TIKTAK.ID

Main Menu

  • Home
  • Nasional
  • Olahraga
  • Selebriti
  • Teknologi
  • Tips & Tutorial

logo

TIKTAK.ID

  • Home
  • Nasional
  • Olahraga
  • Selebriti
  • Teknologi
  • Tips & Tutorial
Internasional
Home›Internasional›Trump Memilih Berbicara Lembut dalam Pidato Pertamanya Usai Serangan Iran

Trump Memilih Berbicara Lembut dalam Pidato Pertamanya Usai Serangan Iran

By William Putra Wijaya
9 Januari 2020
1794
0
Pidato Trump Setalah Serangan Iran benada lebih halus

TIKTAK.ID – Presiden AS Donald Trump menyampaikan pidato yang ditunggu-tunggu warga Amerika, saat negara itu berada di ambang perang dengan Iran. Pidato Trump dilakukan beberapa jam setelah rudal Iran menyerang dua pangkalan AS di Irak.

Baca Juga: Presiden Iran Minta Trump dan Pompeo Diadili Atas Pembunuhan Jenderal Soleimani
Baca Juga: Usai Capitol Hill Diserbu Pendukung Trump, Kongres AS Kembali Bersidang Tetapkan Kemenangan Biden
Baca Juga: Iran Kembali Ajukan Penangkapan Trump ke Interpol
Baca Juga: Biden Salahkan Trump Remehkan Serangan Siber ke AS
Baca Juga: Pejabat Trump Salahkan Israel atas Pembunuhan Ilmuwan Iran
Baca Juga: Alami Demam Usai Divonis Positif Corona, Trump Diterbangkan ke Rumah Sakit Militer
Baca Juga: Pejabat Iran: Peringkat Akseptabilitas Trump dan AS di Mata Dunia Kian Menukik Tajam
Baca Juga: Sumpah Pembalasan Ditunaikan Iran, Usai Pangkalan AS di Irak, Kini Giliran Israel Bakal Jadi Sasaran

Berbicara dari Gedung Putih, Trump membatalkan ancaman  serangan lebih lanjut terhadap Iran, dan menegaskan bahwa mundurnya Teheran “hal yang baik bagi semua pihak.”

Trump, bagaimanapun, bersumpah untuk menjatuhkan sanksi ekonomi baru pada Republik Islam Iran, selain ribuan atau lebih yang diberlakukan sejak AS menarik diri dari Rencana Aksi Komprehensif Bersama (JCPOA, atau kesepakatan nuklir Iran) pada tahun 2018. ” Sanksi yang tegas akan diberikan,” ungkapnya, “hingga Iran mengubah perilakunya.”

Baca juga: Update: Terkait Serangan Iran Ke Pangkalan Amerika, Khamenei: Hanya “Tamparan Di Wajah” AS

“Iran harus meninggalkan ambisi nuklirnya dan mengakhiri dukungannya untuk terorisme,” lanjut Trump. “Sudah tiba waktunya bagi Inggris, Jerman, Prancis, Rusia dan Cina untuk mengakui kenyataan ini. Mereka sekarang harus melepaskan diri dari sisa-sisa JCPOA.”

‘Our missiles are big, powerful, accurate, lethal and fast. The fact that we have this great military and equipment, however, does not mean that we have to use it’ – #Trump pic.twitter.com/NKT817qZvF

— RT (@RT_com) January 8, 2020

Sementara Trump baru-baru ini menyatakan bahwa AS akan menargetkan 52 situs Pemerintah dan budaya milik Iran jika kepentingan Amerika diserang, tetapi kemudian ia menyampaikan  dengan nada yang lebih rekonsiliatif dalam pidatonya pada hari Rabu. Setelah membual tentang “rudal besar” Amerika, Trump menyarankan bahwa di bawah kesepakatan baru, Iran bisa menjadi “negara besar,” dan dapat bekerja sama dengan AS dalam bidang yang saling menguntungkan.

“ISIS [Negara Islam, IS, ISIL] adalah musuh alami Iran,” katanya. “Penghancuran ISIS baik untuk Iran. Dan kita harus bekerja bersama dalam hal ini dan banyak prioritas bersama lainnya. “

Baca juga: BREAKING NEWS: IRGC Menghujani Pangkalan Udara AS di Irak dengan Rudal Sebagai Balasan Atas Pembunuhan Jenderal Soleimani

Pada hari Rabu pagi, Iran menghujani serangan rudal di dua pangkalan militer yang digunakan oleh pasukan Amerika di Irak. Serangan rudal itu terjadi sebagai balasan atas pembunuhan Jenderal Iran Qassem Soleimani oleh AS di Baghdad pada hari Jumat. Soleimani, menurut Washington, telah mengatur serangkaian serangan terhadap pasukan Amerika di Irak, dan diduga merencanakan serangan lebih lanjut melalui milisi yang didukung Iran di negara itu. Teheran menyebut pembunuhan itu sebagai tindakan “terorisme internasional,” bersumpah untuk membalas dendam.

