TIKTAK.ID

Main Menu

  • Home
  • Privacy Policy
  • Contact Us
  • Disclaimer
  • Nasional
  • Olahraga
  • Selebriti
  • Teknologi
  • Tips & Tutorial
Sign in / Join

Login

Welcome! Login in to your account
Lost your password?

Lost Password

Back to login

logo

TIKTAK.ID

  • Home
  • Privacy Policy
  • Contact Us
  • Disclaimer
  • Nasional
  • Olahraga
  • Selebriti
  • Teknologi
  • Tips & Tutorial
Internasional
Home›Internasional›Parlemen Ekuador Setujui Penyidikan terhadap Presiden Guillermo terkait Pandora Papers

Parlemen Ekuador Setujui Penyidikan terhadap Presiden Guillermo terkait Pandora Papers

By Bagas F Sinaga
12 Oktober 2021
351
0
Parlemen Ekuador Setujui Penyidikan terhadap Presiden Guillermo terkait Pandora Papers

TIKTAK.ID – Parlemen Ekuador memutuskan untuk menyelidiki Pandora Papers, yang mengungkap dugaan transaksi offshore Presiden Guillermo Lasso.

“Pleno Majelis Nasional menyetujui 105 suara rancangan resolusi yang menginstruksikan komisi khusus permanen tentang hak konstitusional, hak asasi manusia, dan hak kolektif untuk menyelidiki Pandora Papers, perusahaan cangkang, dan surga pajak. Laporan akan disajikan ke pleno dalam waktu 30 hari”, kata parlemen di Twitter, seperti yang dilaporkan Sputniknews, Senin (11/10/21).

Pada Kamis lalu, legislatif menyetujui mosi oleh anggota parlemen Ronny Aleaga Santos untuk membuat komisi transparansi untuk menganalisis paparan Pandora Papers.

Pada awal Oktober, Konsorsium Jurnalis Investigasi Internasional (ICIJ) meluncurkan apa yang disebut Pandora Papers, kebocoran lebih dari 11,9 juta dokumen keuangan yang menyoroti kegiatan offshore lebih dari 300 tokoh politik global terkemuka, termasuk Lasso.

Menurut berkas itu, Presiden Lasso terkait dengan 10 perusahaan cangkang dan perwalian di Panama, South Dakota, dan Delaware. Dua perwalian, Bretten Trust dan Liberty US Trust, di South Dakota diduga digunakan oleh presiden untuk mengendalikan bisnis Panama-nya. Dalam kasus jika ia meninggal, maka mereka akan membayar kompensasi kepada istri dan anak-anaknya. Presiden sendiri mengatakan kepada ICIJ dalam sebuah surat tertanggal 27 September bahwa dia tidak ada hubungannya dengan kedua perwalian itu.

ICIJ mengatakan bahwa perusahaan dan dana offshore terkait Lasso lainnya yang disebutkan dalam Pandora Papers ditutup pada 2017 sebelum ia menjadi kandidat presiden. Lasso menegaskan bahwa perusahaan-perusahaan itu “ditutup sesuai aturan” dan menambahkan bahwa setiap penggunaan entitas di pihaknya di masa lalu adalah sah.

Bukan hanya Presiden Ekuador, Presiden Chili juga mengalami nasib serupa. Pengadilan Chili telah membuka penyelidikan kriminal terhadap Presiden Sebastian Piñera sehubungan dengan publikasi dokumen dari “Pandora Papers” yang mengungkapkan bisnisnya di surga pajak.

“Pengadilan Jaminan Ketujuh Santiago mengakui mempertimbangkan pengaduan yang diajukan oleh pengacara Luis Rendon terhadap Sebastian Pinera,” kata pengadilan dalam sebuah pernyataannya.

Surat kabar Spanyol El Pais, pada pekan lalu melaporkan bahwa selain Presiden Ekuador dan Chili, Presiden Republik Dominika, Luis Abinader masuk dalam daftar pemimpin Amerika Latin di Pandora Papers, serta 11 mantan pemimpin Amerika Latin lainnya.

TagsBerita Dunia Hari IniEkuadorGuillermo LassoPandora Papersparlemen Ekuador

Related articles More from author

  • Belarus Usir Duta Besar Prancis
    Internasional

    Belarus Usir Duta Besar Prancis

    23 Oktober 2021
    By William Putra Wijaya
  • Iran Tangkap Warga Negara AS-Iran dengan Dakwaan sebagai Mata-mata
    Internasional

    Iran Tangkap Warga Negara AS-Iran dengan Dakwaan sebagai Mata-mata

    27 Januari 2021
    By William Putra Wijaya
  • Presiden Chechnya Sekutu Dekat Putin Dilaporkan Sudah Pulih dari Infeksi Corona
    Internasional

    Presiden Chechnya Sekutu Dekat Putin Dilaporkan Sudah Pulih dari Infeksi Corona

    29 Mei 2020
    By William Putra Wijaya
  • Pelacakan Data Lokasi Pergerakan Ponsel Demonstran Anti Lockdown Tunjukkan Potensi Covid-19 Makin Tersebar Luas di AS
    Internasional

    Pelacakan Data Lokasi Pergerakan Ponsel Demonstran Anti Lockdown Tunjukkan Potensi Covid-19 Makin Tersebar Luas di AS

    20 Mei 2020
    By Bagas F Sinaga
  • Menteri Luar Negeri China, Wang Yi
    Internasional

    China Harap Hubungannya dengan AS Kembali Pulih Saat Biden Gantikan Trump

    10 Desember 2020
    By William Putra Wijaya
  • Sekian Lama Kenyang Dicaci, Presiden Prancis Heran Dapat Pujian dari Petani
    Internasional

    Sekian Lama Kenyang Dicaci, Presiden Prancis Heran Dapat Pujian dari Petani

    24 Februari 2020
    By William Putra Wijaya

Leave a reply Batalkan balasan

Berita Menarik Lainnya

  • Prabowo Bakal Ketemu Puan di Hambalang, PKB Ingin PDIP Masuk Gerbong Koalisi
    Nasional

    Prabowo Bakal Ketemu Puan di Hambalang, PKB Ingin PDIP Masuk Gerbong Koalisi

  • Ketahui Kecanggihan Perseverance, Robot Penjelajah Mars
    Teknologi

    Ketahui Kecanggihan Perseverance, Robot Penjelajah Mars

  • Polisi Bolivia Paksa Demonstran Tinggalkan Peti Jenazah Rekan Mereka di Jalanan
    Internasional

    Polisi Bolivia Paksa Demonstran Tinggalkan Peti Jenazah Rekan Mereka di Jalanan

  • Sebut Anies ‘Bapak Pembangunan DKI', 3 Kelompok Relawan Gelar Deklarasi Dukungan Capres
    Nasional

    Sebut Anies ‘Bapak Pembangunan DKI’, 3 Kelompok Relawan Gelar Deklarasi Dukungan Capres

  • Butterfly Hug, Metode Peredam Kecemasan
    Tips & Tutorial

    Butterfly Hug, Metode Peredam Kecemasan dalam Drama Korea ‘It’s Okay To Not Be Okay’ Ternyata Mujarab

Redaksi

  • Jalan Kebagusan III, Perum Nuansa Kebagusan, Pasar Minggu, Jakarta Selatan
  • 0812 4664 9215
  • Hubungi Kami
© Copyright 2019 TIKTAK.ID. All rights reserved.