TIKTAK.ID

Main Menu

  • Home
  • Privacy Policy
  • Contact Us
  • Disclaimer
  • Nasional
  • Olahraga
  • Selebriti
  • Teknologi
  • Tips & Tutorial
Sign in / Join

Login

Welcome! Login in to your account
Lost your password?

Lost Password

Back to login

logo

TIKTAK.ID

  • Home
  • Privacy Policy
  • Contact Us
  • Disclaimer
  • Nasional
  • Olahraga
  • Selebriti
  • Teknologi
  • Tips & Tutorial
Nasional
Home›Nasional›Ternyata Jokowi Sering Marahi Para Menteri, Kenapa?

Ternyata Jokowi Sering Marahi Para Menteri, Kenapa?

By Johan Arif
5 Maret 2020
1330
0
Ternyata Jokowi Sering Marahi Para Menteri, Kenapa?

TIKTAK.ID – Presiden Joko Widodo (Jokowi) diketahui sering marah kepada menteri dan Direktur Jenderal (Dirjen). Kemarahan Jokowi itu lantaran ada yang mempersulit prosedur sehingga mengganggu suplai dan permintaan.

Di hadapan jajaran menteri maupun pengusaha, Jokowi memaparkan alasannya kerap kali terlihat melontarkan kekesalannya terhadap kinerja para menteri. Ia pun mengaku tak kuasa menahan amarahnya.

“Jangan sampai dalam situasi demand yang terdisrupsi, situasi suplai yang terdisrupsi, dan produksi yang terdisrupsi. Kita malah nggak merespons itu, masih menganggap biasa-biasa saja. Yang sering saya marah pada menteri maupun Dirjen, karena hal seperti ini,” ujar Jokowi saat membuka rapat kerja Kementerian Perdagangan (Kemendag) di Istana Negara, Jakarta Pusat, seperti dilansir Detik.com, Rabu (4/3/20).

Baca juga: Presiden Jokowi Umumkan 4 Nama Calon Pimpinan Ibu Kota Baru, Selain Ahok Siapa Lagi?

Jokowi menyatakan cukup kecewa karena mendengar kabar ada sejumlah industri yang mengeluh karena kekurangan bahan baku. Mulai komoditas gula, garam, hingga gula.

Jokowi pun mengkritik kinerja jajarannya yang selalu bekerja dengan rutinitas yang sama. Padahal, Jokowi menilai situasi perekonomian global saat ini tidak bisa dikatakan sebagai kondisi normal.

Halaman selanjutnya…

1 2
TagsDirjenJokowiJokowi marahKemarahan JokowiMenteriPresiden Joko Widodo

Related articles More from author

  • Saat Masalah Kejiwaan Ferdy Sambo Dipertanyakan TIKTAK.ID - Belakangan ini kondisi kejiwaan tersangka pembunuhan berencana, Irjen Ferdy Sambo, menjadi sorotan. Beredar kesimpang-siuran yang mengklaim Sambo memiliki masalah kejiwaan. Hal itu disampaikan oleh Ketua Komisi Nasional Hak Asasi Manusia (Komnas HAM), Ahmad Taufan Damanik. Kemudian Taufan meluruskan isu itu. Dia menilai pernyataan dia sebelumnya dimaknai secara keliru dalam sebuah pemberitaan. Padahal, Taufan hendak menyampaikan kalau Sambo sudah melampaui abuse of power. "Salah nangkap, jadi maksudnya orang ini [Sambo] memiliki kekuasaan yang sangat besar. Dia Kadiv Propam, tapi dia juga mampu menggerakkan di luar lingkungan bawah Propam, bisa menggerakan di Metro Jaya, Reskrim," ujar Taufan, seperti dilansir CNNIndonesia.com, pada Kamis (15/9/22). "Inilah yang dimaksud melebihi abuse of power. Seseorang dengan kekuasaan tertentu di luar kekuasaannya," sambung Taufan. Taufan pun menduga karena Sambo merasa berkuasa, maka berani mengeksekusi ajudannya, Brigadir J di rumah dinas, Duren Tiga, Jakarta Selatan. Taufan bahkan menyebut Sambo jemawa bisa kebal hukum. Selain itu, kata Taufan, Sambo juga dapat mengerahkan puluhan polisi untuk menghilangkan barang bukti, merusak Tempat Kejadian Perkara (TKP), hingga menambah skenario palsu. "Itu kan artinya orang ini sangat percaya diri kalau tindakan kejahatannya tidak akan terbongkar," jelas Taufan. Sebelumnya, beredar informasi soal Sambo mempunyai masalah kejiwaan. Dalam suatu pemberitaan nasional, hal itu disampaikan oleh Taufan. Seperti diketahui, Brigadir J tewas ditembak di rumah dinas Sambo pada 8 Juli lalu. Polisi sudah menetapkan lima tersangka, yakni Sambo, Putri, RR, RE dan KM. Kelimanya dijerat dengan Pasal 340 subsidair Pasal 338 KUHP juncto Pasal 55 KUHP juncto Pasal 56 KUHP. Empat tersangka sudah ditahan, sedangkan Putri masih menunggu pemeriksaan selanjutnya. Tidak hanya itu, polisi juga menetapkan tujuh orang tersangka terkait obstruction of justice dalam kasus ini, yaitu Irjen Ferdy Sambo, Brigjen Hendra Kurniawan, Kombes Agus Nurpatria, AKBP Arif Rahman, Kompol Baiquni Wibowo, Kompol Chuck Putranto, dan AKP Irfan Widyanto. Mereka diduga telah melanggar Pasal 49 juncto Pasal 33 dan/atau Pasal 48 ayat (1) juncto Pasal 32 ayat (1) UU ITE Nomor 19 Tahun 2016 dan/atau Pasal 221 ayat (1) ke 2 dan 233 KUHP juncto Pasal 55 KUHP dan/atau Pasal 56 KUHP.
    Nasional

