TIKTAK.ID

Main Menu

  • Home
  • Privacy Policy
  • Contact Us
  • Disclaimer
  • Nasional
  • Olahraga
  • Selebriti
  • Teknologi
  • Tips & Tutorial
Sign in / Join

Login

Welcome! Login in to your account
Lost your password?

Lost Password

Back to login

logo

TIKTAK.ID

  • Home
  • Privacy Policy
  • Contact Us
  • Disclaimer
  • Nasional
  • Olahraga
  • Selebriti
  • Teknologi
  • Tips & Tutorial
Nasional
Home›Nasional›Anies Beberkan Alasan Kasus Corona di DKI Mulai Jinak

Anies Beberkan Alasan Kasus Corona di DKI Mulai Jinak

By Joni Sitohang
15 Agustus 2021
435
0
Anies Beberkan Alasan Kasus Corona di DKI Mulai Jinak

TIKTAK.ID – DKI Jakarta mendapati menurunnya jumlah kasus aktif termasuk juga kematian akibat Covid-19 selama satu bulan ke belakang. Contohnya kasus aktif kini berada di angka 9.881 kasus per tanggal 12 Agustus 2021 serta menurun dibanding puncak gelombang kedua selama Juli lalu yang menyentuh lebih dari 100 ribu kasus.

Gubernur DKI Jakarta, Anies Baswedan menyatakan kasus aktif terpapar Covid-19 kurang dari 10 ribu kasus pada 22 Mei lalu atau 2,5 bulan berlalu.

“Selama hampir dua bulan sejak itu kasus aktif kita naik secara eksponensial, sehingga menyentuh puncaknya pada tanggal 16 Juli 113.137 kasus aktif,” sebut Anies, sebagaimana dilansir CNBCIndonesia, Sabtu (14/8/21).

Baca juga : Gubernur Mahyeldi Respons Megawati: Tokoh Sumbar Bakal Jadi Presiden 2045

Sosok mantan Menteri Pendidikan itu mengungkapkan kala kasusnya di angka tertinggi, semua kamar di rumah sakit Jakarta terisi tanpa tersisa. Itu terjadi di ICU serta kamar rawat inap, termasuk berdampak terhadap antrian masuk IGD yang semakin banyak.

Baginya, kian melandainya kasus aktif perlu waktu lebih lama dibanding tren kenaikan. Tetapi di Jakarta, tren melandai itu lantaran hanya dilihat selama sebulan.

“Berkat kerja keras begitu banyak pihak, dukungan, kedisiplinan dari begitu banyak warga Jakarta kita semua berhasil menurunkan kurva kasus aktif kembali di bawah 10 ribu dalam waktu kurang dari satu bulan sejak puncak gelombang kedua,” terangnya.

Baca juga : Jawaban Jokowi Saat Ditanya MPR Soal Amandemen Masa Jabatan Presiden

Hal serupa dialami dengan menurunnya angka pertambahan kasus harian. Waktu itu angka tertinggi menyentuh 14 ribu kasus pada 12 Juli dalam satu hari di DKI Jakarta. Sedangkan dibanding sebulan kemudian menurun sampai 1/14-nya.

Kasus kematian turut menurun berdasar catatan. Jumlah kasus tersebut dibagi berdasar terkonfirmasi Covid serta pemakaman menggunakan protokol Covid.

Saat pertengahan bulan Juni, jumlah pelaksanaan protap Covid meningkat tinggi hingga puncaknya pada 10 Juli. Waktu itu terdapat 400 orang yang meninggal menggunakan pemakaman protokol Covid-19. Di samping itu kematian lantaran Covid-19 tercatat pernah sebanyak 200-an.

Baca juga : Survei IPO Ungkap Dua Kementerian ini yang Kinerjanya Dianggap Paling Memuaskan

“Ini gap yang besar antara terkonfirmasi dan protap Covid-19. Jarak lebar ini menunjukkan bahwa banyak warga yang meninggal sebelum tes keluar. Banyak warga yang baru datang ke fasilitas rumah sakit saat kondisinya sudah berat dan ini turut menggambarkan beban laboratorium sangat besar,” ungkap Anies.

