TIKTAK.ID

Main Menu

  • Home
  • Privacy Policy
  • Contact Us
  • Disclaimer
  • Nasional
  • Olahraga
  • Selebriti
  • Teknologi
  • Tips & Tutorial
Sign in / Join

Login

Welcome! Login in to your account
Lost your password?

Lost Password

Back to login

logo

TIKTAK.ID

  • Home
  • Privacy Policy
  • Contact Us
  • Disclaimer
  • Nasional
  • Olahraga
  • Selebriti
  • Teknologi
  • Tips & Tutorial
Internasional
Home›Internasional›China Harap Hubungannya dengan AS Kembali Pulih Saat Biden Gantikan Trump

China Harap Hubungannya dengan AS Kembali Pulih Saat Biden Gantikan Trump

By William Putra Wijaya
10 Desember 2020
518
0
Menteri Luar Negeri China, Wang Yi

TIKTAK.ID – Berbicara di hadapan sekelompok pemimpin bisnis dari perusahaan Amerika, Menteri Luar Negeri China menyatakan harapannya agar kebijakan AS “kembali ke objektivitas dan rasionalitas” setelah pemerintahan Joe Biden mulai bekerja.

Menteri Luar Negeri China, Wang Yi menyerukan agar kedua negara memulai kembali pembicaraan di semua tingkatan, setelah hubungan memburuk selama kepemimpinan Presiden Donald Trump. Dia juga menyarankan pertukaran persahabatan antara bisnis, media dan tokoh politik dapat memungkinkan kedua belah pihak untuk “sepenuhnya bekerja sama di berbagai bidang seperti pengelolaan pandemi, pemulihan ekonomi dan perubahan iklim”, seperti yang dilaporkan RTnews, Senin (7/12/20).

Wang menyatakan bahwa pintu China terbuka lebar setiap saat untuk berdialog dengan pemerintahan baru AS, apakah terkait persoalan komprehensif, jangka panjang, strategis atau spesifik, berharap bahwa “transisi yang stabil” dari hubungan Washington-Beijing akan memungkinkan “kembali ke objektivitas dan rasionalitas”.

Wang juga siap untuk membuatkan mereka peta jalan untuk memelihara dan mengembangkan hubungan bilateral.

Wang menyadari bahwa masalah global yang paling mendesak saat ini adalah mengatasi pandemi Covid-19 dan menawarkan untuk memberikan bantuan kepada AS dengan berbagi pendekatannya untuk mengatasi virus dan menyediakan pasokan medis.

Pernyataan itu muncul setelah dilaporkan bahwa Jeffrey Prescott, mantan pejabat Dewan Keamanan Nasional pemerintahan Obama, akan ditetapkan untuk menjadi orang penting Biden di China. Prescott dianggap lebih suka mengambil pendekatan yang keras tapi tenang terhadap Beijing dan, pada Juni lalu, dia menyatakan bahwa “Trump telah berbicara keras tentang China, tetapi pertanyaannya bukanlah berbicara keras tetapi apakah Anda mendapatkan hasil atau tidak”.

Harapan Wang tentu sangat beralasan, sebab selama pemerintahan Trump, China dan AS selalu berseteru, mulai dari masalah perdagangan, virus Covid-19, masalah HAM Muslim Uighur, masalah Hong Kong, dan terakhir masalah di Taiwan.

Bahkan tekanan AS terhadap China di masa-masa akhir jabatan Trump semakin gencar dilakukan. Yang terbaru, AS sedang menyiapkan sanksi kepada setidaknya selusin pejabat China yang diduga terlibat dalam diskualifikasi Biejing terhadap oposisi terpilih di Hong Kong.

Langkah itu, akan disusul dengan sanksi terhadap pejabat dari Partai Komunis China (PKC) karena pemerintahan Presiden Trump ingin mempertahankan tekanannya terhadap Beijing pada minggu-minggu terakhir masa jabatannya, sebelum Presiden terpilih Joe Biden mengambil alih posisinya pada 20 Januari.

TagsAmerika SerikatBerita Dunia Hari IniChinaDonald TrumpJoe BidenKonflik AS-ChinaMenteri Luar Negeri ChinaWang Yi

Related articles More from author

  • Pria Penentang Vaksin Ini Meninggal karena Covid-19
    Internasional

    Pria Penentang Vaksin Ini Meninggal karena Covid-19

    26 Juli 2021
    By William Putra Wijaya
  • Pembicaraan Damai Afghanistan-Taliban Kembali Membentur Tembok
    Internasional

    Pembicaraan Damai Afghanistan-Taliban Kembali Membentur Tembok

    18 Agustus 2020
    By Bagas F Sinaga
  • Terbongkar, Jaringan Informan CIA Runtuh
    Internasional

    CIA Jadwalkan Rapat Mingguan Fokus pada Misinya di China

    24 Oktober 2021
    By William Putra Wijaya
  • Langgar Protokol Kesehatan, Sejumlah Petinggi Irlandia Mundur Berombongan
    Internasional

    Langgar Protokol Kesehatan, Sejumlah Petinggi Irlandia Mundur Berombongan

    24 Agustus 2020
    By William Putra Wijaya
  • Setelah 15 Tahun, Hamas-Fatah Sepakat Adakan Pemilu Nasional di Palestina
    Nasional

    Setelah 15 Tahun, Hamas-Fatah Sepakat Adakan Pemilu Nasional di Palestina

    25 September 2020
    By William Putra Wijaya
  • Susi Angkat Suara Terkait Klaim China Atas Pulau Natuna
    Nasional

    Soal Polemik Natuna, Prabowo Sebut China Sahabat, Susi: Maling Ikan Bukan Sahabat dan Tak Ada Hubungannya dengan Investasi

    5 Januari 2020
    By

Leave a reply Batalkan balasan

Berita Menarik Lainnya

  • Pendukung Trump Bentrok dengan Kelompok Tandingan
    Internasional

    Pendukung Trump Bentrok dengan Kelompok Tandingan

  • Kabinet Indonesia Maju 2019 - 2024
    Nasional

    Hasil Survei: Airlangga Terpopuler, Yasonna Laoly Layak Direshuffle, Susi Pantas Balik ke Kabinet

  • PA 212 Serukan Pengikut HRS Jihad Lawan Kezaliman di Medsos
    Nasional

    PA 212 Serukan Pengikut HRS Jihad Lawan Kezaliman di Medsos

  • Apresiasi Langkah Menag Soal Baha'i, Pemerintah Dituntut Terus Lindungi Minoritas
    Nasional

    Apresiasi Langkah Menag Soal Baha’i, Pemerintah Dituntut Terus Lindungi Minoritas

  • Mahfud Batalkan Rakor, Hindari Isu Penundaan Pemilu Jadi Makin Liar
    Nasional

    Mahfud Batalkan Rakor, Hindari Isu Penundaan Pemilu Jadi Makin Liar

Redaksi

  • Jalan Kebagusan III, Perum Nuansa Kebagusan, Pasar Minggu, Jakarta Selatan
  • 0812 4664 9215
  • Hubungi Kami
© Copyright 2019 TIKTAK.ID. All rights reserved.