TIKTAK.ID

Main Menu

  • Home
  • Nasional
  • Olahraga
  • Selebriti
  • Teknologi
  • Tips & Tutorial

logo

TIKTAK.ID

  • Home
  • Nasional
  • Olahraga
  • Selebriti
  • Teknologi
  • Tips & Tutorial
Nasional
Home›Nasional›Apa Motif Persekusi Haddad Alwi Saat Shalawatan di Sukabumi, Dendam Politik Ataukah Anti Shalawat?

Apa Motif Persekusi Haddad Alwi Saat Shalawatan di Sukabumi, Dendam Politik Ataukah Anti Shalawat?

By Rusli Qomar
21 Desember 2019
2668
0
TIKTAK.ID - Menelisik Motif Persekusi Haddad Alwi Saat Shalawatan di Sukabumi, Dendam Politik Ataukah Anti Shalawat?

TIKTAK.ID – Beredar video viral di media sosial mengenai Habib Haddad Alwi Assegaf yang dipaksa turun dari panggung saat sedang mengisi acara haul di Sukabumi. Saat itu Haddad Alwi dipersekusi oleh simpatisan Front Pembela Islam (FPI) yang memintanya untuk berhenti dan turun dari panggung.

Kegiatan berlangsung pada Senin (16/12/19). Saat itu Hadad Alwi diundang untuk memimpin Shalawat oleh panitia acara Haul ke-8 Habib Abdullah bin Zen Alatas. Acara diisi oleh kurang lebih dua agenda, yaitu ceramah oleh salah seorang Habib dan lantunan shalawat dari Haddad Alwi.

“Sedang berlangsung haul ke-delapan Habib Abdullah bin Zein Alatas,” ujar pembawa acara, Ustaz Hikmat, di lokasi kejadian, Kampung Cikurutug Kecamatan Cireunghas Kabupaten Sukabumi, dilansir sukabumiupdate.com, Jumat (20/12/19).

Baca juga: Polemik Ijin DWP dan Penghargaan Diskotek Terus Bergulir, Giliran FPI Kecam Keras Anies Baswedan

Setelah memperoleh perlakuan tidak menyenangkan dari FPI yang memaksanya untuk turun dari panggung dan menghentikan ceramahnya, Haddad Alwi akhirnya menuruti permintaan mereka turun dari panggung dengan santun tanpa melakukan perlawanan.

“Baik-baik…saya akan turun… saya akan turun…”, ujar Hadad Alwi sebagaimana yang terlihat dalam video yang diunggah oleh akun @Lady_Zeebo di media sosial pada (17/12/2019).

Sukabumi 16 Desember 2019

Hadad Alwi yg diundang oleh panitia untuk ceramah & bersholawat dihentikan oleh beberapa anggota FPI, bukan warga setempat.

Hadad Alwi pun dgn santun menghentikan ceramahnya krn dipersekusi oleh FPI@wahhabicc_jabar @CH_chotimah @TheArieAir @4Y4NKZ pic.twitter.com/YARJZ1H5wX

— Lady Zeebo #NKRIHargaMati (@Lady_Zeebo) December 18, 2019

Tindakan persekusi terhadap Haddad Alwi menuai banyak kritikan dari netizen, mereka menyebut FPI telah sering melakukan aksi-aksi kekerasan atas nama agama. Mereka berpendapat aparat seharusnya menindak tegas FPI dan bahkan jika perlu organisasi semacam FPI ini dibubarkan.

Baca juga: Sempat Ditolak, Laporan FPI Soal Gus Muwafiq Diterima Bareskrim Polri

Bukan hanya netizen, beberapa tokoh juga turut berkomentar dan mengecam FPI yang mempersekusi ikon “Cinta Rasul”, Hadad Alwi.

Kader muda NU, Guntur Romli menyesalkan adanya tindak persekusi terhadap Haddad Alwi di Sukabumi. Tokoh yang lebih dikenal dengan sebutan Gun Romli itu mempertanyakan motif dibalik tindak persekusi tersebut. Gun Romli menduga ada 2 kemungkinan motif yang melatarbelakangi tindakan persekusi FPI terhadap Haddad Alwi. Pertama, tindakan tersebut merupakan wujud balas dendam dari kelompok-kelompok yang tidak terima Haddad Alwi mendukung Jokowi-Ma’ruf Amin saat kontestasi Pilpres yang lalu, atau kedua, tindakan tersebut dilakukan oleh gerakan-gerakan radikal yang anti dengan Sholawat.

