TIKTAK.ID

Main Menu

  • Home
  • Nasional
  • Olahraga
  • Selebriti
  • Teknologi
  • Tips & Tutorial

logo

TIKTAK.ID

  • Home
  • Nasional
  • Olahraga
  • Selebriti
  • Teknologi
  • Tips & Tutorial
Internasional
Home›Internasional›Pemerintah Persatuan Nasional Myanmar Serukan Revolusi Melawan Junta Militer

Pemerintah Persatuan Nasional Myanmar Serukan Revolusi Melawan Junta Militer

By Bagas F Sinaga
7 September 2021
947
0
Pemerintah Persatuan Nasional Myanmar Serukan Revolusi Melawan Junta Militer

TIKTAK.ID – Junta militer Myanmar mengkudeta pemimpin Aung San Suu Kyi ketika partainya Liga Nasional untuk Demokrasi memenangkan Pemilu pada 1 Februari lalu. Junta kemudian mengambil alih Pemerintahan, memenjarakan pejabat terpilih, dan memberlakukan keadaan darurat selama setahun.

Kudeta itu menadapat perlawanan dari Pemerintah Persatuan Nasional Myanmar yang meluncurkan “perang defensif rakyat” melawan militer, menyerukan rakyat untuk “memberontak melawan kekuasaan teroris militer”. Pernyataan itu diumumkan pada Selasa (7/9/21) pagi, seperti yang dikutip dari Sputnik.

Dalam pidato yang disiarkan di Facebook, penjabat Presiden Duwa Lashi La meminta Pasukan Pertahanan Rakyat (PDF) Pemerintah yang diasingkan untuk menyerang “setiap pilar mekanisme Pemerintahan junta”, serta untuk membela kehidupan warga, untuk mematuhi perintah, dan untuk menghormati kode etik PDF.

“Dengan tanggung jawab untuk melindungi kehidupan dan harta benda rakyat, Pemerintah Persatuan Nasional… Kami meluncurkan perang defensif rakyat melawan junta militer,” katanya dalam sebuah video. “Karena ini adalah revolusi publik, semua warga di seluruh Myanmar, memberontak melawan kekuasaan teroris militer yang dipimpin oleh Min Aung Hlaing di setiap sudut negara.”

Menurut Myanmar Now, rakyat Myanmar disarankan untuk tidak bepergian kecuali benar-benar penting, untuk membeli persediaan makanan dan obat-obatan, dan untuk membantu pasukan PDF dan perlawanan sipil dengan memberi tahu mereka tentang operasi militer junta.

Penjabat Presiden Pemerintah di pengasingan juga mendesak pejabat junta setempat untuk segera mundur.

Duwa Lashi La mendorong kelompok etnis bersenjata untuk menyerang tentara rezim kudeta dengan segala cara yang mereka bisa lakukan guna mempertahankan kendali atas tanah mereka. Dia juga mendesak Pasukan Penjaga Perbatasan, milisi sekutu junta, dan prajurit serta petugas polisi individu untuk meninggalkan Dewan Militer dan bekerja dengan mereka yang berada di pihak rakyat.

“Semua organisasi etnis bersenjata, segera serang Min Aung Hlaing dan Dewan Militer dengan berbagai bentuk,” desak Duwa Lashi La. “Kendalikan sepenuhnya tanah Anda. Serang dan hapuskan kediktatoran dan administrasi militer dengan kekuatan rakyat.”

Penjabat Presiden menekankan bahwa “revolusi” yang dideklarasikan adalah “revolusi yang adil” dan “yang diperlukan untuk membangun negara yang damai dan pembentukan serikat federal.”

Dia lebih lanjut menyatakan harapannya bahwa negara tetangga Myanmar, anggota ASEAN, dan PBB akan mengakui bahwa tindakan mereka terhadap junta didasarkan pada “keharusan”.

Pemimpin Pemerintahan Revolusi mengungkapkan harapannya bahwa mengingat kebutuhan untuk “memulai pemberontakan nasional di setiap desa, kota, dan kota di seluruh negeri pada saat yang sama” berdasarkan “persatuan, kreativitas, kecerdasan, semangat, dan ketekunan” warga negara, maka pemberontakan akan memakan waktu lebih sedikit.

“Revolusi kita akan menang,” dia menutup pidatonya.

Menurut laporan oleh Myanmar Now, beberapa warga di Yangon, kota terbesar di negara itu, telah menimbun makanan dan obat-obatan dalam beberapa hari terakhir dengan kekhawatiran akan meningkatnya kerusuhan, tetapi jalan-jalan di kota-kota terbesar di negara itu masih relatif damai.

Demonstrasi besar-besaran meletus di seluruh negeri sebagai tanggapan atas kudeta, dan sebagian besar disambut dengan represi kekerasan. Setidaknya 962 orang sejauh ini telah dibunuh oleh pasukan keamanan Myanmar, menurut Utusan Khusus PBB untuk Myanmar, Christine Schraner Burgener.

