
TIKTAK.ID – Pernyataan Menteri Agama Fachrul Razi yang mendukung perpanjangan izin ormas Front Pembela Islam (FPI) dalam Dialog Tokoh/Pimpinan Ormas Islam Tingkat Nasional di Jakarta pada Rabu (27/11/19) langsung direspons tagar #JokowitakutFPI yang mendadak trending di jagat media sosial Twitter.
Menyikapi hal ini, pihak istana melalui Juru Bicara Presiden, Fadjroel Rachman menegaskan bahwa Presiden Joko Widodo tak ikut campur soal pemberian izin perpanjangan Surat Keterangan Tedaftar (SKT) FPI yang sejatinya merupakan urusan Menko Polhukam dan Mendagri.
“Dipisahkan, pembantu presiden ialah Pak Menko Polhukam Mahfud MD dan Bapak Mendagri Tito Karnavian, kepada beliau yang bersifat teknis untuk disampaikan,” kata Fadjroel di Kompleks Istana Kepresidenan, Jakarta pada Jumat (29/11/19).
Baca juga: Ketua KPK Bingung Kasus Besar Apa yang Pernah Dilaporkan Jokowi ke KPK
Fadjroel juga mengatakan, Jokowi fokus terhadap hal-hal yang sifatnya prioritas seperti penegakan hukum dan anti-korupsi.
“Tapi Pak Jokowi ke atas, tegas mengatakan politik pemerintah adalah antikorupsi, politik pemerintah adalah menegakkan hukum setegak-tegaknya,” ujarnya.
Halaman selanjutnya…
Johan Arif adalah seorang penulis dan pemerhati dinamika sosial-politik yang berfokus mengamati perkembangan isu-isu nasional terkini. Lewat karya-karyanya, Johan menyajikan ulasan kritis dan tajam mengenai panggung politik, kebijakan publik, pergerakan tokoh figur publik, hingga fenomena-fenomena viral yang menyita perhatian publik.
Dengan pendekatan jurnalistik yang lugas dan objektif, Johan berusaha membedah latar belakang di balik setiap peristiwa hangat agar pembaca mendapatkan sudut pandang yang utuh dan berimbang. Fokus penulisan Johan adalah menghadirkan literasi politik dan sosial yang mudah dicerna, sekaligus mengajak masyarakat untuk lebih responsif dan kritis terhadap situasi yang terjadi di sekitarnya.










