TIKTAK.ID

Main Menu

  • Home
  • Privacy Policy
  • Contact Us
  • Disclaimer
  • Nasional
  • Olahraga
  • Selebriti
  • Teknologi
  • Tips & Tutorial
Sign in / Join

Login

Welcome! Login in to your account
Lost your password?

Lost Password

Back to login

logo

TIKTAK.ID

  • Home
  • Privacy Policy
  • Contact Us
  • Disclaimer
  • Nasional
  • Olahraga
  • Selebriti
  • Teknologi
  • Tips & Tutorial
Nasional
Home›Nasional›Kemenhan Larang Jajarannya Gunakan Zoom, Instruksi Prabowo?

Kemenhan Larang Jajarannya Gunakan Zoom, Instruksi Prabowo?

By Joni Sitohang
29 April 2020
974
0
Kemenhan Larang Jajarannya Gunakan Zoom, Instruksi Prabowo?

TIKTAK.ID – Zoom kini menjadi aplikasi populer di dunia untuk rapat online semenjak virus Corona (Covid-19) merebak, tak terkecuali di Indonesia. Meski begitu, Zoom dinilai berbahaya karena tidak ada jaminan keamanan data.

Oleh sebab itu, Kementerian Pertahanan (Kemenhan) melarang seluruh pegawai di lingkungannya menggunakan aplikasi Zoom untuk rapat online. Larangan tersebut tertuang dalam Surat Edaran Nomor SE/57/IV/2020 yang ditandatangani oleh Sekretaris Jendral Kementerian Pertahanan, Laksamana Madya Agus Setiadji.

Ketika dikonfirmasi, Staf Khusus Menteri Pertahanan Bidang Komunikasi Publik dan Hubungan Antar Lembaga, Dahnil Anzar Simanjuntak membenarkan adanya surat edaran tersebut.

Baca juga : Haikal Hassan Blak-blakan Ungkit Pilpres 2019 Lalu, Beberkan Alasan Dukung Prabowo

“Benar,” ujar Dahnil, seperti dilansir CNN Indonesia, Sabtu (25/4/20).

Salah satu poin yang tertulis dari surat edaran Kemenhan adalah tidak adanya jaminan keamanan data dari pihak penyedia aplikasi Zoom, karena aplikasi tersebut bersifat terbuka.

Surat edaran itu lantas menginstruksikan setiap Kepala Satuan Kerja (Kasatker) atau Kepala Subsatuan kerja (Kasubsatker) di Kemenhan untuk menggunakan alternatif video teleconference di luar Zoom untuk kepentingan rapat virtual.

Baca juga : PKS: Prabowo Sudah Menjadi Pribadi yang Berbeda Sejak Jadi Menteri Pertahanan

Atas larangan tersebut, Agus Setiadji meminta Kepala Pusat Data dan Informasi Kemhan menyiapkan dukungan video teleconference yang aman dan dapat digunakan sebagai alternatif dalam komunikasi jajaran pimpinan selama pandemi virus Corona (Covid-19).

Sebelumnya, lembaga riset The Citizen Lab mengungkapkan Zoom tidak menggunakan fitur end-to-end encryption yang terstandarisasi. Hal itu merupakan fitur keamanan, sehingga yang bisa melihat atau membaca konten hanya pengirim dan penerima.

Bahkan The Citizen Lab memberi rekomendasi agar Pemerintah tidak menggunakan aplikasi ini untuk rapat online yang bersifat penting dan rahasia. Mereka juga menganjurkan aplikasi Zoom hanya untuk kegiatan komunikasi antar teman, seperti dilansir dari BBC, Senin (20/4/20).

Baca juga : Postingan Jokowi di Medsos Soal RUU Cipta Kerja Mendadak Dihapus dan Diralat, Ada yang Salah Pak?

Masalah lain yang dihadapi Zoom adalah Zoombombing. Ini adalah aksi penyusupan oleh peserta tak diundang ke rapat online, untuk mengacaukan rapat dengan ujaran kebencian atau menampilkan video pornografi dan lainnya.

