TIKTAK.ID

Main Menu

  • Home
  • Privacy Policy
  • Contact Us
  • Disclaimer
  • Nasional
  • Olahraga
  • Selebriti
  • Teknologi
  • Tips & Tutorial
Sign in / Join

Login

Welcome! Login in to your account
Lost your password?

Lost Password

Back to login

logo

TIKTAK.ID

  • Home
  • Privacy Policy
  • Contact Us
  • Disclaimer
  • Nasional
  • Olahraga
  • Selebriti
  • Teknologi
  • Tips & Tutorial
Nasional
Home›Nasional›KPK Periksa Eks Penyidik di Kasus Hasto, PDIP: Aneh, Seperti Jeruk Makan Jeruk

KPK Periksa Eks Penyidik di Kasus Hasto, PDIP: Aneh, Seperti Jeruk Makan Jeruk

By Joni Sitohang
13 Januari 2025
299
0
KPK Periksa Eks Penyidik di Kasus Hasto, PDIP: Aneh, Seperti Jeruk Makan Jeruk

TIKTAK.ID – Ketua Tim Penasihat Hukum Sekjen PDIP Hasto Kristiyanto, Todung Mulya Lubis, menyoroti langkah Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) memeriksa mantan penyidik yang menangani kasus Harun Masiku, Ronald Paul Sinyal (RPS). Todung menuding KPK sedang menutupi kelemahan dalam kasus Hasto.

“Pemeriksaan mantan Penyidik KPK dalam perkara Hasto Kristiyanto (HK) pada Selasa kemarin (8/1/25) semakin menegaskan kalau KPK tengah menutupi kelemahan dalam pembuktian atau kekurangan bukti. Hal itu juga sekaligus mengonfirmasi HK memang ditarget sejak lama,” ujar Todung dalam keterangan tertulis, Kamis (9/1/25), seperti dilansir detikcom.

Menurut Todung, pemeriksaan penyidik biasanya hanya dilakukan di pengadilan bila saksi mengubah keterangan. Dia pun menilai pemeriksaan penyidik oleh KPK tidak etis.

Baca juga : Komisi Yudisial Proses Laporan Dugaan Pelanggaran Etik Hakim Kasus Harvey Moeis

“Aneh, seperti jeruk makan jeruk. Penyidik kok malah memeriksa mantan penyidik yang menangani perkara yang sama? Bila hal-hal ini diperbolehkan, kenapa tidak langsung saja penyidik menyimpulkan seseorang bersalah dan menjatuhkan hukuman sekaligus?” ucap Todung.

Todung turut menyayangkan pernyataan Ronald usai diperiksa. Dia menyebut ucapan Ronald seperti menyimpulkan suatu perkara.

“Praktik-praktik seperti ini tak etis dilakukan oleh penyidik KPK. Terlebih, seperti yang diungkapkan mantan penyidik KPK tersebut di media, ada materi perkara yang disimpulkan sendiri dan bertentangan dengan fakta persidangan dan putusan pada perkara Wahyu Kurniawan dkk yang sudah berkekuatan hukum tetap,” terang Todung.

Baca juga : Ridwan Kamil Pastikan Absen di Penetapan Pramono Gubernur Jakarta

Todung lantas meminta KPK agar bersikap profesional. Dia menganggap Hasto telah ditargetkan.

“Mantan penyidik KPK tersebut juga menyatakan bahwa HK sudah diusulkan ke pimpinan KPK sejak 2020 untuk menjadi tersangka. Hal ini menurut kami semakin mempertegas Pak Hasto memang sudah ditarget sejak lama. Tidak dapat pada 2020, lalu dicari-cari terus kesalahannya hingga sekarang di era pimpinan baru ditersangkakan, saat Pak Hasto keras sekali mengkritik praktik perusakan demokrasi di Indonesia,” tutur Todung.

“Jika dihubungkan dengan kegagalan penyidik menemukan bukti ketika menggeledah rumah klien kami sehari sebelumnya, semakin menegaskan lemahnya bukti hukum dalam perkara ini,” imbuh Todung.

