TIKTAK.ID

Main Menu

  • Home
  • Nasional
  • Olahraga
  • Selebriti
  • Teknologi
  • Tips & Tutorial

logo

TIKTAK.ID

  • Home
  • Nasional
  • Olahraga
  • Selebriti
  • Teknologi
  • Tips & Tutorial
Nasional
Home›Nasional›Gubernur Mahyeldi Respons Megawati: Tokoh Sumbar Bakal Jadi Presiden 2045

Gubernur Mahyeldi Respons Megawati: Tokoh Sumbar Bakal Jadi Presiden 2045

By Joni Sitohang
15 Agustus 2021
460
0
Gubernur Mahyeldi Respons Megawati: Tokoh Sumbar Bakal Jadi Presiden 2045

TIKTAK.ID – Gubernur Sumatera Barat, Mahyeldi membenarkan pernyataan Ketua Umum PDIP, Megawati Soekarnoputri terkait tidak adanya tokoh nasional dari Minang. Akan tetapi, ia menyebut tokoh tersebut akan muncul pada 2045.

Sebelumnya, Mega sempat mempertanyakan ketiadaan tokoh Sumbar yang populer di tingkat nasional. Padahal, Mega menilai Tanah Minang merupakan gudangnya tokoh pergerakan kemerdekaan.

“Saya sepakat dengan apa yang disampaikan oleh beliau,” ujar Mahyeldi, seperti dilansir CNNIndonesia.com di Istana Gubernuran Sumbar, Jumat (13/8/21).

Baca juga : Jawaban Jokowi Saat Ditanya MPR Soal Amandemen Masa Jabatan Presiden

“[Tokoh] Sumbar akan menjadi presiden pada 2045, dan mampu mewujudkan Negara Indonesia menjadi salah satu negara terbesar keempat di dunia,” imbuhnya.

Kemudian Mahyeldi meminta Megawati, Ketua DPP PDIP Puan Maharani, dan para elite politik lainnya agar mendorong dan mendukung Sumbar kembali seperti sedia kala, yaitu mempunyai tokoh-tokoh hebat.

“Mohon dukungan Bu Mega, Mbak Puan, dan para pejabat Pusat untuk membantu [Sumbar] agar dapat seperti dulu lagi,” terang Mahyeldi.

Lantas Mahyeldi juga meminta dukungan dari Pemerintah Pusat, terutama dalam penanganan Covid-19.

Baca juga : Survei IPO Ungkap Dua Kementerian ini yang Kinerjanya Dianggap Paling Memuaskan

“Oleh sebab itu, saya sudah mengundang Bu Mega dan Mbak Puan selaku Ketua DPR RI untuk membicarakan hal-hal ini,” sambung Mahyeldi.

Mahyeldi menyebut cara lainnya adalah dengan memperkuat peran pemimpin adat Tungku Tigo Sajarangan dan mengikutsertakannya ke dalam sistem Pemerintahan Daerah.

“Peran Tungku Tigo Sajarangan itu dimaksimalkan dan dikolaborasikan, demi mewujudkan Sumbar yang berjalan sebagaimana mestinya. Kita perlu bentuk kepemimpinan yang didukung, didorong, dan dikolaborasikan,” tuturnya.

Sementara itu, pengamat sosial-politik dari Universitas Andalas, Afrizal, ikut membenarkan apa yang disampaikan Megawati. Sebab, ia mengatakan peta politik Indonesia sudah tidak sama lagi dengan era awal kemerdekaan.

Baca juga : PDIP Bantah Terlibat Rencana PSI Interpelasi Anies Baswedan

“Bila ukurannya itu orang-orang Sumbar yang menduduki posisi puncak elite politik Indonesia, maka memang berkurang. Namun tentu pernyataan tersebut tidak serta merta benar seutuhnya,” ungkap Afrizal.

Ia menjelaskan, dulu elite politik dipilih berdasarkan intelektualitas dan peran mereka dalam pendirian negara. Akan tetapi, ia menganggap hari ini peta politik Indonesia ditentukan oleh jumlah suara dukungan. Menurutnya, politikus yang berasal dari daerah dengan jumlah penduduk yang lebih banyak, dapat memperoleh suara lebih banyak pula ketika pemilihan umum presiden maupun pejabat politis lainnya.