TagsBerita Dunia Hari IniJunta MiliterKonflik MyanmarMyanmarPemerintah Persatuan NasionalRevolusi

Related articles More from author

  • Trump Ancam Siapkan Anjing Paling Ganas Hadapi Demonstran, Wali Kota Washington: Tak Ada Anjing Ganas, Adanya Hanya Pria Penakut
    Internasional

    Trump Ancam Siapkan Anjing Paling Ganas Hadapi Demonstran, Wali Kota Washington: Tak Ada Anjing Ganas, Adanya Hanya Pria Penakut

    1 Juni 2020
    By William Putra Wijaya
  • Dianggap Hina Presiden, Pria Prancis Didenda 167 Juta
    Internasional

    Dianggap Hina Presiden, Pria Prancis Didenda 167 Juta

    18 September 2021
    By Bagas F Sinaga
  • Turki Perintahkan Penangkapan Puluhan Orang, Termasuk Wali Kota dari Oposisi
    Internasional

    Turki Perintahkan Penangkapan Puluhan Orang, Termasuk Wali Kota dari Oposisi

    28 September 2020
    By William Putra Wijaya
  • Jumlah Kematian Akibat Covid-19 di Brasil Tembus Setengah Juta Jiwa
    Internasional

    Jumlah Kematian Akibat Covid-19 di Brasil Tembus Setengah Juta Jiwa

    22 Juni 2021
    By William Putra Wijaya
  • Muak pada Kekerasan dan Maraknya Pelecehan, Aktivis Sebut 'Kuwait Tak Aman Bagi Kaum Wanita'
    Internasional

    Muak pada Kekerasan dan Maraknya Pelecehan, Aktivis Sebut ‘Kuwait Tak Aman Bagi Kaum Wanita’

    23 April 2021
    By William Putra Wijaya
  • Gelombang Virus Corona Sasar Pimpinan Senior Taliban
    Internasional

    Gelombang Virus Corona Sasar Pimpinan Senior Taliban

    1 Juni 2020
    By Bagas F Sinaga

Leave a reply Batalkan balasan

Berita Menarik Lainnya

  • Janji Ajak Bicara Relawan Soal Capres 2024, Jokowi: Tak Usah Grasah-grusuh
    Nasional

    Janji Ajak Bicara Relawan Soal Capres 2024, Jokowi: Tak Usah Grasah-grusuh

  • Pilih Latihan Fisik dan Asupan yang Tepat Agar Tetap Lincah di Usia 40-an
    Tips & Tutorial

    Pilih Latihan Fisik dan Asupan yang Tepat Agar Tetap Lincah di Usia 40-an

  • TIKTAK.ID - Kepo Perkembangan Virus Corona, Boy William Sampai Telepon Mahasiswi Indonesia di Wuhan
    Selebriti

    Kepo Perkembangan Virus Corona, Boy William Sampai Telepon Mahasiswi Indonesia di Wuhan

  • Keluarga Pasien Positif Corona Curhat Tak Diterima RS, Ini Tanggapan Tompi
    Selebriti

    Keluarga Pasien Positif Corona Curhat Tak Diterima RS, Ini Tanggapan Tompi

  • Duet Anies-AHY Lebih Unggul Dibanding Prabowo-Puan
    Nasional

    Duet Anies-AHY Lebih Unggul Dibanding Prabowo-Puan

Artikel Terbaru

  • Cara Mengatasi Varises secara Alami dan Kapan ke Dokter 29 September 2026
  • The Classroom Ajak Ditjen Hortikultura Kementan Jajal Podcast di detikPagi 29 September 2026
  • Cara Mengatasi WiFi HP Lemot dan Tidak Stabil dengan Mudah 29 September 2026
  • KPK Diminta Usut Aliran Dana Rp2,94 M di Kasus Suap Proyek Bekasi 29 September 2026
  • Cara Meredakan Bau Mulut secara Alami dengan Kebiasaan Sederhana 29 September 2026

Kategori

  • Berita Unik (100)
  • Internasional (1,531)
  • Kesehatan (59)
  • Keuangan (10)
  • Kuliner (1,058)
  • Nasional (7,944)
  • Olahraga (1,135)
  • Opini (2)
  • Selebriti (1,175)
  • Teknologi (1,222)
  • tips (15)
  • Tips & Tutorial (1,294)
  • Viral (82)

Cari Artikel

Redaksi

  • Jalan Kebagusan III, Perum Nuansa Kebagusan, Pasar Minggu, Jakarta Selatan
  • 0812 4664 9215
  • Hubungi Kami
  • Contact Us
  • Disclaimer
  • Privacy Policy
© Copyright 2026 TIKTAK.ID. All rights reserved.