Baca juga : Dulu Dukung Penghapusan Threshold, Kini Gerindra Beda Sikap

Lebih lanjut, Todung juga menyoroti pernyataan mantan kader PDIP, Effendi Simbolon. Dia menyatakan ucapan Effendi menunjukkan kasus ini muncul untuk menyerang PDIP.

“Di hari yang sama, mantan kader PDIP, Effendi Simbolon, beberapa hari usai bertemu mantan Presiden Jokowi juga meminta Bu Mega mundur dari jabatannya sebagai Ketua Umum PDIP sebagai buntut penetapan HK sebagai tersangka di KPK. Hal ini semakin menegaskan kalau yang hendak diserang adalah PDIP dan Bu Mega, sehingga kami semakin meragukan perkara ini murni penegakan hukum,” tutupnya.

TagsHarun MasikuHasto KristiyantoKPKPDIP

Related articles More from author

  • Soal Peluang Kerja Sama PDIP-Gerindra, Bakal Usung Ganjar-Prabowo atau Prabowo-Ganjar?
    Nasional

    Soal Peluang Kerja Sama PDIP-Gerindra, Bakal Usung Ganjar-Prabowo atau Prabowo-Ganjar?

    26 April 2023
    By Joni Sitohang
  • PDIP Anggap Sinyal Jokowi Dukung Ganjar, Hanya Sebatas 'Ice Breaking'
    Nasional

    PDIP Anggap Sinyal Jokowi Dukung Ganjar, Hanya Sebatas ‘Ice Breaking’

    30 Mei 2022
    By Joni Sitohang
  • Kisruh RUU Pemilu, Demokrat Sebut PDIP Gila Kuasa
    Nasional

    Kisruh RUU Pemilu, Demokrat Sebut PDIP Gila Kuasa

    12 Februari 2021
    By Joni Sitohang
  • PDIP Minta Gibran Ngantor Lama di Papua untuk Hargai Jokowi
    Nasional

    PDIP Minta Gibran Ngantor Lama di Papua untuk Hargai Jokowi

    10 Juli 2025
    By Joni Sitohang
  • Ingin Program Nawacita Terwujud, Relawan Ganjar Doakan Jokowi Jadi Ketum PDIP 2024
    Nasional

    Ingin Program Nawacita Terwujud, Relawan Ganjar Doakan Jokowi Jadi Ketum PDIP 2024

    28 Oktober 2022
    By Joni Sitohang
  • Polri Ungkap Alasan Limpahkan Kasus Febrie Adriansyah ke Kejagung
    Nasional

    Polri Ungkap Alasan Limpahkan Kasus Febrie Adriansyah ke Kejagung

    15 Juli 2026
    By Joni Sitohang

Leave a reply Batalkan balasan

Berita Menarik Lainnya

  • Kenali Ciri-ciri Omicron BA.4 dan BA.5
    Tips & Tutorial

    Kenali Ciri-ciri Omicron BA.4 dan BA.5

  • Tak Peduli Risiko Tinggi Ancam Nyawa Warganya, Trump Paksakan Vaksin Covid-19 Siap Sebelum Pilpres AS
    Internasional

    Tak Peduli Risiko Tinggi Ancam Nyawa Warganya, Trump Paksakan Vaksin Covid-19 Siap Sebelum Pilpres AS

  • Anies Sebut Kemang Tidak Banjir, Saat Kawasan itu Terendam 2 Meter
    Nasional

    Anies Sebut Kemang Tidak Banjir, Saat Kawasan itu Terendam 2 Meter

  • Vivo Siapkan Ponsel Lipat Baru, Vivo X Flip
    Teknologi

    Vivo Siapkan Ponsel Lipat Baru, Vivo X Flip

  • Dianggap Lakukan Kesalahan Fatal, Kapolda Metro Jaya dan Kapolda Jabar Dicopot Kapolri
    Nasional

    Dianggap Lakukan Kesalahan Fatal, Kapolda Metro Jaya dan Kapolda Jabar Dicopot Kapolri

Redaksi

  • Jalan Kebagusan III, Perum Nuansa Kebagusan, Pasar Minggu, Jakarta Selatan
  • 0812 4664 9215
  • Hubungi Kami
© Copyright 2019 TIKTAK.ID. All rights reserved.