TIKTAK.ID

Main Menu

  • Home
  • Nasional
  • Olahraga
  • Selebriti
  • Teknologi
  • Tips & Tutorial

logo

TIKTAK.ID

  • Home
  • Nasional
  • Olahraga
  • Selebriti
  • Teknologi
  • Tips & Tutorial
Internasional
Home›Internasional›Presiden Iran Minta Trump dan Pompeo Diadili Atas Pembunuhan Jenderal Soleimani

Presiden Iran Minta Trump dan Pompeo Diadili Atas Pembunuhan Jenderal Soleimani

By Bagas F Sinaga
6 Januari 2022
473
0
Presiden Iran Minta Trump dan Pompeo Diadili Atas Pembunuhan Jenderal Soleimani

TIKTAK.ID – Presiden Iran, Ebrahim Raeisi mengatakan bahwa pejabat tinggi AS di balik pembunuhan Jenderal Iran Qassem Soleimani harus diadili. Hal itu disampaikannya pada peringatan dua tahun pembunuhan Jenderal Soleimani. Ia juga memperingatkan AS, bahwa mereka akan menghadapi pembalasan dari umat Muslim jika tidak mengadili kedua orang tersebut.

Raeisi memberikan penghormatan kepada mendiang Komandan Pasukan Quds elite Iran, Qassem Soleimani, dalam sebuah upacara di masjid Grand Mussalah Teheran pada Senin, (3/1/22), seperti yang dilansir RT.

Raeisi menyebut mantan Presiden AS, Donald Trump dan mantan Menteri Luar Negeri Mike Pompeo sebagai dalang utama di balik pembunuhan itu, dan memperingatkan bahwa kegagalan untuk mengadili mereka atas serangan itu akan mengarah pada balas dendam dari umat Islam.

“Jika Trump dan Pompeo tidak diadili di pengadilan yang adil atas tindak pidana pembunuhan Jenderal Soleimani, umat Islam akan membalaskan dendam martirnya,” katanya.

Pembunuhan sang Jenderal adalah kejahatan terhadap baik Iran maupun Irak, yang kedaulatannya dilanggar oleh serangan AS, kata Presiden.

“Anda tidak hanya melanggar kedaulatan Irak, tetapi Anda juga membunuh sebuah negara, bukan hanya individu,” kata Raeisi.

Soleimani dibunuh di luar bandara Baghdad dalam serangan pesawat tak berawak, yang diperintahkan oleh Presiden AS saat itu Donald Trump, pada 3 Januari 2020. Pejabat lain yang juga syahid dalam serangan itu adalah pemimpin Pasukan Mobilisasi Populer Irak, Abu Mahdi al-Muhandis.

Sementara Trump mengklaim pembunuhan itu dilakukan untuk mencegah kemungkinan serangan yang akan segera terjadi terhadap personel AS di seluruh wilayah, yang diduga direncanakan oleh Soleimani, namun tidak pernah ada bukti yang mendukung penilaian semacam itu.

Pembunuhan itu memicu kegemparan di Irak, dengan parlemen negara itu mengadopsi resolusi tidak mengikat yang menuntut penarikan pasukan asing dari negara itu tak lama setelah pembunuhan itu. Iran sendiri menanggapi dengan tembakan rudal balistik yang menghantam dua pangkalan yang diduduki AS di Irak. Sementara tidak ada tentara AS yang dilaporkan tewas dalam serangan itu, namun sekitar 110 menderita cedera otak traumatis karena terlalu dekat dengan ledakan.

Pembunuhan Soleimani juga memicu perang intensitas rendah di Irak, terhadap aset dan pasukan militer AS, serta kedutaan besar yang dijaga ketat di Baghdad, berulang kali mendapat serangan sejak saat itu.

TagsAmerika SerikatBerita Dunia Hari IniDonald TrumpIranJenderal SoleimaniMike Pompeopembunuhan ASPresiden Iran

Related articles More from author

  • Meski Pengantin Wanita Meninggal, Pernikahan di India ini Terus Berlanjut
    Internasional

    Meski Pengantin Wanita Meninggal, Pernikahan di India ini Terus Berlanjut

    4 Juni 2021
    By Bagas F Sinaga
  • Pengadilan Tinggi Malaysia Putuskan Najib Bayar Tunggakan Pajaknya yang Hampir 6 Triliun Rupiah
    Internasional

    Pengadilan Tinggi Malaysia Putuskan Najib Bayar Tunggakan Pajaknya yang Hampir 6 Triliun Rupiah

    23 Juli 2020
    By Bagas F Sinaga
  • Usai Capitol Hill Diserbu Pendukung Trump, Kongres AS Kembali Bersidang Tetapkan Kemenangan Biden
    Internasional

    Usai Capitol Hill Diserbu Pendukung Trump, Kongres AS Kembali Bersidang Tetapkan Kemenangan Biden

    8 Januari 2021
    By William Putra Wijaya
  • Ganas, Seekor Kucing 'Membajak' Pesawat di Sudan
    InternasionalBerita Unik

    Ganas, Seekor Kucing ‘Membajak’ Pesawat di Sudan

    3 Maret 2021
    By Bagas F Sinaga
  • Khaled Drareni
    Internasional

    Aljazair Tangkap Jurnalis Senior Dicap Anti Pemerintah

    30 Maret 2020
    By William Putra Wijaya
  • Beijing Tuntut Washington Terbuka Soal Jaringan Biolab Milik AS
    Internasional

    Beijing Tuntut Washington Terbuka Soal Jaringan Biolab Milik AS

    15 Maret 2022
    By William Putra Wijaya

Leave a reply Batalkan balasan

Berita Menarik Lainnya

  • Ini Alasan Malaysia Batal Hadapi Yaman dan Pilih Lawan Papua Nugini
    Olahraga

    Ini Alasan Malaysia Batal Hadapi Yaman dan Pilih Lawan Papua Nugini

  • Cuitan Fahri Hamzah Soal ‘Pejabat Publik Mending Jadi Pawang Hujan Kalau Mudah Tersinggung', Sindir Siapa?
    Nasional

    Cuitan Fahri Hamzah Soal ‘Pejabat Publik Mending Jadi Pawang Hujan Kalau Mudah Tersinggung’, Sindir Siapa?

  • Ambisi Juventus Duetkan Rival Abadi Cristiano Ronaldo-Lionel Messi Mendekati Kenyataan?
    Olahraga

    Ambisi Juventus Duetkan Rival Abadi Cristiano Ronaldo-Lionel Messi Mendekati Kenyataan?

  • Ketahui Fitur Tersembunyi Xbox Series X
    Teknologi

    Ketahui Fitur Tersembunyi Xbox Series X

  • Kompensasi Perjanjian Damai Amerika-Taliban, 5.000 Tahanan Taliban Akan Dibebaskan
    Internasional

    Kompensasi Perjanjian Damai Amerika-Taliban, 5.000 Tahanan Taliban Akan Dibebaskan

Redaksi

  • Jalan Kebagusan III, Perum Nuansa Kebagusan, Pasar Minggu, Jakarta Selatan
  • 0812 4664 9215
  • Hubungi Kami
  • Contact Us
  • Disclaimer
  • Privacy Policy
© Copyright 2026 TIKTAK.ID. All rights reserved.