TIKTAK.ID

Main Menu

  • Home
  • Privacy Policy
  • Contact Us
  • Disclaimer
  • Nasional
  • Olahraga
  • Selebriti
  • Teknologi
  • Tips & Tutorial
Sign in / Join

Login

Welcome! Login in to your account
Lost your password?

Lost Password

Back to login

logo

TIKTAK.ID

  • Home
  • Privacy Policy
  • Contact Us
  • Disclaimer
  • Nasional
  • Olahraga
  • Selebriti
  • Teknologi
  • Tips & Tutorial
Internasional
Home›Internasional›Laporan Penembakan di Masjid Christchurch Ungkap Kegagalan Sistem Kepolisian Selandia Baru

Laporan Penembakan di Masjid Christchurch Ungkap Kegagalan Sistem Kepolisian Selandia Baru

By Bagas F Sinaga
10 Desember 2020
433
0
Laporan Penembakan di Masjid Christchurch Ungkap Kegagalan Sistem Kepolisian Selandia Baru

TIKTAK.ID – Selandia Baru meluncurkan laporan komprehensif tentang penembakan di masjid Christchurch tahun lalu yang menewaskan 51 Muslim yang dibantai, pada Selasa (8/12/20).

Dikutip dari The Associated Press, laporan sekitar 800 halaman itu merinci kegagalan sistem kepolisian Selandia Baru untuk memeriksa izin kepemilikan senjata, dan Badan Intelijen Selandia Baru terlalu fokus pada ancaman yang ditimbulkan oleh ekstremis Islam dengan mengabaikan ancaman lain termasuk supremasi kulit putih.

Laporan itu juga memuat 44 rekomendasi, mengatakan Pemerintah harus membentuk Badan Intelijen Nasional yang baru.

Selandia Baru saat ini memiliki satu Badan Intelijen yang berfokus pada ancaman domestik dan satu yang berfokus pada ancaman internasional. Seringkali Badan-badan tersebut berfokus pada acara-acara langsung seperti menjaga keamanan para tamu kehormatan.

Laporan tersebut merekomendasikan pembentukan Badan Intelijen baru yang didanai dengan baik, lebih strategis, dan dapat fokus pada pengembangan strategi kontra-terorisme.

Perdana Menteri Selandia Baru, Jacinda Ardern mengatakan Pemerintah telah setuju untuk menerapkan semua rekomendasi dan meminta maaf atas kekurangan lembaga.

Segera setelah serangan itu, Ardern membantu mendorong Undang-undang baru yang melarang jenis senjata semi-otomatis paling mematikan.

Tetapi pemimpin oposisi konservatif Selandia Baru, Judith Collins mengatakan rekomendasi laporan itu perlu dicermati dan harus melangkah hati-hati untuk melindungi hak dan kebebasan warganya.

Sementara itu Juru Bicara Asosiasi Muslim Canterbury, Abdigani Ali mengatakan kepada wartawan di Christchurch bahwa komunitasnya seharusnya diamankan.

“Laporan tersebut menunjukkan bahwa prasangka institusional dan bias yang tidak disadari ada di instansi Pemerintah dan perlu diubah,” katanya.

Brenton Tarrant, 30 tahun, warga Australia, dijatuhi hukuman penjara seumur hidup pada Agustus tanpa kemungkinan pembebasan bersyarat setelah mengaku bersalah atas 92 dakwaan terorisme, pembunuhan, dan percobaan pembunuhan.

Laporan tersebut juga merinci perjalanan dunianya yang luas, tetapi juga menunjukkan bahwa dia hampir tak memiliki interaksi yang berarti dengan orang-orang di Selandia Baru karena dia adalah seorang introvert dan pengangguran.

Sejak anak-anak Tarrant memiliki akses internet tanpa pengawasan dan tertarik pada video game sejak usia enam atau tujuh tahun, kata laporan itu.

Dia mulai mengungkapkan ide-ide rasis sejak usia muda dan memberi tahu ibunya bahwa dia mulai menggunakan forum internet 4chan sejak usia 14 tahun.

