TIKTAK.ID

Main Menu

  • Home
  • Nasional
  • Olahraga
  • Selebriti
  • Teknologi
  • Tips & Tutorial

logo

TIKTAK.ID

  • Home
  • Nasional
  • Olahraga
  • Selebriti
  • Teknologi
  • Tips & Tutorial
Internasional
Home›Internasional›Lockdown Berulang Kali, Kemarahan Warga Australia Mulai Meningkat

Lockdown Berulang Kali, Kemarahan Warga Australia Mulai Meningkat

By Bagas F Sinaga
22 Juli 2021
419
0
Lockdown Berulang Kali, Kemarahan Warga Australia Mulai Meningkat

TIKTAK.ID – Kemarahan warga Asutralia mulai meningkat setelah 13 juta orang -sekitar setengah dari populasi- menjalani penguncian (lockdown) baru untuk meredam wabah Covid.

Pada Selasa (20/7/21) tiga Negara Bagian melakukan penguncian. Perintah tinggal di rumah sekarang berlaku di Australia Selatan, Victoria, dan sebagian New South Wales, seperti yang dilansir BBC.

Banyak warga Australia yang menyatakan telah frustrasi karena harus kembali dalam penguncian yang dijaga ketat pada saat pandemi telah mewabah selama 18 bulan.

Apalagi keputusan Inggris dan AS yang telah memberlakukan kelonggaran kepada warganya, semakin membuat Pemerintah Australia tertekan.

Ditambah peringkat buruk vaksinasi di negara-negara OECD, yaitu dengan kurang dari 14 persen warga Australia yang telah divaksinasi.

Perdana Menteri Scott Morrison telah banyak mendapatkan hujan kritik atas tingkat vaksinasi yang lambat, tetapi menolak seruan untuk meminta maaf.

“Tidak ada negara yang mendapat respons pandemi 100 persen,” katanya kepada wartawan, Rabu (21/7/21).

Dia kemudian membanggakan keberhasilan Australia dalam menjaga kasus infeksi secara keseluruhan tetap rendah dibandingkan dengan negara lain.

Tercatat sekitar 915 orang telah meninggal karena Covid di Australia. Morrison mencatat bahwa kematian di Inggris telah mencapai lebih dari 90 kematian dalam satu hari pada Selasa kemarin.

Baru-baru ini, strategi penutupan perbatasan, program karantina, dan penguncian cepat Australia membantu menjaga kasus tetap rendah. Namun varian Delta yang sangat menular telah menantang pertahanan ini dalam sebulan terakhir.

Wabah di Sydney -kota terbesar di Australia- telah menginfeksi lebih dari 1.500 orang dan pejabat melaporkan lebih dari 110 kasus baru pada Rabu, meskipun kota itu di-lockdown selama empat minggu.

Bahkan, muncul kekhawatiran lockdown di Sydney dapat berlanjut hingga September.

Pihak berwenang Australia mengatakan mereka bermaksud untuk menghilangkan kasus di wilayah lokal sepenuhnya sampai mayoritas orang divaksinasi, tetapi di Sydney menghapus jumlah kasus bisa memakan waktu berbulan-bulan.

Kota Victoria -yang menemukan 22 infeksi baru pada Rabu- akan tetap dengan status lockdown hingga setidaknya Selasa depan.

Sedangkan di Australia selatan, penguncian tujuh hari telah dilakukan setelah ditemukan lima kasus varian Delta.

Bulan lalu, total tujuh kota di-lockdown di Australia, namun tidak dalam jangka waktu yang lama.

Kritikus mengatakan bahwa laporan cacat tentang risiko pembekuan langka yang terjadi pada pengguna vaksin AstraZeneca telah membuat banyak orang Australia enggan untuk vaksinasi menggunakan AstraZeneca.

Sementara itu, Australia hanya memiliki persediaan vaksin resmi lainnya yang cukup terbatas, yaitu dari Pfizer.