TagsAniesAnies BaswedanCoronaCOVID-19Gubernur DKI JakartaVirus Corona

Related articles More from author

  • Soal Pengganti Anies, PDIP Singgung Nama Heru Budi Hartono. Siapakah Dia?
    Nasional

    Soal Pengganti Anies, PDIP Singgung Nama Heru Budi Hartono. Siapakah Dia?

    8 Januari 2022
    By Joni Sitohang
  • Imbauan Mikel Arteta Usai Dinyatakan Pulih dari COVID-19: Tolong, Tetaplah di Rumah
    Olahraga

    Imbauan Mikel Arteta Usai Dinyatakan Pulih dari COVID-19: Tolong, Tetaplah di Rumah

    29 Maret 2020
    By Mahdi Yahya
  • Adik Gus Dur Wafat, Anies: Gus Im Pribadi yang Amanah dan Punya Prinsip Keindonesiaan
    Nasional

    Adik Gus Dur Wafat, Anies: Gus Im Pribadi yang Amanah dan Punya Prinsip Keindonesiaan

    3 Agustus 2020
    By Joni Sitohang
  • https://www.tiktak.id/baru-tiga-hari-sudah-empat-kali-erupsi-netizen-bercanda-gunung-merapi-batuk-gara-gara-corona.html
    Nasional

    Beda dengan Jokowi, Diam-diam Prabowo Nilai Lebih Baik Indonesia Lockdown Hadapi Corona

    29 Maret 2020
    By Joni Sitohang
  • Demo Anies Soal PPDB 2020, Orang Tua Murid Abaikan Protokol Kesehatan
    Nasional

    Demo Anies Soal PPDB 2020, Orang Tua Murid Abaikan Protokol Kesehatan

    24 Juni 2020
    By Joni Sitohang
  • Sindiran Pedasnya Jadi Bumerang, Giring PSI Ketahuan Tak Lulus Kuliah di Paramadina Saat Anies Jadi Rektornya
    Nasional

    Sindiran Pedasnya Jadi Bumerang, Giring PSI Ketahuan Tak Lulus Kuliah di Paramadina Saat Anies Jadi Rektornya

    29 Desember 2021
    By Joni Sitohang

Leave a reply Batalkan balasan

Berita Menarik Lainnya

  • Terus Curigai Perpanjangan PSBB Ketat oleh Anies, PDIP DKI: Baunya Sangat Politis
    Nasional

    Anies Banding PTUN, PDIP: Tak Peka Persoalan Masyarakat

  • Nilai Jokowi Salah Langkah Tunjuk Menteri Kesehatan Baru, Pengamat: Perjudian Sangat Luar Biasa
    Nasional

    Nilai Jokowi Salah Langkah Tunjuk Menteri Kesehatan Baru, Pengamat: Perjudian Sangat Luar Biasa

  • Zulfan NasDem Bantah Tudingan Merusak Silaturahmi Surya Paloh-Prabowo
    Nasional

    Zulfan NasDem Bantah Tudingan Merusak Silaturahmi Surya Paloh-Prabowo

  • Bakal Jadi Presiden Dewan HAM, Ini Tugas, Fungsi, dan Kewenangan Indonesia
    Nasional

    Bakal Jadi Presiden Dewan HAM, Ini Tugas, Fungsi, dan Kewenangan Indonesia

  • Manajemen Barcelona Dikabarkan Kisruh Gara-gara Lionel Messi
    Olahraga

    Manajemen Barcelona Dikabarkan Kisruh Gara-gara Lionel Messi

Redaksi

  • Jalan Kebagusan III, Perum Nuansa Kebagusan, Pasar Minggu, Jakarta Selatan
  • 0812 4664 9215
  • Hubungi Kami
© Copyright 2019 TIKTAK.ID. All rights reserved.