TIKTAK.ID

Main Menu

  • Home
  • Privacy Policy
  • Contact Us
  • Disclaimer
  • Nasional
  • Olahraga
  • Selebriti
  • Teknologi
  • Tips & Tutorial
Sign in / Join

Login

Welcome! Login in to your account
Lost your password?

Lost Password

Back to login

logo

TIKTAK.ID

  • Home
  • Privacy Policy
  • Contact Us
  • Disclaimer
  • Nasional
  • Olahraga
  • Selebriti
  • Teknologi
  • Tips & Tutorial
Nasional
Home›Nasional›KPK Ungkap Alasan Cecar Dito Ariotedjo Soal Kunker Jokowi di Kasus Kuota Haji

KPK Ungkap Alasan Cecar Dito Ariotedjo Soal Kunker Jokowi di Kasus Kuota Haji

By Joni Sitohang
28 Januari 2026
0
0
KPK Ungkap Alasan Cecar Dito Ariotedjo Soal Kunker Jokowi di Kasus Kuota Haji

TIKTAK.ID – Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) membeberkan alasan pemeriksaan terhadap eks Menpora Dito Ariotedjo, terkait kasus korupsi pemberian kuota haji oleh eks Menag, Yaqut Cholil Qoumas.

Juru Bicara KPK, Budi Prasetyo, menyebut Dito diperiksa soal asal-usul penambahan kuota haji yang terjadi di era Presiden RI ke-7, Joko Widodo (Jokowi). Sebab, saat itu Dito ikut menemani Jokowi pergi ke Arab Saudi.

“Dalam pemeriksaan hari ini, penyidik mendalami asal-usul pemberian tambahan kuota ibadah haji dari Pemerintah Arab Saudi kepada Pemerintah Indonesia,” ungkap Budi, pada Jumat (23/1/26), seperti dilansir CNN Indonesia.

Baca juga : Kepala Daerah Kena OTT, Mendagri Singgung Pilkada dan Sistem

“Sebab, memang kami melihat, Pak Dito ini bisa menerangkan apa yang diperlukan oleh penyidik, karena memang Pak Dito pada saat itu berangkat ke Arab Saudi bersama rombongan dari Pemerintah Indonesia,” sambung Budi.

Menurut Budi, keterangan Dito dibutuhkan karena tambahan 20 ribu kuota haji berasal dari Pemerintah Arab Saudi dalam kunjungan kerja Jokowi ke Saudi. Dia mengatakan pemberian tersebut dilakukan mengingat panjangnya antrean ibadah haji reguler yang bisa mencapai 30 hingga 40 tahun.

“Atas permasalahan yang disampaikan oleh Pemerintah Indonesia kepada Pemerintah Arab itu, kemudian kita diberikan tambahan sejumlah 20 ribu,” terang Budi.

Baca juga : Kejagung-KPK Usut Dugaan Korupsi Penerbitan HGU Gula di Lahan TNI AU Usai Izin Dicabut

Oleh sebab itu, kata Budi, penyidik membutuhkan keterangan dari Dito yang mengetahui proses pra-diskresi, yakni proses pada saat pemberian kuota tambahan tersebut.

“Jadi memang Pak Dito mengetahui latar belakang asal-usul pemberian tambahan kuota ibadah haji,” ucap Budi.

Sementara itu, Dito mengeklaim dirinya diajak Jokowi saat itu, lantaran ada pembahasan perjanjian kerja sama dengan Perdana Menteri Arab Saudi, Mohammed bin Salman (MBS) termasuk di bidang olahraga.

Baca juga : Mendikdasmen: Pembelajaran di Daerah Bencana Sudah 100 Persen, Tapi Bergantian di Tenda

“Kebetulan waktu itu olahraga menjadi sektor yang Kerajaan Arab Saudi ingin bekerja sama. Jadi ada tanda tangan MOU juga. Ini MOU-nya tadi saya bawa. Untuk yang Kementerian Pemuda dan Olahraga. Kebetulan tak hanya Kemenpora, melainkan ada sejumlah kementerian dan lembaga lainnya,” ungkap Dito.

