TIKTAK.ID

Main Menu

  • Home
  • Privacy Policy
  • Contact Us
  • Disclaimer
  • Nasional
  • Olahraga
  • Selebriti
  • Teknologi
  • Tips & Tutorial
Sign in / Join

Login

Welcome! Login in to your account
Lost your password?

Lost Password

Back to login

logo

TIKTAK.ID

  • Home
  • Privacy Policy
  • Contact Us
  • Disclaimer
  • Nasional
  • Olahraga
  • Selebriti
  • Teknologi
  • Tips & Tutorial
Internasional
Home›Internasional›China Tuduh AS Seret Dunia ke ‘Era Hukum Rimba’

China Tuduh AS Seret Dunia ke ‘Era Hukum Rimba’

By William Putra Wijaya
4 Oktober 2020
448
0
China Tuduh AS Seret Dunia ke ‘Era Hukum Rimba'

TIKTAK.ID – China pada Jumat (2/10/20) menuduh Amerika Serikat “memproduksi kebohongan” dan mencoba membawa dunia kembali ke “Era Hukum Rimba” setelah Washington menyalahkan Beijing dan Badan-badan PBB atas “pembunuhan jutaan bayi perempuan”.

Dana Kependudukan Perserikatan Bangsa-Bangsa (UNFPA) pada Jumat itu mengatakan menyesali tuduhan Menteri Pendidikan Amerika Betsy DeVos, yang disampaikan dalam pertemuan Majelis Umum PBB pada Kamis sebelumnya saat peringatan yang sangat penting, yaitu peringatan Konferensi Wanita 1995.

Direktur Eksekutif UNFPA, Natalia Kanem mengatakan kepada wartawan bahwa pemaksaan apa pun terhadap wanita “bertentangan dengan praktik dan kebijakan kami”, tulis Reuters.

“Kami memberikan prioritas tertinggi pada kesehatan, hak, dan prosedur seksual dan reproduksi secara sukarela,” katanya. “Kami telah mengundang peninjauan, dalam kasus UNFPA, praktik dan prosedur kami di negara China, dan selama empat tahun terakhir, Amerika Serikat belum mengunjungi program kami.”

Sebelumnya, pada 2017 Pemerintahan Presiden AS Donald Trump memotong dana untuk UNFPA, dengan mengatakan bahwa Badan itu “mendukung … program aborsi paksa atau sterilisasi paksa”. Perserikatan Bangsa-Bangsa mengatakan itu adalah persepsi yang tidak tepat.

Seorang Jubir misi PBB China di New York mengatakan pernyataan itu “bohong”.

“Beberapa politisi AS berbohong dan menipu sebagai kebiasaan. Mereka dengan jahat menciptakan konfrontasi politik dan merusak kerja sama multilateral,” kata Jubir tersebut.

“Amerika Serikat, melawan tren zaman, menjadi penghancur terbesar tatanan internasional yang ada dan mencoba segala cara untuk membawa dunia kembali ke Era Hukum Rimba.”

DeVos dan Menteri Luar Negeri Amerika Mike Pompeo, yang mengeluarkan pernyataan pada hari Kamis, keduanya menuduh China memaksa Uighur dan minoritas lainnya untuk melakukan aborsi, sterilisasi, dan implantasi perangkat kontrasepsi.

Ketegangan antara China dan Amerika terus berlanjut. Keduanya berulang kali saling lempar tuduhan, mulai dari soal perdagangan, teknologi, dan yang terakhir terkait dengan pandemi virus Corona.

Terkait hal terakhir ini mencapai titik didihnya di PBB, menyoroti upaya Beijing untuk menciptakan pengaruh multilateral yang lebih besar sebagai tantangan untuk kepemimpinan tradisional Washington.

TagsAmerika SerikatASBerita Dunia Hari IniChinaHukum RimbaKonflik AS-China

Related articles More from author

  • Pengadilan AS Vonis Bersalah Mata-mata China
    Internasional

    Pengadilan AS Vonis Bersalah Mata-mata China

    10 November 2021
    By William Putra Wijaya
  • Ini Penyebab Ratu Inggris Hengkang dari Istana dan Isolasi Dirinya di Kastil Windsor
    Internasional

    Ini Penyebab Ratu Inggris Hengkang dari Istana dan Isolasi Dirinya di Kastil Windsor

    23 Maret 2020
    By William Putra Wijaya
  • Presiden Brasil Ramal Sendiri Nasibnya di Masa Depan: Ditangkap, Dibunuh atau Menang
    Internasional

    Presiden Brasil Ramal Sendiri Nasibnya di Masa Depan: Ditangkap, Dibunuh atau Menang

    30 Agustus 2021
    By Bagas F Sinaga
  • TIKTAK.ID - Jokowi Ancam Pihak Yang Suka Import Migas
    Nasional

    Ini Jawaban Jokowi Saat Ditanya Pilih China atau Amerika

    15 Februari 2020
    By Johan Arif
  • Meski Karantina Sudah Mulai Dibuka, Pengangguran di AS Tetap Tinggi
    Internasional

    Meski Karantina Sudah Mulai Dibuka, Pengangguran di AS Tetap Tinggi

    9 Mei 2020
    By Bagas F Sinaga
  • Pasca Evakuasi 238 WNI dari China, Jokowi Perintahkan Menkes Terawan Ngantor di Natuna
    Nasional

    Pasca Evakuasi 238 WNI dari China, Jokowi Perintahkan Menkes Terawan Ngantor di Natuna

    4 Februari 2020
    By Johan Arif

Leave a reply Batalkan balasan

Berita Menarik Lainnya

  • Gibran Optimis Menang Pilpres 2024 Satu Putaran Meski Sebut Waktu Pertarungan Sangat Pendek
    Nasional

    Gibran Optimis Menang Pilpres 2024 Satu Putaran Meski Sebut Waktu Pertarungan Sangat Pendek

  • Ketahui Penyebab Obesitas Berikut ini
    Tips & Tutorial

    Ketahui Penyebab Obesitas Berikut ini

  • Jimin BTS Ungkap Berbagai Emosi dalam Album Solo ‘Face’
    Selebriti

    Jimin BTS Ungkap Berbagai Emosi dalam Album Solo ‘Face’

  • Mendagri Prediksi Pembangunan Kembali Sumatera Imbas Banjir Perlu Rp130 T
    Nasional

    Mendagri Prediksi Pembangunan Kembali Sumatera Imbas Banjir Perlu Rp130 T

  • Begini Jawaban Gibran Usai Disindir Kaesang Soal Gaji Jadi Wali Kota
    Nasional

    Begini Jawaban Gibran Usai Disindir Kaesang Soal Gaji Jadi Wali Kota

Redaksi

  • Jalan Kebagusan III, Perum Nuansa Kebagusan, Pasar Minggu, Jakarta Selatan
  • 0812 4664 9215
  • Hubungi Kami
© Copyright 2019 TIKTAK.ID. All rights reserved.