TIKTAK.ID

Main Menu

  • Home
  • Privacy Policy
  • Contact Us
  • Disclaimer
  • Nasional
  • Olahraga
  • Selebriti
  • Teknologi
  • Tips & Tutorial
Sign in / Join

Login

Welcome! Login in to your account
Lost your password?

Lost Password

Back to login

logo

TIKTAK.ID

  • Home
  • Privacy Policy
  • Contact Us
  • Disclaimer
  • Nasional
  • Olahraga
  • Selebriti
  • Teknologi
  • Tips & Tutorial
Nasional
Home›Nasional›Mantan Pengurus FPI Dirikan Perisai Bangsa, Diawali Nobar Film PKI

Mantan Pengurus FPI Dirikan Perisai Bangsa, Diawali Nobar Film PKI

By Joni Sitohang
28 September 2021
590
0
Mantan Pengurus FPI Dirikan Perisai Bangsa, Diawali Nobar Film PKI

TIKTAK.ID – Sejumlah mantan anggota dan pengurus Front Pembela Islam (FPI) di Surabaya diketahui telah mendirikan sebuah organisasi masyarakat (Ormas) baru bernama Perisai Bangsa. Mereka menyelenggarakan deklarasi Perisai Bangsa pada Minggu (26/9/21).

Kemudian Perisai Bangsa mengatakan bakal menjaga persatuan dan mencegah perpecahan. Mereka pun mengaku tidak ingin Indonesia seperti Afghanistan yang saat ini dipimpin oleh Taliban.

“Perisai Bangsa adalah ormas yang berasaskan Pancasila dan UUD 1945,” ujar mantan Wakil Ketua FPI Surabaya, Habib Umar Al Athos, Minggu (26/9/21), seperti dilansir CNN Indonesia.

Baca juga : Said Aqil: Kelompok Teroris Salah Gunakan Kotak Amal untuk Rekrut Generasi Muda

Di Perisai Bangsa sendiri, Al Athos menjabat sebagai Ketua. Dia didampingi oleh mantan Wali Laskar FPI Surabaya, Gus Din yang kini menjabat sebagai Sekretaris ormas Perisai Bangsa.

Umar menyatakan dalam waktu dekat, Perisai Bangsa akan menggelar nonton bareng film G30S/PKI. Ia memaparkan, dalam kegiatan tersebut, Perisai Bangsa juga akan mengundang banyak tokoh masyarakat untuk berdialog.

“Mungkin akan dimulai dengan nonton bareng [G30S/PKI],” terang Umar.

Baca juga : Wuzz..! Indonesia Tembus 10 Besar Penyuntikan Vaksin Covid-19 Dunia

Umar mengklaim pihaknya sengaja mendirikan Perisai Bangsa karena enggan bergabung dengan Front Persaudaraan Islam atau yang disebut sebagai FPI gaya baru.

Umar menilai Perisai Bangsa didirikan untuk menjaga keutuhan Indonesia, serta melindungi negara dari perpecahan dan permusuhan antarsuku, agama dan golongan. Mereka pun tidak ingin Indonesia menjadi seperti Afghanistan.

“Kami ingin menghindari perpecahan antarsuku, agama dan bangsa. Jangan sampai peristiwa seperti Taliban di Afganistan juga terjadi di Indonesia,” tutur Umar.

Baca juga : Pengamat Tanggapi Tingkah Jokowi Jalan Bareng Puan Lalu Makan Bareng Ganjar

Menurut Umar, Perisai Bangsa tidak hanya beranggotakan mantan pengurus, anggota dan simpatisan FPI. Melainkan juga terbuka bagi berbagai elemen masyarakat lain.

“Perisai Bangsa juga ada yang dari elemen Nahdlatul Ulama, Muhammadiyah, Al Irsyad, dan lainnya,” jelas Umar.

Di sisi lain, Ketua Yayasan Keadilan Masyarakat Ferdinand Hutahaean menganggap pendirian organisasi itu adalah suatu hal yang unik dilakukan pentolan FPI.

