki rumah kamera berbentuk persegi, menampung dua kamera dan lampu flash LED. Namun kedua ponsel ini sama-sama menampilkan layar berluang (punch hole) kecil guna menampung kamera depan perangkat.

    Baca juga : Xiaomi Rilis Kacamata Pintar Pesaing Ray-Ban Meta

    Seperti dilansir Kompas.com, spesifikasi Oppo A5i Pro lebih tinggi ketimbang A5i. Oppo A5i Pro memiliki layar IPS LCD berukuran 6,67 inci, resolusi HD Plus dan refresh rate 90 Hz. Layar tersebut juga mendukung tingkat kecerahan puncak sampai 1.000 nits, sehingga layar bisa tetap terlihat jelas meski berada di bawah paparan sinar matahari.

    Kemudian Oppo A5i Pro punya kamera belakang resolusi 50 MP (f/1.8), lebih tinggi dari Oppo 5i yang beresolusi 8 MP. Kamera tersebut juga ditunjang berbagai mode pengambilan gambar, meliputi portrait dan landscape.

    Sedangkan untuk kamera depannya, Oppo membekali kamera selfie resolusi 8 MP yang ditempatkan dalam punch hole layar. Oppo turut melengkapi kamera ini dengan fitur AI Beautification yang dapat mempercantik hasil swafoto pengguna.

    Baca juga : Honor Watch 5 Ultra, Bisa Dipakai Menyelam Hingga 40 Meter

    Untuk hardware, Oppo A5i Pro ditenagai chipset Qualcomm Snapdragon 6s Gen 1 yang dirancang dengan fabrikasi 11 nanometer. Chip tersebut dipadukan dengan RAM dan media penyimpanan (storage) 8/128 GB. Kapasitas RAM-nya dapat diperluas sementara hingga 8 GB, lewat fitur RAM Expansion di perangkat.

    Oppo menjelaskan, pemakaian chip Snapdragon 6s Gen 1 di Oppo A5i Pro bakal memberikan performa efisien bagi kebutuhan harian, seperti media sosial, streaming, hingga penggunaan gaming ringan. Perangkat ini juga ditunjang baterai berkapasitas besar, yaitu 6.000 mAh, lebih besar dari Oppo A5i sebesar 5.100 mAh.

  • Xiaomi Rilis Kacamata Pintar Pesaing Ray-Ban Meta

    Xiaomi Rilis Kacamata Pintar Pesaing Ray-Ban Meta

    TIKTAK.ID – Xiaomi diketahui telah merilis kacamata pintar (smart glasses) terbaru mereka, Xiaomi AI Glasses dalam sebuah acara di China, pada Kamis (26/6/25). Perangkat tersebut pun menjadi kompetitor dari smart glasses buatan induk Facebook, Meta, yaitu Ray-Ban Meta yang diluncurkan pada 2023 lalu.

    Desain tampilan Xiaomi AI Glasses mirip seperti Ray-Ban Meta dengan bingkai (frame) kacamata berbentuk persegi yang keempat sudutnya membulat (rounded). Kemudian di bagian kiri dan kanan atas bingkai kacamata, terdapat kamera dengan resolusi 12 MP (Sony IMX681) yang punya sudut pandang 105 derajat.

    Seperti dilansir Kompas.com, kamera tersebut diklaim bisa merekam video berdurasi hingga 10 menit dengan resolusi 2K pada 30 fps. Kamera di Ray-Ban Meta sendiri punya resolusi yang sama pula, tapi hanya dapat merekam video durasi mentok 3 menit. Walaupun durasi rekaman lebih pendek, frame rate video di kacamata Meta bisa lebih tinggi, yaitu hingga 60 fps pada resolusi 1080p.

    Baca juga : Honor Watch 5 Ultra, Bisa Dipakai Menyelam Hingga 40 Meter

    Tidak hanya kamera, “otak” Xiaomi AI Glasses dan Ray-Ban Meta sama-sama mengandalkan chip Qualcomm Snapdragon AR1. Chip tersebut digunakan untuk memproses semua kinerja perangkat, mulai dari kecerdasan buatan (AI), kamera, audio, video, sensor, gestur, dan lainnya.