Tarrant mengatakan kepada penyelidik bahwa meskipun dia sering mengunjungi ruang diskusi sayap kanan yang ekstrem di situs web seperti 4chan dan 8chan, namun dia mengaku YouTube menjadi sumber informasi dan inspirasi yang jauh lebih signifikan.

TagsBerita Dunia Hari IniJacinda ArdernMasjid ChristchurchPenembakanPerdana Menteri Selandia BaruSelandia BaruSistem Kepolisian

Related articles More from author

  • Undang-Undang Keamanan Diterapkan, Aktivis Muda Pro-Demokrasi Hong Kong Putuskan Hengkang
    Internasional

    Undang-Undang Keamanan Diterapkan, Aktivis Muda Pro-Demokrasi Hong Kong Putuskan Hengkang

    6 Juli 2020
    By William Putra Wijaya
  • Langkah Pyongyang Pamerkan Rudal Balistik Terbarunya, Membuat Korea Selatan Khawatir
    Internasional

    Langkah Pyongyang Pamerkan Rudal Balistik Terbarunya, Membuat Korea Selatan Khawatir

    13 Oktober 2020
    By Bagas F Sinaga
  • Inggris Kekurangan Bahan Bakar, Warga Panik
    Internasional

    Inggris Kekurangan Bahan Bakar, Warga Panik

    29 September 2021
    By Bagas F Sinaga
  • Berembus Kabar, Gedung Putih Sengaja Tutupi Kondisi Trump yang Sebenarnya Kritis
    Internasional

    Berembus Kabar, Gedung Putih Sengaja Tutupi Kondisi Trump yang Sebenarnya Kritis

    4 Oktober 2020
    By Bagas F Sinaga
  • Tragis, Menteri Kesehatan Bolivia Malah Positif Corona
    Internasional

    Tragis, Menteri Kesehatan Bolivia Malah Positif Corona

    9 Juli 2020
    By William Putra Wijaya
  • Demonstran di London Bentrok dengan Kelompok Sayap Kanan
    Internasional

    Demonstran di London Bentrok dengan Kelompok Sayap Kanan

    14 Juni 2020
    By Bagas F Sinaga

Leave a reply Batalkan balasan

Berita Menarik Lainnya

  • DPR Usul MBG Saat Libur Sekolah Dialihkan untuk Korban Bencana di Sumatera
    Nasional

    DPR Usul MBG Saat Libur Sekolah Dialihkan untuk Korban Bencana di Sumatera

  • Dipolisikan Akibat Cuitannya Soal Kematian Maaher di Rutan, Ini Reaksi Novel Baswedan
    Nasional

    Dipolisikan Akibat Cuitannya Soal Kematian Maaher di Rutan, Ini Reaksi Novel Baswedan

  • Kangen Band Siapkan Lagu Baru, Andika Mahesa: Lagunya Lebih Ngeri
    Selebriti

    Kangen Band Siapkan Lagu Baru, Andika Mahesa: Lagunya Lebih Ngeri

  • Kritikan FIFPro Dijawab Ketua PSSI hingga Kejar-kejaran Top Skor Bundesliga
    Olahraga

    Kritikan FIFPro Dijawab Ketua PSSI hingga Kejar-kejaran Top Skor Bundesliga

  • Ini Alasan Prabowo Ingin Ada Lembaga Baru untuk Percepatan Pembangunan RumahIni Alasan Prabowo Ingin Ada Lembaga Baru untuk Percepatan Pembangunan Rumah
    Nasional

    Ini Alasan Prabowo Ingin Ada Lembaga Baru untuk Percepatan Pembangunan Rumah

Redaksi

  • Jalan Kebagusan III, Perum Nuansa Kebagusan, Pasar Minggu, Jakarta Selatan
  • 0812 4664 9215
  • Hubungi Kami
© Copyright 2019 TIKTAK.ID. All rights reserved.