Baca juga : Kemendagri Buka Suara Soal Wacana Perpanjangan Jabatan Anies dkk

“Agak janggal, aneh, dan unik. Mengapa tiba-tiba berubah haluan dan pemahaman dengan FPI yang pernah menjadi tempat mereka bernaung,” ungkap Ferdinand, mengutip JPNN.com, Minggu (26/9/21).

“Ataukah ini hanya kamuflase semata untuk menutupi gerakan yang sesungguhnya? Atau memang telah terjadi perpecahan di tubuh FPI?” sambungnya.

TagsFPIPerisai BangsaPKI

Related articles More from author

  • Polemik Perpres Investasi Miras, PA 212 Siap Turun ke Jalan
    Nasional

    Klaim Instruksi HRS, Novel Bamukmin: Saya 100% Siap Maju Cawapres untuk Jihad Konstitusional

    22 Agustus 2021
    By Joni Sitohang
  • Komnas HAM: Kasus Tewasnya Laskar FPI Belum Penuhi Unsur Pelanggaran HAM Berat
    Nasional

    Komnas HAM: Kasus Tewasnya Laskar FPI Belum Penuhi Unsur Pelanggaran HAM Berat

    11 Maret 2021
    By Joni Sitohang
  • Benarkah Jika Habib Rizieq Pulang, Bakal Langsung Ditangkap Polisi?
    Nasional

    Benarkah Jika Habib Rizieq Pulang, Bakal Langsung Ditangkap Polisi?

    28 Oktober 2020
    By Joni Sitohang
  • Mahfud MD dan Anies Baswedan Diundang ke Acara Pengganti Reuni 212
    Nasional

    Mahfud MD dan Anies Baswedan Diundang ke Acara Pengganti Reuni 212

    2 Desember 2020
    By Joni Sitohang
  • Kapolri Terbitkan Larangan Sebar Atribut dan Simbol FPI
    Nasional

    Kapolri Terbitkan Larangan Sebar Atribut dan Simbol FPI

    3 Januari 2021
    By Joni Sitohang
  • Tak Ikut Aksi 1812, Amien Rais: Sudah Cukup Ya, Saya Sudah Sepuh
    Nasional

    Tak Ikut Aksi 1812, Amien Rais: Sudah Cukup Ya, Saya Sudah Sepuh

    18 Desember 2020
    By Joni Sitohang

Leave a reply Batalkan balasan

Berita Menarik Lainnya

  • Marah Besar, Jokowi Ancam Reshuffle Kabinet Bahkan Bubarkan Lembaga Penting di Tengah Pandemi Covid-19
    Nasional

    Marah Besar, Jokowi Ancam Reshuffle Kabinet Bahkan Bubarkan Lembaga Penting di Tengah Pandemi Covid-19

  • Blusukan ke Kampung di Solo, Gibran Tempeli Rumah Warga Stiker Jokowi-Ganjar
    Nasional

    Blusukan ke Kampung di Solo, Gibran Tempeli Rumah Warga Stiker Jokowi-Ganjar

  • Imbas Kerumunan di Petamburan Berlanjut, Anies Copot Jabatan Wali Kota Jakpus
    Nasional

    Imbas Kerumunan di Petamburan Berlanjut, Anies Copot Jabatan Wali Kota Jakpus

  • Simak Kronologi Insiden Horor Angga Saputro di Liga 1
    Olahraga

    Simak Kronologi Insiden Horor Angga Saputro di Liga 1

  • General Manager Arema FC: Maraknya Turnamen Tarkam Ibarat Buah Simalakama
    Olahraga

    General Manager Arema FC: Maraknya Turnamen Tarkam Ibarat Buah Simalakama

Redaksi

  • Jalan Kebagusan III, Perum Nuansa Kebagusan, Pasar Minggu, Jakarta Selatan
  • 0812 4664 9215
  • Hubungi Kami
© Copyright 2019 TIKTAK.ID. All rights reserved.