TIKTAK.ID

Main Menu

  • Home
  • Privacy Policy
  • Contact Us
  • Disclaimer
  • Nasional
  • Olahraga
  • Selebriti
  • Teknologi
  • Tips & Tutorial
Sign in / Join

Login

Welcome! Login in to your account
Lost your password?

Lost Password

Back to login

logo

TIKTAK.ID

  • Home
  • Privacy Policy
  • Contact Us
  • Disclaimer
  • Nasional
  • Olahraga
  • Selebriti
  • Teknologi
  • Tips & Tutorial
Teknologi
Home›Teknologi›Twitter Uji Coba Fitur Safety Mode untuk Blokir Otomatis Ujaran Kebencian

Twitter Uji Coba Fitur Safety Mode untuk Blokir Otomatis Ujaran Kebencian

By Alfan Mahardika
7 September 2021
436
0
Twitter Uji Coba Fitur Safety Mode untuk Blokir Otomatis Ujaran Kebencian

TIKTAK.ID – Twitter diketahui tengah menguji coba fitur keamanan baru bernama Safety Mode. Fitur tersebut dapat dimanfaatkan pengguna untuk memblokir akun yang mengirimkan pelecehan dan ujaran kebencian secara otomatis.

Ketika pengguna mengaktifkan fitur Safety Mode, maka sistem Twitter akan memblokir akun secara otomatis selama tujuh hari, bila ketahuan mengirimkan cuitan berisi ujaran kebencian atau mengirimkan balasan secara berulang-ulang.

“Saat fitur ini diaktifkan di Settings, sistem kami akan menilai kemungkinan engagement negatif dengan mempertimbangkan konten Tweet dan hubungan antara penulis Tweet dengan akun yang membalas,” ujar Senior Product Manager Twitter, Jarrod Doherty, melalui blog Twitter, seperti dikutip detik.com dari The Verge, Jumat (3/9/21).

“Teknologi kami akan mempertimbangkan hubungan yang telah ada. Jadi akun yang kalian ikuti atau sering berinteraksi tidak akan diblokir secara otomatis,” imbuh Jarrod.

Fitur Safety Mode sendiri kini masih diuji coba secara terbatas melibatkan “feedback group” di iOS, Android, dan Twitter.com. Uji coba tersebut pun saat ini mengutamakan akun jurnalis perempuan dan anggota kelompok marjinal. Namun hal itu akan diperluas dalam beberapa bulan ke depan.

Nantinya, akun yang telah diblokir secara otomatis tak akan bisa mengikuti akun pengguna yang memblokir, melihat cuitan, atau mengirimkan direct message selama satu minggu. Akan tetapi, bila sistem Twitter melakukan kesalahan dan memblokir akun yang tidak bermasalah, maka pengguna dapat mencabut blokirnya kapan saja melalui pengaturan.

“Kami juga akan secara teratur mengawasi akurasi sistem Safety Mode, demi meningkatkan kemampuan deteksi kami,” terang Jarrod.

Sekadar informasi, Twitter pertama kali memamerkan Safety Mode pada bulan Februari, namun ketika itu mereka belum mengungkap kapan fitur tersebut diluncurkan.

Fitur ini dapat melengkapi fitur keamanan Twitter lainnya, yaitu menyembunyikan balasan, membatasi akun yang boleh membalas cuitan, serta mengeluarkan peringatan jika pengguna berencana mengirimkan cuitan yang berpotensi melecehkan.

Seperti diketahui, walaupun sudah mengenalkan deretan fitur keamanan, namun pelecehan dan ujaran kebencian masih menjadi masalah besar bagi Twitter. Salah satunya, kasus komentar rasis yang menimpa tiga pemain kulit hitam tim nasional Inggris usai kalah di final Piala Euro 2020.

Tagsfitur baru twitterPemblokiran kontensafety modetwitterUjaran Kebencian

Related articles More from author

  • Banjir Surabaya, Netizen Salahkan Anies
    Nasional

    Nasib Anies Benar-Benar Sial, Surabaya Banjir pun Dia yang Disalahkan

    16 Januari 2020
    By Adam Humain
  • Usai Bikin Fitur Mirip Clubhouse, Twitter Kembangkan Podcast
    Teknologi

    Usai Bikin Fitur Mirip Clubhouse, Twitter Kembangkan Podcast

    8 Maret 2022
    By Alfan Mahardika
  • Kapolri Minta Jajarannya Tegas Proses Ujaran Kebencian dan Rasisme Meski Pelakunya Pendukung Jokowi
    Nasional

    Kapolri Minta Jajarannya Tegas Proses Ujaran Kebencian dan Rasisme Meski Pelakunya Pendukung Jokowi

    18 Februari 2021
    By Joni Sitohang
  • Elon Musk Jadi Pemilik Saham Eksternal Terbesar Twitter
    Teknologi

    Elon Musk Jadi Pemilik Saham Eksternal Terbesar Twitter

    6 April 2022
    By Alfan Mahardika
  • Elon Musk Ungkap Alasan Ingin Beli Seluruh Saham Twitter
    Teknologi

    Elon Musk Ungkap Alasan Ingin Beli Seluruh Saham Twitter

    28 April 2022
    By Alfan Mahardika
  • Elon Musk: Twitter Akan Berbagi Pendapatan Iklan dengan Kreator
    Teknologi

    Elon Musk: Twitter Akan Berbagi Pendapatan Iklan dengan Kreator

    6 Februari 2023
    By Alfan Mahardika

Leave a reply Batalkan balasan

Berita Menarik Lainnya

  • Anies Usul Pelajar yang Ikut Unjuk Rasa 'Peduli Bangsa' Diberi Tugas Bahas UU Cipta Kerja
    Nasional

    Anies Usul Pelajar yang Ikut Unjuk Rasa ‘Peduli Bangsa’ Diberi Tugas Bahas UU Cipta Kerja

  • Restu Jokowi untuk Capres-Cawapres 2024: Bawa Berkah atau Bikin Kalah?
    Nasional

    Restu Jokowi untuk Capres-Cawapres 2024: Bawa Berkah atau Bikin Kalah?

  • Ibunya Idap Kanker dan Perlu Kemoterapi, Kiki Farrel Cari 10 Pendonor Darah Lewat Instagram
    Selebriti

    Ibunya Idap Kanker dan Perlu Kemoterapi, Kiki Farrel Cari 10 Pendonor Darah Lewat Instagram

  • Kiai Lirboyo Sebut Anies-Cak Imin Harapan Baru Indonesia
    Nasional

    Kiai Lirboyo Sebut Anies-Cak Imin Harapan Baru Indonesia

  • Perempuan Marak Jadi Teroris di Indonesia BIN Beberkan Alasannya
    Nasional

    Perempuan Marak Jadi Teroris di Indonesia BIN Beberkan Alasannya

Redaksi

  • Jalan Kebagusan III, Perum Nuansa Kebagusan, Pasar Minggu, Jakarta Selatan
  • 0812 4664 9215
  • Hubungi Kami
© Copyright 2019 TIKTAK.ID. All rights reserved.