Menteri Luar Negeri Iran Mohammad Javad Zarif menggambarkan serangan rudal itu sebagai “balasan proporsional” yang diambil untuk membela diri. Zarif menambahkan bahwa Teheran tidak bermaksud untuk meningkatkan tensi ketegangan, tetapi pihaknya mengancam akan menargetkan sekutu-sekutu AS di kawasan itu jika Washington merespon Iran dengan serangan balasan.

Pemimpin Tertinggi Iran Ayatollah Ali Khamenei mengatakan bahwa serangan itu berfungsi sebagai “tamparan di wajah” untuk Amerika Serikat, tetapi belum “cukup” untuk menghapus “kehadiran Amerika yang korup di wilayah tersebut.”

TagsAmerikaAyatullah Ali KhameneiDonald TrumpIranJavad ZarifPerang Dunia 3Perang Dunia IIIRudal RaksasaUS

Related articles More from author

  • Menhan AS Tolak Trump Gunakan Militer Hadapi Demonstran
    Internasional

    Menhan AS Tolak Trump Gunakan Militer Hadapi Demonstran

    4 Juni 2020
    By William Putra Wijaya
  • Trump Bilang 'Kami akan Menang!', Biden: Memalukan
    Internasional

    Trump Bilang ‘Kami akan Menang!’, Biden: Memalukan

    12 November 2020
    By Bagas F Sinaga
  • Ngaku Positif Corona, Hanya Akal Bulus Trump Tuai Simpati dan Menang Pilpres dengan Segala Cara?
    Internasional

    Ngaku Positif Corona, Hanya Akal Bulus Trump Tuai Simpati dan Menang Pilpres dengan Segala Cara?

    5 Oktober 2020
    By William Putra Wijaya
  • Sah! DPR AS Kembali Makzulkan Trump
    Internasional

    Sah! DPR AS Kembali Makzulkan Trump

    14 Januari 2021
    By William Putra Wijaya
  • Prabowo Temui PM Malaysia Bahas Kenaikan Tarif Trump ke Negara ASEAN
    Nasional

    Prabowo Temui PM Malaysia Bahas Kenaikan Tarif Trump ke Negara ASEAN

    11 April 2025
    By Joni Sitohang
  • Trump Juluki Kim Jong Un ‘Rocket Man’
    Internasional

    Trump Juluki Kim Jong Un ‘Rocket Man’

    4 Desember 2019
    By William Putra Wijaya

Leave a reply Batalkan balasan

Berita Menarik Lainnya

  • Tips Mencuci Handuk Agar Lebih Bersih dan Bebas Kuman
    Tips & Tutorial

    Tips Mencuci Handuk Agar Lebih Bersih dan Bebas Kuman

  • Safari Politik Anies Panen Kritikan, Pengamat: Proses Masih Jauh, Tak Perlu Khawatir
    Nasional

    Safari Politik Anies Panen Kritikan, Pengamat: Proses Masih Jauh, Tak Perlu Khawatir

  • Didatangi Putri Gus Dur, Prabowo Ungkap Kriteria Cawapres dan Sebut Nama Gibran Hingga Erick
    Nasional

    Didatangi Putri Gus Dur, Prabowo Ungkap Kriteria Cawapres dan Sebut Nama Gibran Hingga Erick

  • Shin Tae Yong Bela Iriawan, Ini Kata PSSI
    Olahraga

    Shin Tae Yong Bela Iriawan, Ini Kata PSSI

  • Akibat Nomor Telepon Pribadi Ikut Tersebar, Siaran Langsung Sidang Majelis Tinggi Inggris Dihentikan
    Internasional

    Akibat Nomor Telepon Pribadi Ikut Tersebar, Siaran Langsung Sidang Majelis Tinggi Inggris Dihentikan

Artikel Terbaru

  • PSI Soal Wacana Pemisahan Pileg-Pilpres: Inkonsistensi Pembuat UU 26 September 2026
  • 8 Cara Mengatasi HP Vivo Lemot dengan Mudah (Update 2026) 26 September 2026
  • Manfaat Berjemur Pagi untuk Tulang dan Daya Tahan Tubuh 26 September 2026
  • 9 Cara Mengatasi Laptop Lemot dengan Mudah Tanpa Install Ulang 26 September 2026
  • HP Vivo Y28: Spesifikasi Lengkap, Harga, dan Kelebihannya 25 September 2026

Kategori

  • Berita Unik (100)
  • Internasional (1,531)
  • Kesehatan (55)
  • Keuangan (8)
  • Kuliner (1,057)
  • Nasional (7,934)
  • Olahraga (1,132)
  • Opini (2)
  • Selebriti (1,175)
  • Teknologi (1,214)
  • tips (15)
  • Tips & Tutorial (1,294)
  • Viral (82)

Cari Artikel

Redaksi

  • Jalan Kebagusan III, Perum Nuansa Kebagusan, Pasar Minggu, Jakarta Selatan
  • 0812 4664 9215
  • Hubungi Kami
  • Contact Us
  • Disclaimer
  • Privacy Policy
© Copyright 2026 TIKTAK.ID. All rights reserved.