TIKTAK.ID

Main Menu

  • Home
  • Privacy Policy
  • Contact Us
  • Disclaimer
  • Nasional
  • Olahraga
  • Selebriti
  • Teknologi
  • Tips & Tutorial
Sign in / Join

Login

Welcome! Login in to your account
Lost your password?

Lost Password

Back to login

logo

TIKTAK.ID

  • Home
  • Privacy Policy
  • Contact Us
  • Disclaimer
  • Nasional
  • Olahraga
  • Selebriti
  • Teknologi
  • Tips & Tutorial
Nasional
Home›Nasional›Terkait Kasus Terorisme Lampung, ‘Polisi Cinta Sunnah’ Jadi Akses Pasok Persenjataan

Terkait Kasus Terorisme Lampung, ‘Polisi Cinta Sunnah’ Jadi Akses Pasok Persenjataan

By Joni Sitohang
20 November 2022
577
0
Terkait Kasus Terorisme Lampung, 'Polisi Cinta Sunnah' Jadi Akses Pasok Persenjataan

TIKTAK.ID– Negara Islam Indonesia (NII) Crisis Center, Ken Setiawan, buka suara soal kelompok “Polisi Cinta Sunnah” terkait kasus terorisme yang diduga melibatkan anggota Polri di Lampung.

Untuk diketahui, Densus 88 Antiteror Polri telah menangkap dua anggota Polda Lampung, lantaran diduga memasok amunisi senjata api kepada kelompok teroris.

Menurut Ken, penangkapan ini membuktikan kalau terdapat upaya infiltrasi kelompok teroris ke tubuh aparat. Dia menjelaskan, tujuannya supaya mereka punya akses persenjataan. Dia lantas menyatakan dua anggota Polda Lampung tersebut sudah bergabung dengan kelompok “Polisi Cinta Sunnah” jaringan Salafi Wahabi yang melakukan infiltrasi ke dalam tubuh aparat.

Baca juga : Reaksi Kaesang dan Gibran Usai Foto Iriana dan Ibu Negara Korsel Jadi Bahan Olokan

“Saat ini, muncul fenomena unik di internal kepolisian dengan istilah Polisi Cinta Sunnah, yakni salah satu cara infiltrasi paham Salafi Wahabi ke tubuh kepolisian,” ungkap Ken, seperti dilansir CNNIndonesia.com, pada Rabu (16/11/22).

Ken mengatakan bahwa ada banyak polisi yang terpapar radikalisme akibat belajar dengan guru yang salah. Dia menyebut mereka juga keliru mengundang penceramah dan mengikuti tokoh-tokoh Salafi Wahabi.

Ken menjelaskan, fenomena “Polisi Cinta Sunnah” merupakan benalu atau parasit di tubuh kepolisian. Dia menilai mereka terlihat rajin ibadah dan jargon memurnikan tauhid serta kembali kepada Alquran dan Sunnah.

Baca juga : Muspimnas PMII Ricuh, Cak Imin dan Sejumlah Tokoh Dievakuasi

Imbasnya, kata Ken, banyak polisi yang tiba-tiba menyalahkan dan membid’ahkan masyarakat lantaran berbeda paham. Bahkan, mengafirkan orang lain yang tak sepaham dan akhirnya mengundurkan diri karena menjadi polisi dinilai bertentangan dengan hati nurani.

“Jumlah pengikut media sosial Polisi Cinta Sunnah yang saat ini berganti nama menjadi Pembelajar Cinta Sunnah mencapai sekitar 170 ribu orang (follower),” terang Ken.

Ken menyatakan foto-foto anggota polisi bercelana cingkrang dan berjenggot yang mulanya menghiasi laman medsos (Instagram), kini telah banyak dihapus, lalu diganti dengan konten hadis dan ayat-ayat kitab suci. Ken mengaku khawatir bila fenomena Polisi Cinta Sunnah tak dianggap sebagai ancaman, maka bukan tidak mungkin kasus yang ada di Polda Lampung akan terjadi di wilayah lain.

Baca juga : Ma’ruf Amin Sebut Amerika dan China Mulai Berdialog, KTT G-20 di Bali Berhasil?

Oleh sebab itu, lanjut Ken, harus ada antisipasi yang dilakukan oleh Polri mengenai penyusupan gerakan radikalisme ini. Dia juga berpendapat perlu ada ketegasan dari pimpinan Polri untuk melakukan pembinaan personel di lapangan, sehingga tidak terpapar paham terorisme.

TagsDensus 88Polisi Cinta SunnahTerorisme

Related articles More from author

  • Diduga Terkait Pendanaan Terorisme, Densus 88 Sita Ribuan Kotak Amal Syam Organizer
    Nasional

    Diduga Terkait Pendanaan Terorisme, Densus 88 Sita Ribuan Kotak Amal Syam Organizer

    17 Agustus 2021
    By Joni Sitohang
  • Fadli Zon Desak Densus 88 Dibubarkan, Begini Respons Kadensus
    Nasional

    Fadli Zon Desak Densus 88 Dibubarkan, Begini Respons Kadensus

    13 Oktober 2021
    By Joni Sitohang
  • Namanya Disebut di Surat Wasiat Teroris Mabes Polri, Begini Kata Ahok
    Nasional

    Namanya Disebut di Surat Wasiat Teroris Mabes Polri, Begini Kata Ahok

    3 April 2021
    By Johan Arif
  • 14 Orang Teroris dari Jaringan Jamaah Islamiyah Ditangkap di 3 Provinsi
    Nasional

    14 Orang Teroris dari Jaringan Jamaah Islamiyah Ditangkap di 3 Provinsi

    20 Desember 2021
    By Joni Sitohang
  • 2 Tersangka Teroris JAD di Lombok Timur Diciduk Densus 88
    Nasional

    2 Tersangka Teroris JAD di Lombok Timur Diciduk Densus 88

    22 Oktober 2023
    By Joni Sitohang
  • Pengadilan Turki Vonis Anggota Konsulat AS dengan Tuduhan Terlibat Terorisme
    Internasional

    Pengadilan Turki Vonis Anggota Konsulat AS dengan Tuduhan Terlibat Terorisme

    14 Juni 2020
    By William Putra Wijaya

Leave a reply Batalkan balasan

Berita Menarik Lainnya

  • Gerindra Dorong Penurunan Ambang Batas Pencalonan Presiden dari 20% Jadi 0%
    Nasional

    Gerindra Dorong Penurunan Ambang Batas Pencalonan Presiden dari 20% Jadi 0%

  • Usai 'Hellbound', Yoo Ah In Bintangi Drama 'Goodbye Earth'
    Selebriti

    Usai ‘Hellbound’, Yoo Ah In Bintangi Drama ‘Goodbye Earth’

  • Instagram Uji Coba Fitur Candid Challenges, Mirip BeReal
    Teknologi

    Instagram Rilis 3 Fitur Baru untuk Reels

  • Usai Gatot Nurmantyo Cs Ditolak, Kini PSI hingga Hanura Bersatu Gugat Ambang Batas Capres
    Nasional

    Usai Gatot Nurmantyo Cs Ditolak, Kini PSI hingga Hanura Bersatu Gugat Ambang Batas Capres

  • Gojek Gandeng Jejak.in, Luncurkan GoGreener Carbon Offset
    Teknologi

    Gojek Gandeng Jejak.in, Luncurkan GoGreener Carbon Offset

Redaksi

  • Jalan Kebagusan III, Perum Nuansa Kebagusan, Pasar Minggu, Jakarta Selatan
  • 0812 4664 9215
  • Hubungi Kami
© Copyright 2019 TIKTAK.ID. All rights reserved.