TagsAustraliaBerita Dunia Hari IniLockdownPandemi CoronaWabah Covid-19

Related articles More from author

  • Belum Ada 'Lampu Hijau' dari AS, Israel Tunda Aneksasi Tepi Barat
    Internasional

    Belum Ada ‘Lampu Hijau’ dari AS, Israel Tunda Aneksasi Tepi Barat

    6 Juli 2020
    By William Putra Wijaya
  • Eropa Boikot Sawit RI, Jokowi: Kamu Nggak Beli, Saya Pakai Sendiri
    Nasional

    Jokowi Minta Kepala Daerah Lebih Tegas Cegah Warga Mudik

    31 Maret 2020
    By Johan Arif
  • Abbas Ultimatum Israel Hengkang dari Tanah Palestina
    Internasional

    Abbas Ultimatum Israel Hengkang dari Tanah Palestina

    30 September 2021
    By Bagas F Sinaga
  • Inggris Kekurangan Bahan Bakar, Warga Panik
    Internasional

    Inggris Kekurangan Bahan Bakar, Warga Panik

    29 September 2021
    By Bagas F Sinaga
  • Mantan Inspektur Senjata PBB: Eropa Berkhianat Kepada Iran
    Internasional

    Mantan Inspektur Senjata PBB: Eropa Berkhianat Kepada Iran

    16 Januari 2020
    By William Putra Wijaya
  • Misterius, Ratusan Burung Jatuh Mati di Meksiko
    Internasional

    Misterius, Ratusan Burung Jatuh Mati di Meksiko

    21 Februari 2022
    By Bagas F Sinaga

Leave a reply Batalkan balasan

Berita Menarik Lainnya

  • Tecno Kembangkan Universal Tone, Akurat Deteksi Warna Kulit
    Teknologi

    Tecno Kembangkan Universal Tone, Akurat Deteksi Warna Kulit

  • Wapres Ma'ruf Amin Wajibkan Vaksin: Kita Berdosa Kalau Belum Herd Immunity
    Nasional

    Wapres Ma’ruf Amin Wajibkan Vaksin: Kita Berdosa Kalau Belum Herd Immunity

  • Kemenag Resmi Tutup Pesantren Antapani Bandung yang Pengasuhnya, Herry Wirawan Terbukti Lakukan Tindakan Amoral
    Nasional

    Kemenag Resmi Tutup Pesantren Antapani Bandung yang Pengasuhnya, Herry Wirawan Terbukti Lakukan Tindakan Amoral

  • Waspadai Penyakit Saat Musim Hujan
    Tips & Tutorial

    Waspadai Penyakit Saat Musim Hujan

  • Pengamat Ungkap Risiko Berat di Pilpres 2024 Jika Munaslub Golkar Terjadi
    Nasional

    Pengamat Ungkap Risiko Berat di Pilpres 2024 Jika Munaslub Golkar Terjadi

Artikel Terbaru

  • 7 Fakta tentang Slamet Uliandi Tersangka Baru Penyadapan Ilegal Prabowo 6 November 2026
  • Cara Menggunakan Google Drive Offline di HP Agar Tidak Kehilangan Kerja 6 November 2026
  • Samsung Galaxy A36 5G: Spesifikasi Lengkap, Harga, dan Kelebihan 5 November 2026
  • Pesan Kapolri ke Semua Polisi Usai Penyadapan Prabowo Terbongkar 5 November 2026
  • Router WiFi 6 vs WiFi 5: Mana yang Lebih Layak untuk Rumah? 5 November 2026

Kategori

  • Berita Unik (100)
  • Internasional (1,531)
  • Kesehatan (103)
  • Keuangan (25)
  • Kuliner (1,071)
  • Nasional (8,046)
  • Olahraga (1,148)
  • Opini (2)
  • Selebriti (1,175)
  • Teknologi (1,315)
  • tips (15)
  • Tips & Tutorial (1,294)
  • Viral (82)

Cari Artikel

Redaksi

  • Jalan Kebagusan III, Perum Nuansa Kebagusan, Pasar Minggu, Jakarta Selatan
  • 0812 4664 9215
  • Hubungi Kami
  • Contact Us
  • Disclaimer
  • Kontak Kami
  • Privacy Policy
  • Tentang Kami
© Copyright 2026 TIKTAK.ID. All rights reserved.