Internasional
Home›Internasional›Rusia Tewaskan 180 Tentara Bayaran di Ukraina

Rusia Tewaskan 180 Tentara Bayaran di Ukraina

By William Putra Wijaya
15 Maret 2022
797
0
Rusia Tewaskan 180 Tentara Bayaran di Ukraina

TIKTAK.ID – Moskow telah berulang kali memperingatkan negara-negara asing agar tidak mengizinkan warganya melakukan perjalanan ke Ukraina untuk ikut terlibat dalam pertempuran di sana. Kremlin telah menyatakan bahwa siapa pun yang menembaki pasukan Rusia yang melakukan operasi militer khusus di Ukraina akan dianggap sebagai target yang sah.

Jubir Kementerian Pertahanan Rusia, Igor Konashenkov mengatakan bahwa hingga saat ini, tercatat 180 tentara bayaran asing tewas dalam serangan presisi yang dilakukan oleh Rusia terhadap pusat pelatihan Ukraina yang terletak di kompleks militer Yavorovsky dan dekat permukiman Starichi, seperti yang dilaporkan Sputnik, Minggu (13/3/22).

Dia menjelaskan bahwa pusat-pusat ini digunakan untuk melatih dan mengatur tentara bayaran asing untuk melawan pasukan Rusia di Ukraina Timur, serta untuk menyimpan persenjataan yang dikirim ke negara itu oleh negara-negara asing.

“Kami akan terus menargetkan tentara bayaran asing yang tiba di wilayah Ukraina,” kata Konashenkov.

Selain itu, Angkatan Udara Rusia dan pertahanan udara dilaporkan berhasil menghancurkan beberapa pesawat Ukraina, termasuk satu jet serang Su-24 (NATO: Fencer) dan 11 pesawat udara tak berawak. Dua di antaranya adalah drone serang dan pengintai Bayraktar TB-2 buatan Turki.

Rusia memulai operasi militer khusus di Ukraina pada 24 Februari, untuk menghentikan perang delapan tahun di Donbass yang dilancarkan oleh Kiev dan telah merenggut 13.000 nyawa.

Selama lebih dari dua minggu sekarang, pasukan Rusia telah menargetkan infrastruktur militer Ukraina dengan senjata presisi, yang menurut Kementerian Pertahanan Rusia, lebih dari 3.593 objek militer telah dinonaktifkan sejak operasi diluncurkan.

Pada saat yang sama, milisi Donbass melanjutkan serangan balasannya terhadap pasukan Kiev, membebaskan kota Volnovakha, dan memperketat pengepungannya atas kota Mariupol.

Moskow melancarkan operasi militer khusus di Ukraina pada 24 Februari setelah Republik Donbass meminta bantuan karena serangan yang terus dilancarkan oleh Kiev. Presiden Rusia, Vladimir Putin menekankan bahwa demiliterisasi dan “de-Nazifikasi” adalah salah satu tujuan utama dari operasi tersebut.

Para tentara bayaran asing dari seluruh dunia bergabung dengan Ukraina setelah Presiden Ukraina, Volodymyr Zelensky menyerukan mereka datang ke Ukraina untuk membantu melawan tentara Rusia yang tengah melakukan operasi militer khusus di Ukraina.

Badan Intelijen Rusia memperingatkan pada 4 Maret lalu bahwa AS mengirim militan ekstremis dari provinsi Idlib ke Ukraina untuk berperang melawan Rusia. Moskow menuduh Washington melatih gerilyawan ekstremis ini di pangkalan militer AS Al-Tanf di tenggara Suriah.

TagsBerita Dunia Hari Iniperang Ukraina RusiaRusiaTentara BayaranUkraina

Related articles More from author

  • Balas Tudingan Soal 'Kerja Paksa dan Pelanggar HAM', Beijing Sebut Washington 'Munafik dan Pembohong Besar'
    Internasional

    Balas Tudingan Soal ‘Kerja Paksa dan Pelanggar HAM’, Beijing Sebut Washington ‘Munafik dan Pembohong Besar’

    16 Januari 2021
    By Bagas F Sinaga
  • AS dan NATO Mulai Berkemas, Siap Hengkang dari Afghanistan?
    Internasional

    AS dan NATO Mulai Berkemas, Siap Hengkang dari Afghanistan?

    2 Mei 2021
    By Bagas F Sinaga
  • Sedikitnya 60 Anggota Taliban Tewas di Kandahar
    Internasional

    Sedikitnya 60 Anggota Taliban Tewas di Kandahar

    15 Desember 2020
    By William Putra Wijaya
  • Positif Corona, Kondisi PM Inggris Boris Johnson Memburuk Usai 24 Jam Dirawat
    Internasional

    Positif Corona, Kondisi PM Inggris Boris Johnson Memburuk Usai 24 Jam Dirawat

    9 April 2020
    By Johan Arif
  • Marah Besar, Trump Cemooh para Gubernurnya: Kalian Lemah dan Tampak Bodoh!
    Internasional

    Marah Besar, Trump Cemooh para Gubernurnya: Kalian Lemah dan Tampak Bodoh!

    2 Juni 2020
    By William Putra Wijaya
  • AS Bantah Langgar 'Kesepakatan Doha' dengan Taliban
    Internasional

    AS Bantah Langgar ‘Kesepakatan Doha’ dengan Taliban

    20 Oktober 2020
    By Bagas F Sinaga

Leave a reply Batalkan balasan

Berita Menarik Lainnya

  • Skenario Pilpres 2024: Jokowi Presiden, Prabowo Wapres
    Nasional

    Skenario Pilpres 2024: Jokowi Presiden, Prabowo Wapres

  • Ternyata ACT Belokkan Dana Boeing Rp10 Miliar ke Koperasi 212
    Nasional

    Ternyata ACT Belokkan Dana Boeing Rp10 Miliar ke Koperasi 212

  • TIKTAK.ID - Nyeri Dada Bisa Jadi Salah Satu Pertanda Sakit Jantung
    Tips & Tutorial

    Nyeri Dada Bisa Jadi Salah Satu Pertanda Sakit Jantung

  • Hanggini Jadi Hantu di Film Horor Komedi ‘After Life’
    Selebriti

    Hanggini Jadi Hantu di Film Horor Komedi ‘After Life’

  • Beberapa Menteri Kena Semprot Jokowi: Ini yang Untung Siapa? Harus Dicari dan Ditindak!
    Nasional

    Beberapa Menteri Kena Semprot Jokowi: Ini yang Untung Siapa? Harus Dicari dan Ditindak!

© Copyright 2019 TIKTAK.ID. All rights reserved.