TIKTAK.ID

Main Menu

  • Home
  • Privacy Policy
  • Contact Us
  • Disclaimer
  • Nasional
  • Olahraga
  • Selebriti
  • Teknologi
  • Tips & Tutorial
Sign in / Join

Login

Welcome! Login in to your account
Lost your password?

Lost Password

Back to login

logo

TIKTAK.ID

  • Home
  • Privacy Policy
  • Contact Us
  • Disclaimer
  • Nasional
  • Olahraga
  • Selebriti
  • Teknologi
  • Tips & Tutorial
Internasional
Home›Internasional›Intelijen Rusia Ungkap Rencana AS Kembali Gerakkan Kelompok Teroris di Suriah

Intelijen Rusia Ungkap Rencana AS Kembali Gerakkan Kelompok Teroris di Suriah

By William Putra Wijaya
10 Februari 2022
442
0
Intelijen Rusia Ungkap Rencana AS Kembali Gerakkan Kelompok Teroris di Suriah

TIKTAK.ID – Badan-badan intelijen AS dilaporkan berencana untuk mengarahkan para ekstremis di Damaskus dan Latakia untuk menyerang pasukan keamanan Suriah, serta penasihat militer Iran dan personel militer Rusia, seperti yang diumumkan layanan pers Badan Intelijen Asing Rusia.

“Untuk mencapai tujuan mereka di Suriah, Amerika secara aktif menggunakan kontak dekat mereka dengan apa yang disebut oposisi bersenjata, dan pada kenyataannya -dengan kelompok teroris,” kata layanan pers dalam sebuah pernyataan pada Selasa (8/2/22), seperti yang dilaporkan Sputniknews.

“Badan Intelijen AS berencana untuk mengarahkan ‘sel tidur’ para ekstremis di Ibu Kota Damaskus, wilayah yang berdekatan dan provinsi Latakia untuk melakukan tindakan yang ditargetkan terhadap anggota Badan Penegak Hukum Suriah, serta penasihat militer Iran dan personel militer Rusia,” tambah pernyataan itu.

Layanan pers juga mengatakan bahwa AS bermaksud meluncurkan kampanye media untuk menginspirasi protes di Suriah.

“Informasi yang diterima oleh Badan Intelijen Luar Negeri Rusia membuktikan bahwa Pemerintah AS bertujuan untuk mempertahankan kehadiran ilegalnya di Suriah, mencegah stabilisasi situasi di negara ini. Washington bermaksud meluncurkan kampanye media yang luas, termasuk di jejaring sosial berbahasa Arab, untuk menginspirasi suasana protes di masyarakat Suriah,” layanan pers menunjukkan.

Selain itu, Badan Intelijen Luar Negeri Rusia mengatakan bahwa Washington secara aktif berpartisipasi dalam perdagangan minyak curian di Suriah, karena pasukan AS mengawal truk minyak dari Suriah ke Kurdistan Irak.

“Dengan latar belakang ini, penjarahan sumber daya alam Suriah oleh perusahaan AS terus berlanjut. Washington tetap aktif terlibat dalam perdagangan ilegal minyak yang diproduksi di wilayah pendudukan di timur laut Suriah. Hingga 3 juta barel bahan mentah diekstraksi dari ladang di provinsi-provinsi tersebut dari Al Hasakah, Raqqa, dan Deir ez-Zor setiap bulan. Sekitar sepertiga dari minyak curian, melalui mediasi Amerika, dijual ke Daerah Otonomi Kurdi Irak dengan harga $35-40 per barel,” tegas pernyataan itu.

AS mengerahkan pasukannya ke Suriah dengan dalih memerangi ISIS, namun mereka tak juga sepenuhnya menarik pasukannya meskipun organisasi teroris itu sudah dikalahkan.

Washington juga tidak memiliki mandat Dewan Keamanan PBB atau undangan resmi dari Pemerintah Suriah untuk membenarkan pengerahan pasukannya di tanah Arab itu.