Dito melanjutkan, MBS lantas menawarkan bantuan kerja sama kepada pemerintahan Indonesia, yang salah satunya juga membahas mengenai kerja sama pelaksanaan haji.

TagsBudi PrasetyoDito AriotedjoEks MenagJokowiKasus Kuota HajiKPKKuota HajiMenteri AgamaYaqutYaqut Cholil Qoumas

Related articles More from author

  • Jokowi Beri Kabar Gembira Soal Penanganan Covid-19 di Tanah Air
    Nasional

    Jokowi Beri Kabar Gembira Soal Penanganan Covid-19 di Tanah Air

    11 Mei 2020
    By Johan Arif
  • Politisi PDIP Sebut Jokowi Bakal Ganti Airlangga hingga Prabowo
    Nasional

    Politisi PDIP Sebut Jokowi Bakal Ganti Airlangga hingga Prabowo

    20 Agustus 2022
    By Joni Sitohang
  • Lagi-lagi Jokowi Tunjuk Luhut Pimpin Penanganan Polusi Udara Jakarta
    Nasional

    Lagi-lagi Jokowi Tunjuk Luhut Pimpin Penanganan Polusi Udara Jakarta

    31 Agustus 2023
    By Joni Sitohang
  • Cek Hoaks atau Fakta, Ma'ruf Amin Sebut Presiden Jokowi Ahli Menipu Rakyat
    Nasional

    Cek Hoaks atau Fakta, Ma’ruf Amin Sebut Presiden Jokowi Ahli Menipu Rakyat

    21 Februari 2020
    By Johan Arif
  • Temui Jokowi di Istana, Budiman Sudjatmiko Bantah Bahas Reshuffle
    Nasional

    Temui Jokowi di Istana, Budiman Sudjatmiko Bantah Bahas Reshuffle

    19 Januari 2023
    By Joni Sitohang
  • Mendadak AHY Tak Lagi Bawa-bawa Nama Jokowi Soal Kudeta Demokrat
    Nasional

    Mendadak AHY Tak Lagi Bawa-bawa Nama Jokowi Soal Kudeta Demokrat

    19 Februari 2021
    By Joni Sitohang

Leave a reply Batalkan balasan

Berita Menarik Lainnya

  • Polisi Usut Video Viral Minyak Goreng 2.500 Ton Tumpah ke Laut
    Nasional

    Polisi Usut Video Viral Minyak Goreng 2.500 Ton Tumpah ke Laut

  • Yusril Minta KPU dan Partai Prima Berdamai Demi Batalkan Putusan PN Jakpus Soal Tunda Pemilu
    Nasional

    Yusril Minta KPU dan Partai Prima Berdamai Demi Batalkan Putusan PN Jakpus Soal Tunda Pemilu

  • Begini 6 Pola Hidup Sehat dan Panjang Umur Versi Jepang
    Tips & Tutorial

    Begini 6 Pola Hidup Sehat dan Panjang Umur Versi Jepang

  • Didesak Minta Maaf oleh Luhut Binsar Panjaitan, Said Didu Balas dan Bacakan Surat Balasan
    Nasional

    Didesak Minta Maaf oleh Luhut Binsar Panjaitan, Said Didu Balas dan Bacakan Surat Balasan

  • Kalah dari Pakistan, Ini Kelemahan Timnas Putri Indonesia
    Olahraga

    Kalah dari Pakistan, Ini Kelemahan Timnas Putri Indonesia

Redaksi

  • Jalan Kebagusan III, Perum Nuansa Kebagusan, Pasar Minggu, Jakarta Selatan
  • 0812 4664 9215
  • Hubungi Kami
© Copyright 2019 TIKTAK.ID. All rights reserved.