    Untuk aspek daya, Xiaomi AI Glasses dibekali baterai dengan kapasitas 263 mAh. Xiaomi menyebut baterai ini mampu membuat perangkat dapat dipakai hingga lebih dari 8 jam. Baterai itu dua kali lipat lebih lama ketimbang Ray-Ban Meta dengan maksimal pemakaian 4 jam.

    Saat baterai habis, pengguna dapat mengecas perangkat lewat konektor USB-C. Hal itu berbeda dengan Ray-Ban Meta yang mengharuskan pengguna memasukkan perangkat ke dalam casing khusus untuk mengecas baterai.

    Baca juga : HUAWEI nova 13 Pro Pastikan Semua Aplikasi Favorit Bisa Mudah Diakses

    Kemudian fitur pendukung Xiaomi AI Glasses lainnya mencakup dua buah speaker dengan mekanisme bone conduction, lima buah mikrofon untuk perekaman audio dan input perintah suara XiaoAI, sensor di gagang kacamata untuk pengoperasian perangkat, Bluetooth 5.4, serta WiFi 6.

    Terdapat pula dukungan fitur Optical Character Recognition (OCR), guna mengidentifikasi teks, augmented reality (AR) dan object recognition, pemindaian kode QR untuk transaksi digital, serta live translation untuk menerjemahkan teks secara langsung.

  • Honor Watch 5 Ultra, Bisa Dipakai Menyelam Hingga 40 Meter

    Honor Watch 5 Ultra, Bisa Dipakai Menyelam Hingga 40 Meter

    TIKTAK.ID – Vendor smartphone Honor telah merilis smartwatch premium terbarunya, Honor Watch 5 Ultra di China, pada Rabu (2/7/25). Perangkat ini sebelumnya sempat diperkenalkan di ajang pameran teknologi global, Mobile World Congress (MWC) 2025 pada Maret lalu.

    Honor Watch 5 Ultra merupakan perangkat wearable premium yang menonjol lewat desain tangguh, material berkualitas tinggi, serta sederet fitur kesehatan dan kecerdasan buatan (AI). Jam tangan pintar ini ditujukan bagi pengguna aktif yang menginginkan perangkat tahan banting, namun tetap elegan.

    Seperti dilansir Kompas.com, Honor Watch 5 Ultra diklaim menjadi smartwatch pertama di industri yang memperoleh sertifikasi lima bintang dari SGS untuk ketahanan terhadap benturan, korosi, dan goresan. Kemudian Honor membekali Watch 5 Ultra dengan kemampuan kesehatan canggih, seperti ECG, asisten AI DeepSeek, dan mode selam (free diving) profesional sampai kedalaman 40 meter.

    Baca juga : HUAWEI nova 13 Pro Pastikan Semua Aplikasi Favorit Bisa Mudah Diakses

    Honor Watch 5 Ultra memiliki layar AMOLED berbentuk bulat berukuran 1,5 inci, resolusi 466 x 466 piksel, dan kerapatan piksel 310 ppi. Layar tersebut dilapisi kaca kristal safir dengan tingkat kekerasan Mohs 9, sehingga membuatnya tahan gores dan tetap terang walaupun dipakai di bawah sinar matahari langsung.

    Honor Watch 5 Ultra terbuat dari material premium, yang rangkanya memakai paduan m Grade 5. Sedangkan bagian belakangnya menggunakan material yang menyerupai keramik dan komposit polimer.

    Adapun secara internal, Honor Watch 5 Ultra menjalankan sistem operasi MagicOS for Watch yang terintegrasi dengan model AI DeepSeek. Pengguna bakal menemukan asisten pintar YOYO AI yang mampu memberikan notifikasi kontekstual, menjawab pertanyaan secara real-time, sampai menyarankan tips kesehatan langsung dari pergelangan tangan.

    Baca juga : Vivo Rilis Ponsel Terbaru T4 Lite, Model Paling Bontot

    Lebih lanjut, Honor Watch 5 Ultra dilengkapi sistem Tri-Chip Smart Control, yaitu chip buatan sendiri yang diklaim bisa meningkatkan efisiensi daya sekaligus memastikan responsivitas optimal.

    Sementara untuk pemantauan kesehatan, Honor Watch 5 Ultra dibekali berbagai sensor EKG (ECG) untuk memantau irama dan aktivitas detak jantung secara real-time langsung dari pergelangan tangan. Terdapat pula sensor detak jantung optik, serta akselerometer, giroskop, barometer, sensor cahaya, dan geomagnetik.