Nasional
Home›Nasional›Tragedi Kanjuruhan Diduga Kejahatan Sistematis, TPF Koalisi Masyarakat Sipil Ungkap Kejanggalan Ini

Tragedi Kanjuruhan Diduga Kejahatan Sistematis, TPF Koalisi Masyarakat Sipil Ungkap Kejanggalan Ini

By Joni Sitohang
11 Oktober 2022
274
0
Tragedi Kanjuruhan Diduga Kejahatan Sistematis, TPF Koalisi Masyarakat Sipil Ungkap Kejanggalan Ini

TIKTAK.ID – Tim pencari fakta yang digagas oleh Koalisi Masyarakat Sipil mengaku telah menemukan kejanggalan tindakan aparat kepolisian saat Tragedi Kanjuruhan, Malang pada 1 Oktober lalu.

Kepala Divisi Hukum KontraS, Andi Muhammad Rizaldi, yang tergabung dalam Koalisi mengatakan bahwa polisi mulai mengerahkan personel yang membawa gas air mata di pertengahan babak kedua. Dia pun menilai hal itu janggal.

“Kami menemukan pengerahan aparat keamanan atau mobilisasi berkaitan dengan aparat keamanan yang membawa gas air mata itu dilakukan di tahap pertengahan babak kedua [Pertandingan Arema FC vs Persebaya],” ujar Andi dalam konferensi pers secara daring, pada Minggu (9/10/22), seperti dilansir CNN Indonesia.

Baca juga : Intens Temui Ketum Parpol, Jokowi Ngaku Bahas Krisis Global Hingga Pemilu 2024

Menurut Andi, tindakan polisi tersebut janggal karena saat itu masih belum ada ancaman atau potensi gangguan keamanan. Dia menyatakan suporter baru turun ke lapangan ketika babak kedua berakhir.

Kemudian investigasi mendalam yang dilakukan oleh Koalisi Masyarakat Sipil memperoleh kesimpulan awal kalau Tragedi Kanjuruhan merupakan dugaan kejahatan yang terjadi secara sistematis dan tak hanya melibatkan pelaku lapangan.

“Namun ada aktor lain, dengan posisi lebih tinggi yang seharusnya ikut bertanggung jawab, dan perlu diproses hukum lebih lanjut,” tutur Andi.

Baca juga : Pesan Jokowi ke Penerus Anies: Penanganan Macet dan Banjir DKI Harus Ada Progres Signifikan

Sementara itu, Tim Gabungan Independen Pencari Fakta (TGIPF) yang dibentuk Pemerintah menyebut sudah banyak yang tahu mengenai “orang-orang kuat” di balik Tragedi Kanjuruhan. Orang-orang itu dinilai memiliki kekuatan sehingga pertandingan Arema FC vs Persebaya tetap digelar pada malam hari dan berujung pada tewasnya ratusan penonton akibat disemprot gas air mata.

“Misal kenapa jadinya [pertandingan] malam itu, kemungkinan besar di situ ada pihak tertentu yang punya kekuatan untuk mengatur itu tetap malam hari,” ungkap anggota TGIPF, Rhenald Kasali, di kantor Kemenkopolhukam, Jakarta, Senin (10/10/22).

“Saya belum bisa (mengungkapnya-red), kita belum bisa sebutkan, meski saudara-saudara sudah bisa menciumnya,” lanjutnya.

Baca juga : Baru Dilantik Jokowi Jadi Kepala LKPP, Hendrar Prihadi Bakal ‘Pegang’ Duit Ribuan Triliun

Di sisi lain, Kadiv Humas Polri, Irjen Dedi Prasetyo mengklaim masih belum mendapat informasi mengenai hal tersebut. Dia mengaku bakal menanyakan perihal itu kepada Polda Jawa Timur.

“Belum ada info seperti itu yang saya peroleh. Nanti saya tanyakan dulu kepada Polda Jawa Timur,” ungkap Dedi melalui pesan singkat, pada Senin (10/10/22).

