TIKTAK.ID

Main Menu

  • Home
  • Nasional
  • Olahraga
  • Selebriti
  • Teknologi
  • Tips & Tutorial

logo

TIKTAK.ID

  • Home
  • Nasional
  • Olahraga
  • Selebriti
  • Teknologi
  • Tips & Tutorial
Internasional
Home›Internasional›Serangan Militer Myanmar Membuat 100 Ribu Warga Sipil Melarikan Diri

Serangan Militer Myanmar Membuat 100 Ribu Warga Sipil Melarikan Diri

By William Putra Wijaya
9 Juni 2021
504
0
Serangan Militer Myanmar Membuat 100 Ribu Warga Sipil Melarikan Diri

TIKTAK.ID – Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) mengutuk militer Myanmar yang membuat sekitar 100.000 orang di timur negara itu mengungsi dengan melancarkan “serangan membabi buta” terhadap warga sipil, memaksa orang untuk menyelamatkan diri ke daerah tetangga.

Dalam sebuah pernyataan pada Selasa (8/6/21), Tim PBB (UNCT) di Myanmar menyatakan keprihatinan mereka “tentang situasi keamanan dan kemanusiaan yang memburuk dengan cepat” di Negara Bagian Kayah timur, terutama ketika militer melanjutkan tindakan keras pascakudeta.

UNCT memperingatkan akan konsekuensi dari “serangan tanpa pandang bulu oleh pasukan keamanan terhadap wilayah sipil”.

Lembaga itu memperkirakan 100.000 pria, wanita dan anak-anak telah mengungsi dari Negara Bagian Kayah saja dalam beberapa bulan terakhir, seperti yang dilansir RTnews.

PBB mengkritik kekerasan yang terus berlanjut, memperingatkan hal itu dapat “mendorong orang melintasi perbatasan internasional mencari keselamatan seperti yang sudah terjadi di bagian lain negara itu”.

Negara Bagian Kayah, serta wilayah Chin, Kachin, Kayin dan Shan, telah menyaksikan pertempuran sengit, yang mengakibatkan ribuan orang membutuhkan bantuan kemanusiaan yang mendesak, termasuk obat-obatan esensial, makanan dan tempat tinggal, menurut kelompok pemantau.

Pernyataan UNCT pada Selasa itu merupakan peringatan terbaru dari para pejabat yang memantau situasi tentang berlanjutnya perpindahan warga di seluruh wilayah. Mereka melarikan diri ke bagian lain di Myanmar dan negara-negara tetangga untuk menyelamatkan diri dari bentrokan keras antara pengunjuk rasa anti-kudeta. Apalagi, pasukan junta telah merenggut nyawa lebih dari 800 orang hanya dalam beberapa bulan.

Sejak militer mengambil alih kendali pada 1 Februari, mereka menahan para pemimpin Myanmar yang terpilih secara demokratis. Padahal PBB telah menyerukan semua pihak di kawasan itu untuk segera bertindak melindungi warga sipil dan mengakhiri kekerasan, namun sepertinya seruan itu hanya angin lalu belaka bagi junta.

Pernyataan UNCT itu muncul sehari setelah Menteri Luar Negeri Malaysia, Hishammudin Hussein mengatakan bahwa kemajuan dalam rencana lima poin untuk mengamankan perdamaian di Myanmar “sangat lambat”. Pernyataan itu, disampaikan dalam sebuah tweetnya pada Senin kemarin, menambahkan bahwa komunitas internasional sekarang sedang menunggu tindakan lebih lanjut dari Perhimpunan Bangsa-Bangsa Asia Tenggara atas Myanmar yang memberlakukan rencana Konsensus 5 Poin untuk mengakhiri kekerasan.

TagsBerita Dunia Hari IniKonflik MyanmarMyanmarPBBSerangan militerUNCT

Related articles More from author

  • Erdogan Perintahkan Menlu Turki Usir 10 Duta Besar dari Negaranya
    Internasional

    Erdogan Perintahkan Menlu Turki Usir 10 Duta Besar dari Negaranya

    29 Oktober 2021
    By Bagas F Sinaga
  • Biden Salahkan Trump Remehkan Serangan Siber ke AS
    Internasional

    Biden Perintahkan Warga AS Secepatnya Tinggalkan Ukraina

    20 Februari 2022
    By William Putra Wijaya
  • AS Ancam Tindak Keras China jika Terus Berhubungan Dagang dengan Rusia
    Internasional

    AS Ancam Tindak Keras China jika Terus Berhubungan Dagang dengan Rusia

    13 Maret 2022
    By Bagas F Sinaga
  • Presiden Taiwan: Kami Pantang Tunduk pada Tekanan China
    Internasional

    Presiden Taiwan: Kami Pantang Tunduk pada Tekanan China

    12 Oktober 2021
    By William Putra Wijaya
  • Hungaria Umumkan Negaranya Krisis Energi
    Internasional

    Hungaria Umumkan Negaranya Krisis Energi

    19 Juli 2022
    By William Putra Wijaya
  • Covid-19 Mulai Merangsek ke Area Gedung Putih, Tingkatkan Kekhawatiran Trump dan Keluarganya Menyusul Tertular
    Internasional

    Covid-19 Mulai Merangsek ke Area Gedung Putih, Tingkatkan Kekhawatiran Trump dan Keluarganya Menyusul Tertular

    11 Mei 2020
    By Bagas F Sinaga

Leave a reply Batalkan balasan

Berita Menarik Lainnya

  • Safari Anies di Bandung Tuai Demo Penolakan
    Nasional

    Safari Anies di Bandung Tuai Demo Penolakan

  • Tegaskan Ikuti Bung Karno, Ganjar Dukung Langkah RI Temui FIFA agar Piala Dunia U-20 Tanpa Israel
    Nasional

    Tegaskan Ikuti Bung Karno, Ganjar Dukung Langkah RI Temui FIFA agar Piala Dunia U-20 Tanpa Israel

  • Jessica Mila Terjun di Bisnis Kecantikan, Rilis ONE Perfume
    Selebriti

    Jessica Mila Terjun di Bisnis Kecantikan, Rilis ONE Perfume

  • Bambang Susantono Blak-blakan Ungkap Alasan Jokowi Memilihnya Jadi Kepala IKN
    Nasional

    Bambang Susantono Blak-blakan Ungkap Alasan Jokowi Memilihnya Jadi Kepala IKN

  • Antisipasi Spyware Pegasus, Pakar Keamanan Siber Sarankan Jokowi Tak Gunakan Whatsapp
    Nasional

    Antisipasi Spyware Pegasus, Pakar Keamanan Siber Sarankan Jokowi Tak Gunakan Whatsapp

Redaksi

  • Jalan Kebagusan III, Perum Nuansa Kebagusan, Pasar Minggu, Jakarta Selatan
  • 0812 4664 9215
  • Hubungi Kami
  • Contact Us
  • Disclaimer
  • Privacy Policy
© Copyright 2026 TIKTAK.ID. All rights reserved.