“Ikut sedih & mengecam persekusi terhadap Habib Haddad Alwi Assegaf salah satu Ikon Cinta Rasul & Penyebar Shalawat di Negeri ini, apakah karena beliau dukung Jokowi Amin saat Pilpres kemudian ada kelompok-kelompok yang ingin balas dendam? Atau ada kelompok yang anti Shalawat sehingga persekusi beliau?”, cuit Gun Romli di akun twitternya.

Baca juga: Bareskrim Polri Tolak Laporan FPI soal Gus Muwafiq, Ini Alasannya

Sementara itu, Ketua Umum Cyber Indonesia Habib Muannas Alaidid mengaku geram dengan FPI yang mempersekusi Haddad Alwi. Ia bahkan telah meminta aparat kepolisian untuk turun tangan menangani kasus ini.

“Kita minta polisi turun tangan, baik Polres Sukabumi hingga Polda Jawa Barat, ini persekusi menurunkan Habib yang sedang ceramah dan sholawat, harus diperiksa pelakunya dan digali motifnya, karena kalau persekusi ini berlanjut bisa mengancam kerukunan umat beragama yang dapat memecah belah persatuan dan kesatuan, bayangkan saja ini satu agama, apalagi mereka yang beda agama,” ujar Muannas yang dikenal sebagai pelapor dalam kasus Buni Yani, Jonru serta Ratna Sarumpaet.

Senada dengan Gun Romli, Habib Muannas menduga persekusi ini digerakkan oleh kelompok-kelompok yang anti sholawat.

“Bisa jadi ada gerakan kelompok yang anti sholawat yang merupakan kelompok intoleran, sebagaimana kita tahu intoleransi di Jabar sangat tinggi, kita harus tegas melawan kelompok-kelompok Intoleran ini” ujar Habib Muannas.

Baca juga: Sekjen Gerindra ‘Ngeyel’ Desak Pemerintah Keluarkan SKT Perpanjangan FPI

Dilansir dari detikcom, Sabtu (21/12/2019), Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU) mengutuk keras peristiwa persekusi tersebut dan akan memberikan pembelaan advokasi kepada Haddad Alwi.

“(PBNU) memberikan pembelaan advokasi kepada Haddad Alwi. Kami mengutuk keras (tindakan persekusi Haddad Alwi),” kata Sekjen PBNU Helmy Faishal Zaini.

Sebelumnya pengacara Haddad Alwi mensinyalir persekusi tersebut terjadi lantaran sejumlah pihak menunduh kliennya penganut Syiah. Menurut Helmy, tuduhan itu tidak bisa dibenarkan dan telah masuk ke wilayah hukum. Helmy menyatakan pihaknya akan melaporkan kasus ini ke polisi.

“Kita (akan) melaporkan kepada polisi. Tentunya bisa melalui Polres Sukabumi. (Pelaporan) sedang diurus saya sudah komunikasi dengan Haddad Alwi barusan,” ujar Helmy.

Baca juga: Jokowi Dianggap Takut FPI, Ini Respons Istana dan Mahfud MD

Selain tudingan Syiah, terdapat dugaan lain soal penyebab pengusiran Haddad Alwi. Pelantun lagu-lagu Islami dan sholawat itu diduga membela KH Ahmad Muwafiq atau Gus Muwafiq yang dinilai telah melecehkan agama.

“Itu belum, belum (ceramah membela Gus Muwafiq). Baru sampaikan satu sholawat langsung disuruh turun. Kita mengutuk keras tindakan seperti itu. Menurut saya ini sudah masuk ke dalam ranah hukum dan polisi harus mengusut ini,” pungkas Helmy.

Rusli Qomar
Rusli Qomar

Rusli Qomar adalah seorang penulis yang berdedikasi mengulas berbagai isu seputar dunia kesehatan dan kesejahteraan (wellness). Melalui karya-karyanya, Rusli aktif menyajikan informasi yang edukatif mengenai pencegahan dan penanganan penyakit, serta membagikan tips gaya hidup sehat yang relevan dengan kebutuhan masyarakat modern.