Sejumlah lembaga negara dan korporasi telah melarang penggunaan aplikasi Zoom. Salah satunya Taiwan, yang melarang pegawai pemerintahnya menggunakan aplikasi rapat online ini.

Selain itu, perusahaan Google juga melarang aplikasi Zoom di komputer atau laptop karyawan yang dipakai untuk bekerja.

TagsCoronaCOVID-19Dahnil Anzar SimanjuntakInstruksi PrabowoKemenhanPrabowoZoom

Related articles More from author

  • Risma Jadi Mensos, Pemerintah Kebut Bansos: Anak Usia Dini dan Ibu Hamil dalam Setahun Dapat 3 Juta, Lansia 2,4 Juta
    Nasional

    Risma Jadi Mensos, Pemerintah Kebut Bansos: Anak Usia Dini dan Ibu Hamil dalam Setahun Dapat 3 Juta, Lansia 2,4 Juta

    10 Januari 2021
    By Joni Sitohang
  • Bikin Lega! 238 WNI dari Wuhan yang Dikarantina di Natuna Dinyatakan Sehat dan Siap Dipulangkan
    Nasional

    Bikin Lega! 238 WNI dari Wuhan yang Dikarantina di Natuna Dinyatakan Sehat dan Siap Dipulangkan

    15 Februari 2020
    By Johan Arif
  • Gus Hotman Bocorkan Pesan WA Anies Baswedan Turuti Permintaannya Soal PSBB DKI
    Nasional

    Gus Hotman Bocorkan Pesan WA Anies Baswedan Soal PSBB DKI

    15 September 2020
    By Joni Sitohang
  • Prabowo Sebut 'PKB Harus Diawasi', Cak Imin Yakin Hanya Bercanda
    Nasional

    Prabowo Sebut ‘PKB Harus Diawasi’, Cak Imin Yakin Hanya Bercanda

    8 Januari 2026
    By Joni Sitohang
  • Anggota DPR Positif Corona Meninggal Dunia, MPR Minta Jokowi Segera Lockdown Jakarta
    Nasional

    Anggota DPR Meninggal Karena Corona, MPR Minta Jokowi Segera Lockdown Jakarta

    29 Maret 2020
    By Joni Sitohang
  • Larang Kadernya Bahas Pilpres 2024, Ketum Demokrat: Rakyat Sedang Susah
    Nasional

    Larang Kadernya Bahas Pilpres 2024, Ketum Demokrat: Rakyat Sedang Susah

    22 Agustus 2021
    By Joni Sitohang

Leave a reply Batalkan balasan

Berita Menarik Lainnya

  • Internasional

    Senat AS Sepakat Sidang Pemakzulan Trump Ditunda ke Bulan Depan

  • TIKTAK.ID - Tanggapi 3 Syarat Habib Rizieq Bisa Pulang Cepat, Munarman: Ini Bukti Negara Memang Otoriter dan Zalim
    Nasional

    Tanggapi 3 Syarat Habib Rizieq Bisa Pulang Cepat, Munarman: Ini Bukti Negara Memang Otoriter dan Zalim

  • Jokowi Kumpulkan Kepala Daerah, Pascatemuan Kasus Omicron Perdana di Indonesia
    Nasional

    Jokowi Larang Ekspor CPO, Dunia di Ambang Krisis Minyak Goreng

  • Waspadai Dampak Konsumsi Vitamin Berlebihan, Bisa Alergi
    Tips & Tutorial

    Waspadai Dampak Konsumsi Vitamin Berlebihan, Bisa Alergi

  • Cetak Sejarah, Michelle Yeoh Jadi Wanita Asia Pertama yang Menang Aktris Terbaik Oscar
    Selebriti

    Cetak Sejarah, Michelle Yeoh Jadi Wanita Asia Pertama yang Menang Aktris Terbaik Oscar

Redaksi

  • Jalan Kebagusan III, Perum Nuansa Kebagusan, Pasar Minggu, Jakarta Selatan
  • 0812 4664 9215
  • Hubungi Kami
© Copyright 2019 TIKTAK.ID. All rights reserved.