TagsMahyeldiMegawatiPDIP

Related articles More from author

  • PDIP Ungkap Peluang Usung Anies Baswedan-Prasetyo Edi di Pilkada DKI Mendatang
    Nasional

    PDIP Ungkap Peluang Usung Anies Baswedan-Prasetyo Edi di Pilkada DKI Mendatang

    29 Mei 2024
    By Joni Sitohang
  • Golkar Tanggapi Isu Jokowi Jadi Caketum PSI
    Nasional

    Golkar Tanggapi Isu Jokowi Jadi Caketum PSI

    26 Mei 2025
    By Johan Arif
  • Pertaruhan Tingkat Tinggi PDIP Usung Puan Saat Elektabilitas Rendah
    Nasional

    Pertaruhan Tingkat Tinggi PDIP Usung Puan Saat Elektabilitas Rendah

    11 Juni 2021
    By Johan Arif
  • Petinggi Gerindra Nilai Duet Prabowo-Gibran Kombinasi yang Top
    Nasional

    Petinggi Gerindra Nilai Duet Prabowo-Gibran Kombinasi yang Top

    25 Oktober 2023
    By Joni Sitohang
  • Pengamat: Megawati Lebih Mungkin Bertemu Prabowo Ketimbang Jokowi
    Nasional

    Pengamat: Megawati Lebih Mungkin Bertemu Prabowo Ketimbang Jokowi

    18 April 2024
    By Joni Sitohang
  • Nasional

    Menyoal Cacat Administrasi dan Motif Terselubung di Balik Pansus Banjir yang Getol Didorong PDIP Lewat Ketua DPRD DKI

    4 Maret 2020
    By Johan Arif

Leave a reply Batalkan balasan

Berita Menarik Lainnya

  • Kivlan Zen Bebas
    Nasional

    Kivlan Zen Tuding Polisi dan Wiranto Lakukan Rekayasa dalam Kasusnya

  • TIKTAK.ID - Analis Politik AS Ungkap Kebohongan Media Barat Soal Penyebaran Virus Corona di Timteng
    Internasional

    Analis Politik AS Ungkap Kebohongan Media Barat Soal Penyebaran Virus Corona di Timteng

  • Respons PKS Sikapi Isu Deklarasi NasDem Bakal Usung Anies 2024
    Nasional

    Respons PKS Sikapi Isu Deklarasi NasDem Bakal Usung Anies 2024

  • Sampaikan Kisah Nabi Musa, Politisi PDIP Minta Jokowi Netral di Pilpres 2024
    Nasional

    Sampaikan Kisah Nabi Musa, Politisi PDIP Minta Jokowi Netral di Pilpres 2024

  • FIFA Izinkan Pemain Asing di Rusia dan Ukraina Tangguhkan Kontrak
    Olahraga

    FIFA Izinkan Pemain Asing di Rusia dan Ukraina Tangguhkan Kontrak

Artikel Terbaru

  • Apa Itu Jaringan 5G di HP dan Apa Bedanya dengan 4G 26 September 2026
  • Mary Jane Menghirup Udara Bebas Usai Dapat Grasi 26 September 2026
  • PSI Soal Wacana Pemisahan Pileg-Pilpres: Inkonsistensi Pembuat UU 26 September 2026
  • 8 Cara Mengatasi HP Vivo Lemot dengan Mudah (Update 2026) 26 September 2026
  • Manfaat Berjemur Pagi untuk Tulang dan Daya Tahan Tubuh 26 September 2026

Kategori

  • Berita Unik (100)
  • Internasional (1,531)
  • Kesehatan (55)
  • Keuangan (9)
  • Kuliner (1,057)
  • Nasional (7,935)
  • Olahraga (1,132)
  • Opini (2)
  • Selebriti (1,175)
  • Teknologi (1,214)
  • tips (15)
  • Tips & Tutorial (1,294)
  • Viral (82)

Cari Artikel

Redaksi

  • Jalan Kebagusan III, Perum Nuansa Kebagusan, Pasar Minggu, Jakarta Selatan
  • 0812 4664 9215
  • Hubungi Kami
  • Contact Us
  • Disclaimer
  • Privacy Policy
© Copyright 2026 TIKTAK.ID. All rights reserved.