Dengan gaya penulisan yang lugas, terstruktur, dan berbasis pada referensi tepercaya, Rusli berkomitmen untuk menyederhanakan istilah-istilah medis yang rumit agar mudah dipahami oleh pembaca umum. Fokus utamanya adalah mengajak masyarakat untuk lebih peduli terhadap kesehatan preventif, pemenuhan nutrisi harian, serta menjaga keseimbangan fisik dan mental

TagsBuni YaniCikurutugCinta RasulFPIFront Pembela IslamGun RomliGus MuwafiqHaddad AlwiHaulJokowi - Maruf AminJonrukelompok intoleranPBNUPersekusiPolda Jawa BaratPolres SukabumiRatna SarumpaetSukabumiSyiah

Related articles More from author

  • Sejumlah Perkara Hukum Habib Rizieq di Indonesia
    Nasional

    Sejumlah Perkara Hukum Habib Rizieq di Indonesia

    5 November 2020
    By Joni Sitohang
  • Sambangi NasDem Tower, Said Aqil Ngaku Simpati ke AMIN
    Nasional

    Sambangi NasDem Tower, Said Aqil Ngaku Simpati ke AMIN

    14 Januari 2024
    By Joni Sitohang
  • Sambil Nangis, Haikal Hasan Sebut Jokowi Tidak Anti Habib Rizieq, Begitu pula Sebaliknya
    Nasional

    Sambil Nangis, Haikal Hasan Sebut Jokowi Tidak Anti Habib Rizieq, Begitu pula Sebaliknya

    20 November 2020
    By Joni Sitohang
  • Massa Rizieq di Sidang Vonis Banding Ricuh, Polisi Gunakan Gas Air Mata
    Nasional

    Massa Rizieq di Sidang Vonis Banding Ricuh, Polisi Gunakan Gas Air Mata

    3 September 2021
    By Joni Sitohang
  • Ketum PBNU Ungkap Komposisi Menteri Prabowo-Gibran: Paling Tidak Separuhnya NU atau Malah Semua NU
    Nasional

    Ketum PBNU Ungkap Komposisi Menteri Prabowo-Gibran: Paling Tidak Separuhnya NU atau Malah Semua NU

    12 Juni 2024
    By Joni Sitohang
  • GP Ansor Ancam Kejar Penghina Rais Aam PBNU Miftachul Akhyar
    Nasional

    GP Ansor Ancam Kejar Penghina Rais Aam PBNU Miftachul Akhyar

    30 November 2021
    By Joni Sitohang

Leave a reply Batalkan balasan

Berita Menarik Lainnya

  • Bahaya Malas Gosok Gigi Sebelum Tidur
    Tips & Tutorial

    Bahaya Malas Gosok Gigi Sebelum Tidur

  • TIKTAK.ID - BPK Temukan Potensi Kerugian Negara di Proyek Rumah DP Nol Rupiah Anies Baswedan
    Nasional

    BPK Temukan Potensi Kerugian Negara di Proyek Rumah DP Nol Rupiah Anies Baswedan

  • Minta RUU Pemilu Tidak Diburu-buru, Dasco: Khawatir Digugat ke MK Lagi
    Nasional

    Minta RUU Pemilu Tidak Diburu-buru, Dasco: Khawatir Digugat ke MK Lagi

  • Polda Jateng Prediksi Kenaikan Arus Mudik Libur Panjang Terjadi Malam ini
    Nasional

    Polda Jateng Prediksi Kenaikan Arus Mudik Libur Panjang Terjadi Malam ini

  • Ikut Komentari Kontroversi Menag, Muhaimin: Pemerintah Tak Usah Ngatur!
    Nasional

    Ikut Komentari Kontroversi Menag, Muhaimin: Pemerintah Tak Usah Ngatur!

Redaksi

  • Jalan Kebagusan III, Perum Nuansa Kebagusan, Pasar Minggu, Jakarta Selatan
  • 0812 4664 9215
  • Hubungi Kami
  • Contact Us
  • Disclaimer
  • Privacy Policy
© Copyright 2026 TIKTAK.ID. All rights reserved.