TIKTAK.ID

Main Menu

  • Home
  • Privacy Policy
  • Contact Us
  • Disclaimer
  • Nasional
  • Olahraga
  • Selebriti
  • Teknologi
  • Tips & Tutorial
Sign in / Join

Login

Welcome! Login in to your account
Lost your password?

Lost Password

Back to login

logo

TIKTAK.ID

  • Home
  • Privacy Policy
  • Contact Us
  • Disclaimer
  • Nasional
  • Olahraga
  • Selebriti
  • Teknologi
  • Tips & Tutorial
Internasional
Home›Internasional›Partai Berkuasa Zimbabwe Sebut Duta Besar AS ‘Penjahat’

Partai Berkuasa Zimbabwe Sebut Duta Besar AS ‘Penjahat’

By William Putra Wijaya
2 Agustus 2020
470
0
Partai Berkuasa Zimbabwe Sebut Duta Besar AS ‘Penjahat’

TIKTAK.ID – Partai yang berkuasa di Zimbabwe mengancam akan mengusir Duta Besar Amerika Serikat, menyebutnya “penjahat” dan menuduhnya mendanai demonstrasi anti-Pemerintah yang rencananya akan digelar pada Jumat mendatang. Namun, Amerika menyebut tuduhan itu “sangat ofensif”, tulis The Associated Press, Rabu (29/7/20).

Pemerintah Zimbabwe dalam beberapa pekan terakhir terus menuduh Kedutaan Besar Amerika mendukung aktivis anti-Pemerintah yang menumpahkan tekanan kepada Presiden Emmerson Mnangagwa di tengah merosotnya perekonomian, tuduhan korupsi dan pelanggaran hak asasi manusia.

Kedutaan Amerika membantah tuduhan ikut campur dalam politik lokal di negara Afrika selatan itu.

Juru Bicara partai yang berkuasa ZANU-PF Patrick Chinamasa pada Senin kemarin mengatakan bahwa Duta Besar Amerika, Brian Nichols dan “sekelompok gangster” harus berhenti “memobilisasi dan mendanai gangguan, mengoordinasikan kekerasan dan melatih pemberontakan. Kami tidak akan segan untuk mengusirnya.”

Dia menambahkan, “Para diplomat seharusnya tidak berperilaku seperti penjahat, dan Brian Nichols adalah penjahat.”

Kedutaan AS tidak segera mengomentari tuduhan itu. Namun diplomat top Amerika untuk Afrika, Tibor Nagy, mengatakan di Twitter: “Komentar dari #ZANUPF – walaupun sayangnya tidak mengejutkan -sangat menyinggung. Kami telah memanggil Duta Besar Zimbabwe untuk menjelaskan hal itu”.

Dalam sepekan terakhir, Menteri Informasi Monica Mutsvangwa dan Menteri Luar Negeri, Sibusiso Moyo menuduh negara-negara Barat mensponsori seorang jurnalis terkenal, Hopewell Chin’ono yang mengungkap dugaan korupsi Pemerintah, dan seorang politisi oposisi, Jacob Ngarivhume yang diduga sebagai dalang di balik demonstrasi anti-Pemerintah.

Keduanya telah ditahan selama seminggu atas tuduhan mengoorganisir protes yang direncanakan. Polisi mengatakan mereka sedang mencari beberapa aktivis dan politisi lain yang dituduh memobilisasi protes.

Kedutaan Besar Amerika dalam beberapa pekan terakhir telah berulang kali meminta Pemerintah Mnangagwa untuk menghormati hak asasi manusia.

Mnangagwa telah berjanji untuk memperbaiki hubungan dengan Amerika dan negara-negara Barat ketika ia mengambil alih kekuasaan dari almarhum Robert Mugabe pada 2017, bahkan menawarkan Presiden Donald Trump beberapa tanah untuk membangun lapangan golf di kota wisata Victoria Falls. Mnangagwa sendiri masih menanggung sanksi Amerika dengan dugaan pelanggaran.

Namun, hubungan Zimbabwe dengan Amerika saat ini menggemakan era Mugabe, ketika Duta Besar Barat secara rutin mendapat ancaman pengusiran.

TagsBerita Dunia Hari IniDemonstrasidemonstrasi anti-pemerintahDuta Besar ASEmmerson MnangagwaPartai BerkuasaPresiden ZimbabweZimbabwe

Related articles More from author

  • Trump Benar-benar Tamat, Pertama dalam Sejarah Hak Vetonya sebagai Presiden AS Diabaikan Senat
    Internasional

    Trump Benar-benar Tamat, Pertama dalam Sejarah Hak Vetonya sebagai Presiden AS Diabaikan Senat

    3 Januari 2021
    By William Putra Wijaya
  • Polisi Tembak Warga Sipil Saat Masa Karantina Corona, Picu Demonstrasi di Somalia
    Internasional

    Polisi Tembak Warga Sipil Saat Masa Karantina Corona, Picu Demonstrasi di Somalia

    28 April 2020
    By Bagas F Sinaga
  • Hindari Krisis Keuangan, Senat AS Setujui Peningkatan Jangka Pendek Pinjaman
    Internasional

    Hindari Krisis Keuangan, Senat AS Setujui Peningkatan Jangka Pendek Pinjaman

    9 Oktober 2021
    By Bagas F Sinaga
  • Taliban Deklarasikan Terbentuknya Negara ‘Imarah Islam Afghanistan’
    Internasional

    Taliban Deklarasikan Terbentuknya Negara ‘Imarah Islam Afghanistan’

    21 Agustus 2021
    By William Putra Wijaya
  • Jerman dan Prancis Ngotot Bayar Gas Rusia dengan Euro
    Internasional

    Jerman dan Prancis Ngotot Bayar Gas Rusia dengan Euro

    3 April 2022
    By William Putra Wijaya
  • Bom Mobil Tewaskan 18 Orang di Suriah
    Internasional

    Bom Mobil Tewaskan 18 Orang di Suriah

    9 Oktober 2020
    By William Putra Wijaya

Leave a reply Batalkan balasan

Berita Menarik Lainnya

  • Valid! Coret Indonesia dari Daftar Negara Berkembang, Ekonom: Ini Akal Liciknya Trump Saja
    Nasional

    Valid! Coret Indonesia dari Daftar Negara Berkembang, Ekonom: Ini Akal Liciknya Trump Saja

  • Program Unggulan Rumah DP 0 Rupiah Tidak Laku, Anies Pecat Anak Buahnya
    Nasional

    Anies Dorong Warga Jakarta Patuhi Imbauan Jokowi untuk Mulai Kerja dari Rumah

  • Gabung Clubhouse Bisa Gratis, Tak Perlu Beli Invitation
    Teknologi

    Dua Minggu Diluncurkan di Android, Clubhouse Peroleh 1 Juta Pengguna

  • TIKTAK.ID - Optimis Bakal Berkontribusi Lebih Musim Depan, Antoine Griezmann Tolak Tinggalkan Barcelona
    Olahraga

    Optimis Bakal Berkontribusi Lebih Musim Depan, Antoine Griezmann Tolak Tinggalkan Barcelona

  • RIP Kobe Bryant dan Gianna
    Olahraga

    Kabar Duka untuk Fans Berat NBA: Kobe Bryant, Selamat Jalan

Redaksi

  • Jalan Kebagusan III, Perum Nuansa Kebagusan, Pasar Minggu, Jakarta Selatan
  • 0812 4664 9215
  • Hubungi Kami
© Copyright 2019 TIKTAK.ID. All rights reserved.