TIKTAK.ID

Main Menu

  • Home
  • Privacy Policy
  • Contact Us
  • Disclaimer
  • Nasional
  • Olahraga
  • Selebriti
  • Teknologi
  • Tips & Tutorial
Sign in / Join

Login

Welcome! Login in to your account
Lost your password?

Lost Password

Back to login

logo

TIKTAK.ID

  • Home
  • Privacy Policy
  • Contact Us
  • Disclaimer
  • Nasional
  • Olahraga
  • Selebriti
  • Teknologi
  • Tips & Tutorial
Nasional
Home›Nasional›Demi Hindari Polarisasi, Qodari Lempar Wacana Kontroversial Duet Jokowi-Prabowo 2024

Demi Hindari Polarisasi, Qodari Lempar Wacana Kontroversial Duet Jokowi-Prabowo 2024

By Joni Sitohang
18 Maret 2021
586
0
Demi Hindari Polarisasi, Qodari Lempar Wacana Kontroversial Duet Jokowi-Prabowo 2024

TIKTAK.ID – Direktur Indo Barometer, Muhammad Qodari mengungkapkan bahwa alasan mendukung Presiden Joko Widodo (Jokowi) berpasangan dengan Menteri Pertahanan, Prabowo Subianto pada Pilpres 2024, demi menghindari polarisasi di tengah masyarakat.

Kemudian Qodari menyinggung soal kerusuhan di Amerika Serikat oleh massa Donald Trump, pascakemenangan Joe Biden dalam pemilihan presiden. Ia mengatakan fenomena polarisasi politik tersebut bahkan dialami negara yang usianya sudah ratusan tahun. Oleh sebab itu, Qodari merasa khawatir kondisi serupa sangat mungkin terjadi di Indonesia.

“Sekarang pertanyaannya, di Amerika yang negara sudah lama 245 tahun, Indonesia 76 tahun, dengan kualifikasi ekonomi dan pendidikan yang begitu tinggi, tapi orang kok bisa karena identitas dan emosi, menjadi terbelah sedemikian rupa,” ujar Qodari melalui Program Mata Najwa di Trans 7, Rabu (17/3/21) malam, seperti dilansir CNN Indonesia.

Baca juga : Menkumham Akan Teliti Kelengkapan Berkas Demokrat Kubu Moeldoko

“Jadi sebaiknya jangan sok-sokan, apa yang terjadi di Amerika nun jauh di sana, tidak terjadi di sini, karena terjadi juga,” lanjutnya.

Menurut Qodari, pada 2014 lalu, pendukung Prabowo sempat berencana untuk datang dan membatalkan pelantikan Jokowi dan Jusuf Kalla pada Sidang Umum MPR. Akan tetapi, kata Qodari, ketika itu Jokowi sudah menyadari situasi dan mengambil langkah yang bisa mencegah hal itu.

“Saat itu ada yang mau mengerahkan massa pendukung Pak Jokowi juga, itu kan gila. Itu bisa terjadi, tapi Pak Jokowi ada solusi, yakni kontak Pak Aburizal Bakrie, dan mendatangi Prabowo ke Istana Kertanagara, cair. Akhirnya tidak jadi diserbu,” jelas Qodari.

Baca juga : Di Tengah Heboh Kudeta Demokrat, Jokowi Ungkap Niatnya Lanjutkan Proyek Hambalang, Kebetulan?

Kemudian Qodari menyebut ketika Prabowo bergabung dengan Kabinet Jokowi pascaPilpres, terjadi kestabilan politik di Indonesia. Ia pun menilai hoaks yang tersebar di media sosial bisa berkurang hingga 80 persen.

“Ketika kita membiarkan polarisasi yang terjadi pada 2014, 2017, 2019, ketika nanti 2024, maka kalau nanti terjadi tawuran nasional, bisa terbelah. Tidak bisa ketemu antara calon presiden, mau ngomong apa kita loh. Lebih baik saya di-bully hari ini, tapi ini gagasan saya barangkali diterima, dipikirkan, ditolak,” terang Qodari.

TagsJokowiM QodariPilpres 2024Prabowo

Related articles More from author

  • 'Anies Effect' Mulai Bergulir, Bisakah Gubernur yang Lain Ikuti Jejaknya?
    Nasional

    Masa Depan ‘Poros Perubahan’ Anies, Antara Solid atau Bubar

    27 Oktober 2022
    By Joni Sitohang
  • Ternyata ini Alasan Kenapa Anies dan Wakilnya Tak Ikut Divaksin Bareng Jokowi
    Nasional

    Ternyata ini Alasan Kenapa Anies dan Wakilnya Tak Ikut Divaksin Bareng Jokowi

    15 Januari 2021
    By Joni Sitohang
  • Soal Penghargaan Jokowi untuk Gatot Nurmantyo, Mahfud MD: Tidak Ada Bungkam-Membungkam
    Nasional

    Soal Penghargaan Jokowi untuk Gatot Nurmantyo, Mahfud MD: Tidak Ada Bungkam-Membungkam

    6 November 2020
    By Joni Sitohang
  • Survei Denny JA: Jokowi Jadi Presiden Paling Disukai, Soekarno hingga Soeharto Lewat
    Nasional

    Survei Denny JA: Jokowi Jadi Presiden Paling Disukai, Soekarno hingga Soeharto Lewat

    21 Juni 2023
    By Joni Sitohang
  • Erick Thohir Puncaki Polling Cawapres di Twitter Iwan Fals
    Nasional

    Erick Thohir Puncaki Polling Cawapres di Twitter Iwan Fals

    28 Mei 2023
    By Joni Sitohang
  • Adian Akhirnya Ngaku: Jokowi Sendiri yang Minta Setor Nama Calon Komisaris BUMN dari Kalangan Aktivis 98
    Nasional

    Adian Akhirnya Ngaku: Jokowi Sendiri yang Minta Setor Nama Calon Komisaris BUMN dari Kalangan Aktivis 98

    24 Juli 2020
    By Joni Sitohang

Leave a reply Batalkan balasan

Berita Menarik Lainnya

  • Luhut Cerita Sering Dikritik Jokowi Habis-habisan, Masalah Apa?
    Nasional

    Luhut Cerita Sering Dikritik Jokowi Habis-habisan, Masalah Apa?

  • Daftar Pengisi Acara dan Nominator Billboard Music Awards
    Selebriti

    Daftar Pengisi Acara dan Nominator Billboard Music Awards

  • MeMiles, Invetasi Bodong yang Seret Nama Banyak Artis
    Selebriti

    MeMiles, Invetasi Bodong yang Seret Nama Banyak Artis

  • Iwan Fals pun Penasaran dengan Isi Surat AHY ke Jokowi
    Nasional

    Iwan Fals pun Penasaran dengan Isi Surat AHY ke Jokowi

  • Terduga Teroris, Anggota Komisi Fatwa MUI Zain An-Najah Ditangkap Densus 88
    Nasional

    Terduga Teroris, Anggota Komisi Fatwa MUI Zain An-Najah Ditangkap Densus 88

Redaksi

  • Jalan Kebagusan III, Perum Nuansa Kebagusan, Pasar Minggu, Jakarta Selatan
  • 0812 4664 9215
  • Hubungi Kami
© Copyright 2019 TIKTAK.ID. All rights reserved.