    Kritik Pemerintahan Jokowi Soal BLT, AHY: Dulu Dihina-hina

    16 September 2022
    By Joni Sitohang
  • Surya Paloh Tanggapi Istilah Pak Lurah dalam Pidato Jokowi
    Nasional

    Surya Paloh Tanggapi Istilah Pak Lurah dalam Pidato Jokowi

    21 Agustus 2023
    By Joni Sitohang
  • Susi Pudjiastuti Desak Jokowi Turunkan Harga PCR RI jadi Rp96 Ribu, Tiru India
    Nasional

    Susi Pudjiastuti Desak Jokowi Turunkan Harga PCR RI jadi Rp96 Ribu, Tiru India

    28 Oktober 2021
    By Joni Sitohang
  • PDIP Desak Jokowi Hukum Sejumlah Menteri, Kenapa?
    Nasional

    PDIP Desak Jokowi Hukum Sejumlah Menteri, Kenapa?

    7 Juni 2020
    By Joni Sitohang
  • RK dan Ganjar Pamer Foto Rambut Usai Heboh Kode Jokowi Soal Ciri Pemimpin
    Nasional

    RK dan Ganjar Pamer Foto Rambut Usai Heboh Kode Jokowi Soal Ciri Pemimpin

    29 November 2022
    By Joni Sitohang
  • Sebut Istana Panik Ekonomi Bangkrut Akibat Covid-19, Rocky Gerung Minta Jokowi 'Lempar Handuk'
    Nasional

    Sebut Istana Panik Ekonomi Bangkrut Akibat Covid-19, Rocky Gerung Minta Jokowi ‘Lempar Handuk’

    20 Mei 2020
    By Joni Sitohang

Leave a reply Batalkan balasan

Berita Menarik Lainnya

  • Gerindra Risih dengan Wacana Duet Anies-Sandi 2024
    Nasional

    Gerindra Risih dengan Wacana Duet Anies-Sandi 2024

  • Kabar Duka, Istri Mendiang Chrisye dan Anak Karen Idol Meninggal Dunia
    Selebriti

    Kabar Duka, Istri Mendiang Chrisye dan Anak Karen Idol Meninggal Dunia

  • Anies Gubernur Pertama yang Serahkan Tanah Jakarta ke Jokowi di IKN Nusantara
    Nasional

    Kritik PDIP ke Anies: Sebaiknya Bawa Tanah Munjul atau dari Trek Formula E ke IKN

  • Tak Punya 'Tokoh Sentral', Penyebab Golkar Gagal Menang di Tiga Pemilu Terakhir
    Nasional

    Tak Punya ‘Tokoh Sentral’, Penyebab Golkar Gagal Menang di Tiga Pemilu Terakhir

  • Kebiasaan Cebok Pakai Tisu Ternyata Sangat Berbahaya
    Tips & Tutorial

    Kebiasaan Cebok Pakai Tisu Ternyata Sangat Berbahaya

Redaksi

  • Jalan Kebagusan III, Perum Nuansa Kebagusan, Pasar Minggu, Jakarta Selatan
  • 0812 4664 9215
  • Hubungi Kami
© Copyright 2019 TIKTAK.ID. All rights reserved.