TIKTAK.ID

Main Menu

  • Home
  • Privacy Policy
  • Contact Us
  • Disclaimer
  • Nasional
  • Olahraga
  • Selebriti
  • Teknologi
  • Tips & Tutorial
Sign in / Join

Login

Welcome! Login in to your account
Lost your password?

Lost Password

Back to login

logo

TIKTAK.ID

  • Home
  • Privacy Policy
  • Contact Us
  • Disclaimer
  • Nasional
  • Olahraga
  • Selebriti
  • Teknologi
  • Tips & Tutorial
Internasional
Home›Internasional›Erdogan Perintahkan Menlu Turki Usir 10 Duta Besar dari Negaranya

Erdogan Perintahkan Menlu Turki Usir 10 Duta Besar dari Negaranya

By Bagas F Sinaga
29 Oktober 2021
348
0
Erdogan Perintahkan Menlu Turki Usir 10 Duta Besar dari Negaranya

TIKTAK.ID – Presiden Turki, Recep Tayyip Erdogan menginstruksikan menteri luar negerinya untuk menyatakan 10 duta besar, termasuk utusan Washington, “persona non grata” atas pernyataan bersama mereka yang mendesak pembebasan seorang tokoh oposisi yang dipenjara.

Dengan pernyataan itu maka, 10 duta besar itu harus hengkang dari Truki. Langkah itu diumumkan oleh presiden Turki saat pidato publik pada Sabtu (23/10/21), seperti yang dilansir RT news.

Tujuh dari duta besar tersebut mewakili NATO yang menjadi sekutu Turki dan pengusiran itu, jika dilakukan, akan membuka keretakan terdalam dengan Barat dalam 19 tahun kekuasaan Erdogan.

“Saya memberikan instruksi yang diperlukan kepada menteri luar negeri kami, saya mengatakan bahwa Anda akan menangani pengaduan terhadap 10 duta besar sesegera mungkin,” kata Erdogan.

Kemarahan Erdogan itu dipicu oleh pernyataan bersama, yang dirilis oleh 10 duta besar pada awal pekan ini. Para duta besar tersebut mendesak resolusi yang cepat dan adil untuk kasus Osman Kavala –seorang pengusaha dan dermawan Turki yang ditahan di penjara sejak akhir 2017.

Kavala menghadapi sejumlah besar tuduhan, termasuk dugaan pendanaan protes anti-Erdogan dan berpartisipasi dalam kudeta gagal pada 2016.

“Mereka harus tahu dan memahami Turki,” kata Erdogan, menuduh para utusan itu “tidak senonoh”.

“Mereka harus pergi dari sini pada hari mereka tidak lagi mengenal Turki,” tambah Erdogan.

Pada Selasa lalu, utusan Jerman, Kanada, Denmark, Finlandia, Prancis, Belanda, Selandia Baru, Norwegia, Swedia, dan AS dipanggil ke Kementerian Luar Negeri Turki atas pernyataan “tidak bertanggung jawab” mereka dalam “mempolitisasi kasus Kavala”.

Pernyataan bersama itu diterbitkan untuk menandai ulang tahun keempat penangkapan pertama Kavala. Pengusaha itu telah diadili dan dibebaskan dua kali atas tuduhan terlibat demonstrasi Gezi Park 2013 dan kudeta yang gagal 2016. Kavala seharusnya sudah bebas, namun Pemerintah Turki menolak pembebasannya dengan mengajukan tuduhan baru dan membuatnya tetap mendekam di tahanan.

Pendukung Kavala, percaya dia menjadi tahanan politik, yang ditargetkan atas pekerjaan hak asasi manusianya di Turki yang “semakin otoriter” setelah dipimpin Erdogan.

TagsBerita Dunia Hari IniMenlu TurkiPresiden TurkiRecep Tayyip Erdogan

Related articles More from author

  • Beijing Kecam Strategi Konfrontatif AS di Asia Tenggara
    Internasional

    Beijing Kecam Strategi Konfrontatif AS di Asia Tenggara

    24 Februari 2022
    By William Putra Wijaya
  • Setelah Propaganda Soal 'Invasi' Tak Terbukti, Kini AS Tuduh Rusia Siapkan ‘Daftar Pembunuhan’ di Ukraina
    Internasional

    Setelah Propaganda Soal ‘Invasi’ Tak Terbukti, Kini AS Tuduh Rusia Siapkan ‘Daftar Pembunuhan’ di Ukraina

    22 Februari 2022
    By William Putra Wijaya
  • Kremlin: Tuduhan Barat Soal Invasi Rusia ke Ukraina adalah Provokasi Berbahaya
    Internasional

    Kremlin: Tuduhan Barat Soal Invasi Rusia ke Ukraina adalah Provokasi Berbahaya

    22 Februari 2022
    By William Putra Wijaya
  • Pembunuh George Floyd Diganjar 22,5 Tahun Penjara
    Internasional

    Pembunuh George Floyd Diganjar 22,5 Tahun Penjara

    26 Juni 2021
    By William Putra Wijaya
  • Rusia Lancarakan Operasi Khusus, Penduduk Kiev Panik
    Internasional

    Rusia Lancarakan Operasi Khusus, Penduduk Kiev Panik

    28 Februari 2022
    By Bagas F Sinaga
  • Beijing ke Washington: Hentikan Politisasi Ekonomi
    Internasional

    Beijing ke Washington: Hentikan Politisasi Ekonomi

    5 Agustus 2020
    By William Putra Wijaya

Leave a reply Batalkan balasan

Berita Menarik Lainnya

  • Gibran Tepis Tudingan Jokowi Bakal Ikut Atur Kabinet Prabowo
    Nasional

    Gibran Tepis Tudingan Jokowi Bakal Ikut Atur Kabinet Prabowo

  • Koalisi Masyarakat Sipil Nilai Hakim PN Jakpus Langgar Kode Etik dan Pedoman Perilaku
    Nasional

    Koalisi Masyarakat Sipil Nilai Hakim PN Jakpus Langgar Kode Etik dan Pedoman Perilaku

  • Dalam Sepekan, Peru Memiliki Tiga Presiden
    Internasional

    Dalam Sepekan, Peru Memiliki Tiga Presiden

  • Nanik Deyang Sebut Dewan Pengarah BGN Bakal Diisi Ahli Gizi hingga Dokter Anak
    Nasional

    Nanik Deyang Sebut Dewan Pengarah BGN Bakal Diisi Ahli Gizi hingga Dokter Anak

  • Polres Wonogiri Ungkap Kasus Pencabulan Anak
    Nasional

    Polres Wonogiri Ungkap Kasus Pencabulan Anak

Redaksi

  • Jalan Kebagusan III, Perum Nuansa Kebagusan, Pasar Minggu, Jakarta Selatan
  • 0812 4664 9215
  • Hubungi Kami
© Copyright 2019 TIKTAK.ID. All rights reserved.