TIKTAK.ID

Main Menu

  • Home
  • Nasional
  • Olahraga
  • Selebriti
  • Teknologi
  • Tips & Tutorial

logo

TIKTAK.ID

  • Home
  • Nasional
  • Olahraga
  • Selebriti
  • Teknologi
  • Tips & Tutorial
Tips & Tutorial
Home›Tips & Tutorial›Cegah Terjangkit Virus Corona, Saatnya Stop Konsumsi Daging Hewan Liar

Cegah Terjangkit Virus Corona, Saatnya Stop Konsumsi Daging Hewan Liar

By Hendra Setiawan
3 Februari 2020
982
0
Konsumsi Hewan Liar

TIKTAK.ID – Investigasi Journal of Medical Virology menyebutkan, saat ini wabah virus Corona tengah menyerang belasan negara dan sumbernya berasal dari luar negeri. Akan tetapi, hasil investigasi tersebut langsung ditampik oleh peneliti dari Pasteur Institute of Shanghai, Tiongkok. Alih-alih menyatakan dari luar negeri, mereka yakin wabah virus Corona tersebut juga berpotensi terjadi akibat mengonsumsi daging hewan liar, baik di Tiongkok sendiri maupun di negara yang bersangkutan.

Tiongkok disebut bukan satu-satunya negara yang memiliki kebiasaan mengonsumsi daging hewan liar. Banyak warga negara di seluruh belahan dunia juga memiliki kebiasaan yang sama, termasuk di Indonesia.

Jadi pemicu wabah virus Corona, kenapa daging hewan liar tetap digemari?

Pasar Huanan disebut menjadi tempat awal munculnya wabah virus Corona yang terjadi belakangan ini. Di pasar ini tidak dijual makanan laut saja, namun juga 112 jenis hewan liar. Mulai dari tikus, ular, kelelawar, landak, bahkan burung merak.

Baca juga: Tubuh Sehat dan Usia Muda Tak Jamin Kebal Virus Corona

Selain itu, Pasar Huanan juga menyediakan makanan olahan dari daging hewan liar tersebut. Parahnya, makanan yang menjadi favorit pengunjung di sana adalah sup kelelawar, yang ditengarai sebagai pemicu awal tersebarnya wabah virus Corona.

Peneliti asal Tiongkok di University of Waterloo Kanada, Zhengzhong Si mengatakan ada beberapa alasan pasar hewan bisa berkembang. Di antaranya adalah:

1. Menjadi simbol kekayaan
Zhengzhong Si menyatakan daging hewan liar disebut sebagai simbol kekayaan. Hal ini karena daging hewan liar dijual dengan harga relatif mahal dan sulit didapatkan.

Baca juga: Disorot Dunia, China Pilih Isolasi Kota Wuhan, Biang Asal Muasal Munculnya Virus Corona

2. Rasa penasaran wisatawan
Para wisatawan yang penasaran menjadi faktor bertumbuhnya pasar hewan liar ini. Tak dapat dipungkiri lagi keberadaan pasar hewan menjadi daya tarik tersendiri bagi para wisatawan dari luar negeri. Sehingga, apabila mereka terserang wabah virus Corona di pasar hewan liar tersebut, maka risikonya akan semakin besar ketika mereka kembali ke tempat asal.

3. Dianggap sebagai makanan lezat dan ciri khas wilayah
Bagi sebagian wisatawan, masakan berbahan daging hewan liar dianggap makanan lezat dan ciri khas dari wilayah yang mereka kunjungi.

Banyak juga yang menganggap bahwa hewan liar lebih banyak kandungan nutrisinya ketimbang hewan ternak. Hal ini karena hewan liar hidup secara alamiah, tanpa campur tangan manusia.

4. Jadi bahan obat tradisional
Daging hewan liar kerap dijadikan bahan pengobatan tradisional di Tiongkok. Bahkan banyak yang percaya daging hewan liar dapat meningkatkan sistem kekebalan tubuh dan menyembuhkan berbagai penyakit.

TagsCoronadaging anjingDaging KelelawarDaging TikusHewan LiarVirus Corona

Related articles More from author

  • Kapolri Tinjau Pelaksanaan Vaksinasi Covid-19 Tahap II 36.292 Personel Polda Jabar
    Nasional

    Kapolri Tinjau Pelaksanaan Vaksinasi Covid-19 Tahap II 36.292 Personel Polda Jabar

    17 Maret 2021
    By Joni Sitohang
  • Soal Penanganan Corona, Sandiaga: Saya Siap Ikuti Apapun Keputusan Presiden Jokowi
    Nasional

    Soal Penanganan Corona, Sandiaga: Saya Siap Ikuti Apapun Keputusan Presiden Jokowi

    6 April 2020
    By Joni Sitohang
  • MK Tolak Permohonan Amien Rais cs terkait Uji Materi Perppu Corona Jokowi
    Nasional

    MK Tolak Permohonan Amien Rais cs terkait Uji Materi Perppu Corona Jokowi

    23 Juni 2020
    By Joni Sitohang
  • Anies: Separuh Warga Jakarta Pernah Terinfeksi Corona
    Nasional

    Anies: Separuh Warga Jakarta Pernah Terinfeksi Corona

    20 Juli 2021
    By Joni Sitohang
  • Tips Sederhana Atasi Cemas Berlebih Akibat Corona
    Tips & Tutorial

    Tips Sederhana Atasi Cemas Berlebih Akibat Corona

    18 Maret 2020
    By Hendra Setiawan
  • UEFA Ancam Hukum Berat Liga yang Hentikan Musim Lebih Dini
    Olahraga

    UEFA Ancam Hukum Berat Liga yang Hentikan Musim Lebih Dini

    4 April 2020
    By Mahdi Yahya

Leave a reply Batalkan balasan

Berita Menarik Lainnya

  • Bayern Munich Libas Barcelona 8-2, Lagi-lagi Thomas Mueller Biang Keladinya
    Olahraga

    Bayern Munich Libas Barcelona 8-2, Lagi-lagi Thomas Mueller Biang Keladinya

  • Usai 27 Tahun, Kerja Sama Pirelli-Inter Milan Berakhir
    Olahraga

    Usai 27 Tahun, Kerja Sama Pirelli-Inter Milan Berakhir

  • Rektorat Panggil BEM UI Soal Meme Jokowi, Ulil: Baru 2 Periode Sudah Gini, Apalagi 3 Periode
    Nasional

    Rektorat Panggil BEM UI Soal Meme Jokowi, Ulil: Baru 2 Periode Sudah Gini, Apalagi 3 Periode

  • Soal Peluang Kerja Sama PDIP-Gerindra, Bakal Usung Ganjar-Prabowo atau Prabowo-Ganjar?
    Nasional

    Soal Peluang Kerja Sama PDIP-Gerindra, Bakal Usung Ganjar-Prabowo atau Prabowo-Ganjar?

  • TIKTAK.ID - Prabowo Bakal Negosiasi dengan Menhan Filipina Soal WNI yang Ditahan Abu Sayyaf
    Nasional

    Prabowo Bakal Negosiasi dengan Menhan Filipina Soal WNI yang Ditahan Abu Sayyaf

Redaksi

  • Jalan Kebagusan III, Perum Nuansa Kebagusan, Pasar Minggu, Jakarta Selatan
  • 0812 4664 9215
  • Hubungi Kami
  • Contact Us
  • Disclaimer
  • Privacy Policy
© Copyright 2026 TIKTAK.ID. All rights reserved.