TIKTAK.ID

Main Menu

  • Home
  • Privacy Policy
  • Contact Us
  • Disclaimer
  • Nasional
  • Olahraga
  • Selebriti
  • Teknologi
  • Tips & Tutorial
Sign in / Join

Login

Welcome! Login in to your account
Lost your password?

Lost Password

Back to login

logo

TIKTAK.ID

  • Home
  • Privacy Policy
  • Contact Us
  • Disclaimer
  • Nasional
  • Olahraga
  • Selebriti
  • Teknologi
  • Tips & Tutorial
Internasional
Home›Internasional›Iran Tangkap Warga Negara AS-Iran dengan Dakwaan sebagai Mata-mata

Iran Tangkap Warga Negara AS-Iran dengan Dakwaan sebagai Mata-mata

By William Putra Wijaya
27 Januari 2021
568
0
Iran Tangkap Warga Negara AS-Iran dengan Dakwaan sebagai Mata-mata

TIKTAK.ID – Media Iran pada pekan lalu melaporkan bahwa seorang pengusaha AS-Iran bernama Emad Shargi telah ditangkap karena mencoba melintasi perbatasan barat Iran secara ilegal.

Dilansir BBC, Juru Bicara Pengadilan Iran Gholamhossein Esmaili mengatakan telah menangkap seorang berkewarganegaraan ganda AS-Iran dengan tuduhan sebagai mata-mata yang berusaha kabur dari negara itu.

Insiden ini bisa memperumit rencana Presiden AS yang baru, Joe Biden untuk terlibat kembali secara diplomatis dengan Iran.

Pendahulunya, Donald Trump melakukan kampanye “Tekanan Maksimum” terhadap Pemerintah Teheran berupa sanksi ekonomi yang melumpuhkan.

Trump ingin memaksa para pemimpin Iran untuk merundingkan kembali kesepakatan nuklir 2015 yang ditinggalkannya secara sepihak pada 2018. Namun Iran dengan tegas menolak untuk tunduk dan melakukan apa yang dikehendaki Amerika.

Biden mengatakan bahwa dirinya terbuka untuk bergabung kembali dengan perjanjian itu dan mengurangi sanksi jika Iran kembali ke kepatuhan penuh. Namun, Iran justru memberikan syarat jika AS ingin kembali bergabung dengan kesepakatan nuklir 2015 lagi maka AS harus melakukan pencabutan sanksi.

Iran telah menahan beberapa warga negara dengan passport ganda AS-Iran dalam beberapa tahun terakhir karena mereka telah melakukan kegiatan mata-mata.

Dalam konferensi pers pada Selasa (26/1/21), Esmaili menanggapi pertanyaan tentang penangkapan warga AS-Iran itu.

Dia menjawab bahwa hukum Iran tidak mengakui kewarganegaraan ganda, tetapi bahwa “terdakwa telah dibebaskan dengan jaminan … dan ditangkap ketika dia mencoba meninggalkan negara itu”.

Orang ini “sebelumnya menghadapi dakwaan sebagai mata-mata dan mengumpulkan informasi untuk negara asing”, tambahnya.

Awal bulan ini, kantor berita Iran’s Young Journalists ‘Club (YJC) melaporkan bahwa Emad Shargi, yang dikatakan bekerja di sebuah perusahaan modal ventura Iran bernama Sarava Holding, telah ditangkap setelah “mencoba melarikan diri secara ilegal dari perbatasan barat Iran”.

YJC mengatakan dia sebelumnya telah dijatuhi hukuman 10 tahun penjara karena “spionase dan pengumpulan data intelijen militer”, tetapi telah dibebaskan dengan jaminan sebelum naik banding.

TagsBerita Dunia Hari IniEmad ShargiGholamhossein EsmailiIranJuru Bicara Pengadilan IranKonflik AS-IranMata-mataWarga Negara AS

Related articles More from author

  • Langgar Protokol Kesehatan, Sejumlah Petinggi Irlandia Mundur Berombongan
    Internasional

    Langgar Protokol Kesehatan, Sejumlah Petinggi Irlandia Mundur Berombongan

    24 Agustus 2020
    By William Putra Wijaya
  • Ikut menghasut pengunjuk rasa, Duta Besar Inggris untuk Tehran ditahan
    Internasional

    Ikut Menghasut Pengunjuk Rasa, Duta Besar Inggris untuk Tehran Ditahan

    12 Januari 2020
    By William Putra Wijaya
  • Berembus Kabar, Gedung Putih Sengaja Tutupi Kondisi Trump yang Sebenarnya Kritis
    Internasional

    Berembus Kabar, Gedung Putih Sengaja Tutupi Kondisi Trump yang Sebenarnya Kritis

    4 Oktober 2020
    By Bagas F Sinaga
  • HRW: Kerajaan Saudi Tahan Pangeran Faisal bin Abdullah Tanpa Dasar Hukum yang Jelas
    Internasional

    HRW: Kerajaan Saudi Tahan Pangeran Faisal bin Abdullah Tanpa Dasar Hukum yang Jelas

    11 Mei 2020
    By William Putra Wijaya
  • Biden Salahkan Trump Remehkan Serangan Siber ke AS
    Internasional

    Biden Perintahkan Warga AS Secepatnya Tinggalkan Ukraina

    20 Februari 2022
    By William Putra Wijaya
  • Ketat, Korea Selatan Wajibkan Tentara AS Lakukan Tes Corona Sebelum Masuki Negara itu
    Internasional

    Ketat, Korea Selatan Wajibkan Tentara AS Lakukan Tes Corona Sebelum Masuki Negara itu

    17 Juli 2020
    By Bagas F Sinaga

Leave a reply Batalkan balasan

Berita Menarik Lainnya

  • Menguak Tabiat Plinplan PAN Keluar-Masuk Kubu Pemerintah Sejak Era SBY hingga Jokowi
    Nasional

    Menguak Tabiat Plinplan PAN Keluar-Masuk Kubu Pemerintah Sejak Era SBY hingga Jokowi

  • China Rilis 24 'Tuduhan Tak Masuk Akal' Politisi AS Soal Virus Corona
    Internasional

    China Rilis 24 ‘Tuduhan Tak Masuk Akal’ Politisi AS Soal Virus Corona

  • Silaturahmi ke Habib Syech di Solo, Prabowo Dapat Pesan Penting
    Nasional

    Silaturahmi ke Habib Syech di Solo, Prabowo Dapat Pesan Penting

  • Mantan Menteri Pertahanan Meksiko Ditangkap di AS
    Internasional

    Mantan Menteri Pertahanan Meksiko Ditangkap di AS

  • Kontainer Meledak dan Terbakar di Tanjung Perak, Sejumlah Orang Luka Parah
    Nasional

    Kontainer Meledak dan Terbakar di Tanjung Perak, Sejumlah Orang Luka Parah

Redaksi

  • Jalan Kebagusan III, Perum Nuansa Kebagusan, Pasar Minggu, Jakarta Selatan
  • 0812 4664 9215
  • Hubungi Kami
© Copyright 2019 TIKTAK.ID. All rights reserved.