TIKTAK.ID

Main Menu

  • Home
  • Privacy Policy
  • Contact Us
  • Disclaimer
  • Nasional
  • Olahraga
  • Selebriti
  • Teknologi
  • Tips & Tutorial
Sign in / Join

Login

Welcome! Login in to your account
Lost your password?

Lost Password

Back to login

logo

TIKTAK.ID

  • Home
  • Privacy Policy
  • Contact Us
  • Disclaimer
  • Nasional
  • Olahraga
  • Selebriti
  • Teknologi
  • Tips & Tutorial
Internasional
Home›Internasional›Pejabat Iran: Peringkat Akseptabilitas Trump dan AS di Mata Dunia Kian Menukik Tajam

Pejabat Iran: Peringkat Akseptabilitas Trump dan AS di Mata Dunia Kian Menukik Tajam

By Bagas F Sinaga
24 Agustus 2020
468
0
Pejabat Iran: Peringkat Akseptabilitas Trump dan AS di Mata Dunia Kian Menukik Tajam

TIKTAK.ID – Seorang pejabat senior Iran mengatakan peringkat akseptabilitas Presiden AS, Donald Trump telah menurun tajam selama beberapa bulan terakhir masa pemerintahannya.

Kepala Staf Kantor Kepresidenan Iran, Mahmoud Vaezi mengatakan Trump sedang berjuang untuk keluar dari krisis ini.

“Trump mencoba keluar dari situasi ini dengan memainkan permainan menyalahkan dan menggunakan ancaman”, katanya dalam sebuah tweet.

“Lewatlah sudah hari-hari unilateralisme, dan komunitas internasional tidak akan menyerah lagi pada intimidasi dan tekanan AS”, lanjutnya.

“Hari ini, terlepas dari sikap tegas China, Rusia dan negara-negara Eropa terhadap langkah AS untuk memicu mekanisme snapback, Menteri Luar Negeri AS belum belajar dari kekalahan memalukan Washington baru-baru ini dan mengancam anggota Dewan Keamanan PBB untuk bergabung dengan AS menggunakan alasan hukum yang tidak masuk akal,” katanya.

Washington bersikeras mengaktifkan Snap Back menyusul kegagalannya yang memalukan untuk memperpanjang embargo senjata Iran pekan lalu. Saat itu, hanya Republik Dominika yang menyetujui draf resolusi AS di Dewan Keamanan.

Seperti diketahui, Snap Back atau Mekanisme Pelatuk diharapkan oleh AS melalui Dewan Keamanan PBB dapat berfungsi efektif untuk menghidupkan kembali semua resolusi sanksi atas Iran, yang ditangguhkan menyusul terjalinnya kesepakatan nuklir (JCPOA) Iran dengan kelompok yang disebut 5+1.

Menurut laporan Reuters, dalam rentang waktu 24 jam usai Mike Pompeo mengajukan permintaan pengaktifan Snap Back, 13 dari 15 negara anggota DK PBB menyatakan penentangan mereka.

Inggris, Prancis, Jerman, Belgia, China, Rusia, Vietnam, Niger, Saint Vincent and the Grenadines, Afrika Selatan, Indonesia, Estonia, dan Tunisia mengirimkan surat protes ke DK PBB dan menolak permintaan AS. Inilah bukti bahwa semua langkah Trump dan pemerintahannya tak lagi dengan mudah bisa diterima. Bahkan hanya satu anggota yang sepakat, yaitu Republik Dominika.

Dalam surat protes tersebut, negara-negara penentang menegaskan bahwa permintaan AS tidak masuk akal, karena Washington sudah keluar dari JCPOA.

TagsAkseptabilitasASBerita Dunia Hari IniBerita timur tengahDonald TrumpIranKepala Staf Kantor Kepresidenan IranMahmoud VaeziPejabat Iran

Related articles More from author

  • Swedia Peringatkan Kelompok Militan yang Pergi ke Ukraina Akan Lebih Berbahaya Jika Pulang
    Internasional

    Swedia Peringatkan Kelompok Militan yang Pergi ke Ukraina Akan Lebih Berbahaya Jika Pulang

    6 April 2022
    By William Putra Wijaya
  • Bom Bunuh Diri di Afghanistan Tewaskan 24 Orang
    Internasional

    Bom Bunuh Diri di Afghanistan Tewaskan 24 Orang

    27 Oktober 2020
    By William Putra Wijaya
  • Nancy Pelosi: Tuntaskan Proses Pemakzulan Trump Sama Sekali Tak Bahayakan 'Pesan Persatuan' Biden
    Internasional

    Nancy Pelosi: Tuntaskan Proses Pemakzulan Trump Sama Sekali Tak Bahayakan ‘Pesan Persatuan’ Biden

    23 Januari 2021
    By William Putra Wijaya
  • Korea Selatan Kembali Lakukan Pengetatan Setelah Terjadi Lonjakan Kasus Covid-19
    Internasional

    Korea Selatan Kembali Lakukan Pengetatan Setelah Terjadi Lonjakan Kasus Covid-19

    30 Mei 2020
    By Bagas F Sinaga
  • Polisi Filipina Tangkap Sejumlah Penebar Ancaman Pembunuhan terhadap Presiden Duterte
    Internasional

    Polisi Filipina Tangkap Sejumlah Penebar Ancaman Pembunuhan terhadap Presiden Duterte

    25 Mei 2020
    By Bagas F Sinaga
  • Puluhan Orang Tewas Akibat Bom Bunuh Diri di Afghanistan
    Internasional

    Puluhan Orang Tewas Akibat Bom Bunuh Diri di Afghanistan

    10 Oktober 2021
    By Bagas F Sinaga

Leave a reply Batalkan balasan

Berita Menarik Lainnya

  • Baca juga : Arief Poyuono Yakin Prabowo Dukung Jokowi Tiga Periode
    Nasional

    Anies Kunjungi Luhut, Gerindra: Kemesraan itu Janganlah Cepat Berlalu!

  • Direktur FBI Tuding China Pelopori Program ‘Fox Hunt’
    Internasional

    Direktur FBI Tuding China Pelopori Program ‘Fox Hunt’

  • Anies Kembali Perpanjang Masa PSBB Transisi hingga 22 November, Apa Alasannya?
    Nasional

    Anies Kembali Perpanjang Masa PSBB Transisi hingga 22 November, Apa Alasannya?

  • Ditanya Soal Sikap Prabowo yang Berubah Pasca Pilpres 2019 Malah Dukung Jokowi, Begini Jawaban Amien Rais
    Nasional

    Ditanya Soal Sikap Prabowo yang Berubah Pasca Pilpres 2019 Malah Dukung Jokowi, Begini Jawaban Amien Rais

  • Kulkas Pintar Samsung
    Teknologi

    Kulkas Pintar, Pesan Belanjaan Sendiri Sampai Meramal Cuaca pun Bisa

Redaksi

  • Jalan Kebagusan III, Perum Nuansa Kebagusan, Pasar Minggu, Jakarta Selatan
  • 0812 4664 9215
  • Hubungi Kami
© Copyright 2019 TIKTAK.ID. All rights reserved.