Damaskus dan Moskow telah berulang kali mengajukan keberatan dengan tetap tinggalnya pasukan Amerika di Suriah, menyebut bahwa kehadiran mereka ilegal.

Washington, pada gilirannya, selalu berdalih bahwa pasukannya tetap tinggal untuk mencegah sumber daya minyak lokal jatuh ke tangan teroris. Namun, Pemerintah Suriah bersikeras pasukan AS, pada kenyataannya, terlibat dalam pencurian sumber daya minyak negara itu.

TagsAmerika SerikatBerita Dunia Hari IniBerita timur tengahIntelijen RusiaKelompok TerorisSuriah

Related articles More from author

  • Serangan Udara Turki Hantam Kamp Pengungsian Kurdi
    Internasional

    Serangan Udara Turki Hantam Kamp Pengungsian Kurdi

    7 Juni 2021
    By William Putra Wijaya
  • Internasional

    Pekerjakan Terlalu Banyak Wanita, Wali Kota Paris Kena Denda

    17 Desember 2020
    By William Putra Wijaya
  • Ilmuwan Temukan Cara Baru Deteksi Risiko Kematian Lewat Pemeriksaan Retina
    Internasional

    Ilmuwan Temukan Cara Baru Deteksi Risiko Kematian Lewat Pemeriksaan Retina

    25 Januari 2022
    By William Putra Wijaya
  • TIKTAK.ID - Sumpah Pembalasan Ditunaikan Iran, Usai Pangkalan AS di Irak, Kini Giliran Israel Bakal Jadi Sasaran
    Internasional

    Sumpah Pembalasan Ditunaikan Iran, Usai Pangkalan AS di Irak, Kini Giliran Israel Bakal Jadi Sasaran

    8 Januari 2020
    By Bagas F Sinaga
  • Putin Sebut Rencana Finlandia Bergabung dengan NATO adalah Kesalahan
    Internasional

    Putin Sebut Rencana Finlandia Bergabung dengan NATO adalah Kesalahan

    18 Mei 2022
    By Bagas F Sinaga
  • China Kirim Dokter untuk Periksa Kesehatan Pemimpin Korea Utara
    Internasional

    China Kirim Dokter untuk Periksa Kesehatan Pemimpin Korea Utara

    26 April 2020
    By Bagas F Sinaga

Leave a reply Batalkan balasan

Berita Menarik Lainnya

  • Demokrat-PKS-Nasdem Makin Mesra, Pertanda Koalisi?
    Nasional

    Demokrat-PKS-Nasdem Makin Mesra, Pertanda Koalisi?

  • Nilai Ganjar Pranowo Tak Punya Rasa Malu kepada Rakyat, Petinggi Aktivis Buruh Semarang Gelar Aksi Topo Ngligo
    Nasional

    Nilai Ganjar Pranowo Tak Punya Rasa Malu kepada Rakyat, Petinggi Aktivis Buruh Semarang Gelar Aksi Topo Ngligo

  • Mahfud MD Tegaskan Dirinya dan Ganjar Pilih Melanjutkan dan Memperbaiki Ketimbang Perubahan
    Nasional

    Mahfud MD Tegaskan Dirinya dan Ganjar Pilih Melanjutkan dan Memperbaiki Ketimbang Perubahan

  • Ecovacs Kenalkan DEEBOT T10 OMNI, Robot Pembersih dengan AI
    Teknologi

    Ecovacs Kenalkan DEEBOT T10 OMNI, Robot Pembersih dengan AI

  • Nasional

    Zulkifli Hasan Pesimis Amendemen UUD 1945 Bakal Terjadi di Periode MPR Saat Ini

Redaksi

  • Jalan Kebagusan III, Perum Nuansa Kebagusan, Pasar Minggu, Jakarta Selatan
  • 0812 4664 9215
  • Hubungi Kami
© Copyright 2019 TIKTAK.ID. All rights reserved.