TIKTAK.ID

Main Menu

  • Home
  • Privacy Policy
  • Contact Us
  • Disclaimer
  • Nasional
  • Olahraga
  • Selebriti
  • Teknologi
  • Tips & Tutorial
Sign in / Join

Login

Welcome! Login in to your account
Lost your password?

Lost Password

Back to login

logo

TIKTAK.ID

  • Home
  • Privacy Policy
  • Contact Us
  • Disclaimer
  • Nasional
  • Olahraga
  • Selebriti
  • Teknologi
  • Tips & Tutorial
Internasional
Home›Internasional›Kejahatan Bermotif Kebencian di Amerika Tertinggi dalam Satu Dekade Terakhir

Kejahatan Bermotif Kebencian di Amerika Tertinggi dalam Satu Dekade Terakhir

By William Putra Wijaya
22 November 2020
605
0
Kejahatan Bermotif Kebencian di Amerika Tertinggi dalam Satu Dekade Terakhir

TIKTAK.ID – Kejahatan didorong oleh kebencian di Amerika Serikat naik ke level tertinggi dalam lebih dari satu dekade terakhir, hal ini senada dengan data pejabat Federal yang mencatat jumlah pembunuhan bermotivasi kebencian tertinggi sejak FBI mulai mengumpulkan data itu pada awal 1990-an, menurut laporan FBI yang dirilis pada Senin (16/11/20).

Laporan itu tentu saja membuat khawatir organisasi-organisasi advokasi, termasuk Pusat Hukum Kemiskinan Selatan (SPLC), yang melacak kelompok-kelompok pembenci.

“Laporan FBI adalah pengingat lain bahwa kami memiliki banyak pekerjaan yang harus dilakukan untuk mengatasi kebencian di Amerika,” kata Presiden SPLC, Margaret Huang dalam sebuah pernyataannya.

Setidaknya ada 51 pembunuhan kejahatan rasial pada tahun 2019, termasuk 22 orang yang tewas dalam penembakan yang menargetkan warga Meksiko di Walmart di kota perbatasan El Paso, Texas, kata laporan itu.

Tersangka dalam penembakan Agustus 2019 itu, menyebabkan dua lusin orang lainnya terluka, didakwa dengan kejahatan Negara Bagian dan Federal dalam apa yang menurut pihak berwenang sebagai upaya untuk menakut-nakuti orang Amerika Latin agar meninggalkan AS.

Sementara pada tahun lalu tercatat ada 7.314 kejahatan rasial, angka itu naik dari 7.120 tahun sebelumnya -dan mendekati 7.783 pada 2008.

Laporan tahunan FBI mendefinisikan kejahatan kebencian sebagai kejahatan yang dimotivasi oleh bias berdasarkan ras, agama atau orientasi seksual seseorang, di antara kategori lainnya.

Data tersebut juga menunjukkan ada peningkatan hampir 7 persen dalam kejahatan rasial berbasis agama, dengan 953 laporan kejahatan yang menargetkan lembaga Yahudi dan orang Yahudi pada tahun lalu, naik 835 dari tahun sebelumnya.

FBI mengatakan jumlah kejahatan rasial terhadap orang Afrika-Amerika turun sedikit menjadi 1.930, dari 1.943.

Namun, kejahatan rasial anti-Hispanik naik menjadi 527 pada 2019, dari 485 pada 2018. Dan jumlah total kejahatan rasial berdasarkan orientasi seksual seseorang tetap relatif stabil, dengan satu kejahatan lebih sedikit dilaporkan tahun lalu, dibandingkan dengan tahun sebelumnya, meskipun ada 20 kejahatan rasial lainnya terhadap penganut gay yang dilaporkan.

“Angka-angka hari ini dari FBI membuktikan bahwa komunitas Latin, Kulit Hitam, Arab, Muslim, dan LGBTQ termasuk di antara mereka yang menjadi target setiap hari di Amerika,” kata Presiden Liga Warga Amerika Latin Bersatu, Domingo Garcia, dalam sebuah pernyataan, seperti yang dikutip Al Jazeera.

Garcia menuding “politik ketidakpercayaan dan perpecahan” Presiden Donald Trump, yang telah lama menghadapi kritik karena lambat untuk penolakan dukungan dari sayap kanan dan retorika “rasis”.

“Kami mendesak Presiden terpilih Biden untuk membentuk gugus tugas yang akan memiliki kewenangan untuk segera mengatasi bahaya ini dengan FBI dan penegak hukum setempat,” kata Garcia.

TagsAmerika SerikatBerita Dunia Hari IniKebencianKejahatanLaporan FBI

Related articles More from author

  • Pasca Ledakan di Beirut, Ratusan Orang Hilang
    Internasional

    Pasca Ledakan di Beirut, Ratusan Orang Hilang

    6 Agustus 2020
    By Bagas F Sinaga
  • Pemerintah Persatuan Nasional Myanmar Serukan Revolusi Melawan Junta Militer
    Internasional

    Pemerintah Persatuan Nasional Myanmar Serukan Revolusi Melawan Junta Militer

    7 September 2021
    By Bagas F Sinaga
  • Trump Ungkap Amerika Bakal Hadapi Masa Suram Lonjakan Kasus Corona Dua Pekan ke Depan
    Internasional

    Trump Ungkap Amerika Bakal Hadapi Masa Suram Lonjakan Kasus Corona Dua Pekan ke Depan

    3 April 2020
    By Bagas F Sinaga
  • TIKTAK.ID - 10 Anggota Kartel Meksiko Tewas Usai Bentrok dengan Polisi
    Internasional

    10 Anggota Kartel Meksiko Tewas Usai Bentrok dengan Polisi

    1 Desember 2019
    By Bagas F Sinaga
  • Internasional

    Senat AS Sepakat Sidang Pemakzulan Trump Ditunda ke Bulan Depan

    23 Januari 2021
    By Bagas F Sinaga
  • Polisi Tembaki Petani Belanda yang Gelar Demonstrasi Soal Emisi
    Internasional

    Polisi Tembaki Petani Belanda yang Gelar Demonstrasi Soal Emisi

    10 Juli 2022
    By Bagas F Sinaga

Leave a reply Batalkan balasan

Berita Menarik Lainnya

  • Geger Soal Darah Indonesia, Gitaris Van Halen Bangga Akui Ibunya Asli Rangkasbitung
    Selebriti

    Geger Soal Darah Indonesia, Gitaris Van Halen Bangga Akui Ibunya Asli Rangkasbitung

  • Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo Kunjungi KSAD Jenderal TNI Andika Perkasa
    Nasional

    Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo Kunjungi KSAD Jenderal TNI Andika Perkasa

  • Adik Prabowo Datangi Kediaman Jokowi di Solo, Agenda Apa?
    Nasional

    Adik Prabowo Datangi Kediaman Jokowi di Solo, Agenda Apa?

  • Buntut Surat ke Wapres Ma'ruf Berisi Tanda Tangan Palsu JK, Arief Rosyid Dipecat
    Nasional

    Buntut Surat ke Wapres Ma’ruf Berisi Tanda Tangan Palsu JK, Arief Rosyid Dipecat

  • Virus Korona Infeksi Paru-Paru
    Tips & Tutorial

    Mengenal Virus Korona, Dalang di Balik Infeksi Paru Misterius China

Redaksi

  • Jalan Kebagusan III, Perum Nuansa Kebagusan, Pasar Minggu, Jakarta Selatan
  • 0812 4664 9215
  • Hubungi Kami
© Copyright 2019 TIKTAK.ID. All rights reserved.