TIKTAK.ID

Main Menu

  • Home
  • Privacy Policy
  • Contact Us
  • Disclaimer
  • Nasional
  • Olahraga
  • Selebriti
  • Teknologi
  • Tips & Tutorial
Sign in / Join

Login

Welcome! Login in to your account
Lost your password?

Lost Password

Back to login

logo

TIKTAK.ID

  • Home
  • Privacy Policy
  • Contact Us
  • Disclaimer
  • Nasional
  • Olahraga
  • Selebriti
  • Teknologi
  • Tips & Tutorial
Internasional
Home›Internasional›Jepang Pertimbangkan Sanksi Penjara Bagi Penderita Covid-19 yang Ogah Dirawat di RS

Jepang Pertimbangkan Sanksi Penjara Bagi Penderita Covid-19 yang Ogah Dirawat di RS

By William Putra Wijaya
18 Januari 2021
527
0
Jepang Pertimbangkan Sanksi Penjara Bagi Penderita Covid-19 yang Ogah Dirawat di RS

TIKTAK.ID – Jepang sedang mempertimbangkan untuk membuat aturan yang dapat mendenda dan bahkan memasukkan ke penjara bagi individu yang terinfeksi virus Corona namun menolak dirawat di rumah sakit atau bekerja sama dengan pihak berwenang. Langkah itu dilakukan ketika negara Matahari Terbit itu menghadapi lonjakan besar kasus Covid-19.

Hukuman baru yang diusulkan oleh pemerintahan PM Yoshihide Suga dibahas pada pertemuan dengan Kementerian Kesehatan, Tenaga Kerja dan Kesejahteraan pada Jumat kemarin. Pembatasan baru dilakukan sebagai paket amandemen Undang-Undang Penyakit Menular, yang diharapkan akan diperkenalkan ke parlemen pada pekan depan, seperti yang dilansir RTnews, Sabtu (16/1/21).

Di bawah aturan yang direvisi ini, pasien virus Corona yang menolak dirawat di rumah sakit akan menghadapi denda hingga 1 juta yen (sekitar 135 juta rupiah) atau hukuman penjara hingga satu tahun.

Mereka yang menolak untuk bekerja sama dengan otoritas kesehatan dalam melacak kontak mereka guna menentukan rute penularan juga akan dihukum, serta menghadapi denda 500.000 yen (sekitar 67 juta rupiah) atau enam bulan di balik jeruji besi.

Sementara langkah-langkah yang diusulkan itu sebagian besar telah disetujui oleh para ahli kesehatan yang hadir pada pertemuan tersebut. Meskipun beberapa dari mereka menyatakan keraguan atas keefektifan hukuman untuk benar-benar memerangi virus Corona. Bahkan menurut mereka hal itu akan lebih membebani petugas kesehatan daripada membantu mereka, karena harus melakukan pengawasan untuk menentukan siapa yang harus dihukum karena ketidakpatuhan.

Langkah-langkah yang diusulkan itu datang ketika Jepang menghadapi lonjakan besar kasus-kasus baru.

Sejauh ini, negara berpenduduk 126 juta itu telah mendaftarkan lebih dari 300.000 pasien Covid-19, dengan lebih dari 4.000 meninggal karena penyakit tersebut. Namun, karena penyebarannya sangat cepat pada awal Januari ini, dengan penghitungan harian mencapai jauh melewati angka 7.000, mendorong keadaan darurat untuk diumumkan di Tokyo dan wilayah lain di seluruh negeri.

Meskipun terjadi lonjakan, Jepang tertinggal jauh di belakang negara-negara yang terkena dampak terburuk yang memiliki jutaan kasus dan puluhan ribu kematian.

Di seluruh dunia, hampir 94 juta orang telah terinfeksi selama pandemi, yang telah berkecamuk sejak awal 2020, sementara lebih dari 2 juta orang telah meninggal karena virus tersebut.

TagsBerita Dunia Hari InijepangPenderita Covid-19Sanksi PenjaraVirus Corona

Related articles More from author

  • Paris Kembali Membara, Demonstran Bentrok dengan Polisi
    Internasional

    Paris Kembali Membara, Demonstran Bentrok dengan Polisi

    7 Desember 2020
    By William Putra Wijaya
  • The Rolling Stones Ancam Trump ke Pengadilan Jika 'Bandel' Gunakan Lagunya untuk Kampanye Presiden
    InternasionalSelebriti

    The Rolling Stones Ancam Trump ke Pengadilan Jika ‘Bandel’ Gunakan Lagunya untuk Kampanye Presiden

    29 Juni 2020
    By
  • Lewat Acara Gowes Bareng, Kapolda-ICJS Jateng-Komisi 3 DPR RI Kampanye Bersama Lawan Corona
    Nasional

    Lewat Acara Gowes Bareng, Kapolda-ICJS Jateng-Komisi 3 DPR RI Kampanye Bersama Lawan Corona

    20 September 2020
    By Joni Sitohang
  • Pakar Sosiolog Bencana Sentil Mahfud MD: Tak Perlu Meromantisasi Pandemi
    Nasional

    Pakar Sosiolog Bencana Sentil Mahfud MD: Tak Perlu Meromantisasi Pandemi

    30 Juli 2021
    By Joni Sitohang
  • Terbongkar, Jaringan Informan CIA Runtuh
    Internasional

    CIA Diam-diam Kumpulkan Data Pribadi Warga AS

    20 Februari 2022
    By Bagas F Sinaga
  • Pentagon: Kami Berusaha Evakuasi Orang Sebanyak Mungkin dari Afghanistan
    Internasional

    Pentagon: Kami Berusaha Evakuasi Orang Sebanyak Mungkin dari Afghanistan

    24 Agustus 2021
    By Bagas F Sinaga

Leave a reply Batalkan balasan

Berita Menarik Lainnya

  • Jokowi Bicara Soal Vaksin Terbaik untuk Covid-19
    Nasional

    Pemilu 2024 Kian Dekat, Jokowi Beri 3 Pesan Khusus untuk Menteri

  • Berharap Pandemi Berakhir, Pimpinan Komisi IX DPR: Agar Kita Bisa Berpolitik dengan Tenang
    Nasional

    Berharap Pandemi Berakhir, Pimpinan Komisi IX DPR: Agar Kita Bisa Berpolitik dengan Tenang

  • Adik Iparnya Pacaran Pakai Mobil PJR, Ahok Buka Suara
    Nasional

    Adik Iparnya Pacaran Pakai Mobil PJR, Ahok Buka Suara

  • Trump Ancam Siapkan Anjing Paling Ganas Hadapi Demonstran, Wali Kota Washington: Tak Ada Anjing Ganas, Adanya Hanya Pria Penakut
    Internasional

    Trump Ancam Siapkan Anjing Paling Ganas Hadapi Demonstran, Wali Kota Washington: Tak Ada Anjing Ganas, Adanya Hanya Pria Penakut

  • Jokowi Jengkel, Banyak Instansi Tak Mau Pakai Produk UMKM: Bodoh Banget Kita ini
    Nasional

    Jokowi Jengkel, Banyak Instansi Tak Mau Pakai Produk UMKM: Bodoh Banget Kita ini

Redaksi

  • Jalan Kebagusan III, Perum Nuansa Kebagusan, Pasar Minggu, Jakarta Selatan
  • 0812 4664 9215
  • Hubungi Kami
© Copyright 2019 TIKTAK.ID. All rights reserved.