Untuk diketahui, Tragedi Kanjuruhan mengakibatkan sebanyak 131 orang meninggal dunia dan 583 orang luka-luka. Mulanya, tragedi terjadi ketika aparat melontarkan gas air mata untuk menghalau massa yang ricuh di lapangan setelah laga Arema menjamu Persebaya.

Baca juga : NasDem Ungkit Deklarasi Prabowo Usai PDIP Sebut Deklarasi Anies Ganggu Konsentrasi Pemerintah

Para penonton di tribun yang panik lantaran gas air mata itu pun langsung berdesak-desakan menuju pintu keluar stadion yang terbatas. Imbasnya, banyak penonton mengalami sesak napas, terjatuh, dan terinjak-injak hingga tewas.

TagsKontraSTim Pencari FaktaTragedi Kanjuruhan

Related articles More from author

  • PSSI Tepis Pernyataan Shin Tae Yong Soal Krisis Keuangan Usai Tragedi Kanjuruhan
    Olahraga

    PSSI Tepis Pernyataan Shin Tae Yong Soal Krisis Keuangan Usai Tragedi Kanjuruhan

    9 Desember 2022
    By Mahdi Yahya
  • Sempat Ingin Pensiun, Staf Pelatih Arema FC Dikuatkan Ayah Korban Tragedi Kanjuruhan
    Olahraga

    Sempat Ingin Pensiun, Staf Pelatih Arema FC Dikuatkan Ayah Korban Tragedi Kanjuruhan

    5 Oktober 2022
    By Mahdi Yahya
  • Ikatan Keluarga Orang Hilang Indonesia: Sekarang Jokowi Seenaknya Sengaja Menghina Kami
    Nasional

    Ikatan Keluarga Orang Hilang Indonesia: Sekarang Jokowi Seenaknya Sengaja Menghina Kami

    28 September 2020
    By Joni Sitohang
  • Tanggapi Hasil Penyelidikan Komnas HAM Soal Tragedi Kanjuruhan, Mahfud MD: Lebih Keras
    Nasional

    Tanggapi Hasil Penyelidikan Komnas HAM Soal Tragedi Kanjuruhan, Mahfud MD: Lebih Keras

    4 November 2022
    By Joni Sitohang
  • Persebaya Ungkap Diberi Waktu 5 Menit Keluar dari Stadion Kanjuruhan
    Olahraga

    Persebaya Ungkap Diberi Waktu 5 Menit Keluar dari Stadion Kanjuruhan

    1 November 2022
    By Mahdi Yahya
  • Tak Ada Tembakan Gas Air Mata ke Tribun dalam Rekonstruksi Tragedi Kanjuruhan
    Nasional

    Tak Ada Tembakan Gas Air Mata ke Tribun dalam Rekonstruksi Tragedi Kanjuruhan

    21 Oktober 2022
    By Joni Sitohang

Leave a reply Batalkan balasan

Berita Menarik Lainnya

  • Ini 3 Alternatif Nama Parpol Baru Amien Rais
    Nasional

    Ini 3 Alternatif Nama Parpol Baru Amien Rais

  • Waktu Ideal Ganti Pembalut Saat Haid
    Tips & Tutorial

    Waktu Ideal Ganti Pembalut Saat Haid

  • Cuitan Jokowi Soal Muazin Dipersoalkan, Menag: Sudah Belajar Belum?
    Nasional

    Cuitan Jokowi Soal Muazin Dipersoalkan, Menag: Sudah Belajar Belum?

  • Pilkada Jawa Timur, PDIP Siapkan 3 Kader Menteri untuk Maju
    Nasional

    Pilkada Jawa Timur, PDIP Siapkan 3 Kader Menteri untuk Maju

  • WhatsApp Bikin Fitur Baru Dengarkan Kembali Pesan Suara sebelum Dikirim
    Teknologi

    WhatsApp Bikin Fitur Baru Dengarkan Kembali Pesan Suara sebelum Dikirim

© Copyright 2019 TIKTAK.ID. All rights reserved.