TIKTAK.ID

Main Menu

  • Home
  • Nasional
  • Olahraga
  • Selebriti
  • Teknologi
  • Tips & Tutorial

logo

TIKTAK.ID

  • Home
  • Nasional
  • Olahraga
  • Selebriti
  • Teknologi
  • Tips & Tutorial
Internasional
Home›Internasional›Saat Perundingan Pajak Digital, Kemauan Sepihak Amerika Ditentang Banyak Negara

Saat Perundingan Pajak Digital, Kemauan Sepihak Amerika Ditentang Banyak Negara

By William Putra Wijaya
1 Februari 2020
1023
0

TIKTAK.ID – Amerika Serikat berselisih dengan banyak negara-negara kaya lain di dunia mengenai pajak digital untuk perusahaan teknologi dan bisnis lain yang beroperasi secara online. Para negosiator menyatakan pada Jumat lalu bahwa mereka menemui jalan buntu yang dapat berakibat buruk bagi perdagangan global bila tak segera dituntaskan pada akhir tahun ini, seperti yang dilansir The New York Times, Kamis (30/1/20).

Pertemuan yang diprakarsai oleh Organisasi untuk Kerjasama Ekonomi dan Pembangunan (O.E.C.D) dan diikuti sekitar 130 negara di Paris, Prancis itu bertujuan untuk menetapkan aturan pajak kepada perusahaan multinasional dalam ekonomi digital yang kian meningkat saat ini.

Aturan-aturan yang akan dibahas terkait standard internasional yang aktivitasnya terjadi secara online akan dapat dikenakan pajak di negara bersangkutan. Serta membahas sampai tingkat mana pajak itu akan ditetapkan. Selain itu, mereka juga menetapkan pajak minimum global bagi perusahaan multinasional yang mengalihkan keuntungan mereka ke negara-negara bebas pajak atau Tax Heaven seperti Irlandia dan Bermuda.

Pertemuan negara-negara di Paris pekan ini hanya menghasilkan kesepakatan batas waktu sampai akhir tahun ini untuk menetapkan satu aturan global.

Pertemuan itu juga menunda pembahasan masalah yang paling diperdebatkan terkait permintaan pejabat Amerika bahwa beberapa perusahaan diizinkan untuk memilih apakah akan dikenakan pajak di bawah sistem internasional baru hingga akhir negosiasi.

Baca juga: Pasca Tolak Proposal Trump, Kini Palestina Putuskan Semua Kerja Sama Keamanan dengan Amerika dan Israel

“Resolusi masalah ini sangat penting untuk mencapai konsensus,” kata juru runding dalam pernyataan konsensus yang dirilis pada hari Jumat (31/1/20).

Pembicaraan ini membawa keuntungan besar bagi negara-negara yang menjadi tempat aktivitas perusahaan besar.

Sejauh ini, negara-negara seperti Prancis dan Inggris menyetujui pajak digital yang menghantam perusahaan teknologi besar, seperti Google dan Amazon, yang memiliki jejak online yang cukup besar di negara mereka tetapi memiliki sedikit kewajiban pajak. Hal ini disebabkan operasi fisik mereka berada di tempat lain, yaitu Amerika.

Halaman selanjutnya…

1 2
TagsAmerikaDonald TrumpPajak DigitalUS

Related articles More from author

  • Demi Pencitraan Pilpres, Trump Ancam Potong Dana Pendidikan Jika Sekolah Tak Segera Dibuka
    Internasional

    Demi Pencitraan Pilpres, Trump Ancam Potong Dana Pendidikan Jika Sekolah Tak Segera Dibuka

    11 Juli 2020
    By William Putra Wijaya
  • Perayaan Pekan Kemerdekaan Amerika Malah Diwarnai 45 Insiden Penembakan di New York
    Internasional

    Perayaan Pekan Kemerdekaan Amerika Malah Diwarnai 45 Insiden Penembakan di New York

    11 Juli 2020
    By William Putra Wijaya
  • Ceroboh Sebut Demonstran sebagai ‘Teroris’, Trump Dinilai Langgar Sumpah Jabatan dan Lampaui Batas
    Internasional

    Ceroboh Sebut Demonstran sebagai ‘Teroris’, Trump Dinilai Langgar Sumpah Jabatan dan Lampaui Batas

    6 Juni 2020
    By Bagas F Sinaga
  • China Ditiduh Retas Equifax
    Internasional

    Amerika Tuduh Militer China Retas Perusahaan Kredit Raksasa Equifax

    13 Februari 2020
    By Bagas F Sinaga
  • Pelosi Desak Panglima Militer AS Jauhkan Tangan Trump dari Tombol Nuklir karena Kondisi Kejiwaannya sedang Labil
    Internasional

    Pelosi Desak Panglima Militer AS Jauhkan Tangan Trump dari Tombol Nuklir karena Kondisi Kejiwaannya sedang Labil

    12 Januari 2021
    By William Putra Wijaya
  • Mayor Jendral Pasukan Qossem Soleimani dan Abu Mahdi Al Muhandis Terbunuh Akibat Serangan AS di Dekat Bandara Irak
    Internasional

    Serangan Udara AS Tewaskan Jenderal Tinggi Iran

    3 Januari 2020
    By Bagas F Sinaga

Leave a reply Batalkan balasan

Berita Menarik Lainnya

  • Istana: Jam Rolex untuk Timnas Pakai Uang Pribadi Prabowo
    Nasional

    Istana: Jam Rolex untuk Timnas Pakai Uang Pribadi Prabowo

  • Kejagung Ungkap Modus Ketua Ombudsman di Kasus Korupsi Pertambangan Nikel
    Nasional

    Kejagung Ungkap Modus Ketua Ombudsman di Kasus Korupsi Pertambangan Nikel

  • Ahmad Dhani Fokus Benahi Citra di 2020
    Selebriti

    Bebas dari Penjara, Ahmad Dhani Fokus Pulihkan Citranya di 2020

  • Bekerja
    Nasional

    Prabowo: Siapapun yang Jadi Presiden Tak Masalah yang Penting Bekerja untuk Rakyat

  • Jusuf Kalla Buka Suara Soal Isu Presiden Tiga Periode
    Nasional

    Jusuf Kalla Buka Suara Soal Isu Presiden Tiga Periode

Artikel Terbaru

  • Test Article for Verification 6 November 2026
  • Kemenbud Gelar Anugerah Kebudayaan Indonesia 2026, Apresiasi Pelestari Budaya 6 November 2026
  • Kemenbud Gelar Anugerah Kebudayaan Indonesia 2026, Apresiasi Pelestari Budaya 6 November 2026
  • Ketum Muhammadiyah Desak Penyadapan oleh Listyo dkk Diusut Transparan 6 November 2026
  • Simple Test Article 6 November 2026

Kategori

  • Berita Unik (100)
  • Internasional (1,531)
  • Kesehatan (103)
  • Keuangan (25)
  • Kuliner (1,071)
  • Nasional (8,054)
  • Olahraga (1,148)
  • Opini (2)
  • Selebriti (1,175)
  • Teknologi (1,322)
  • tips (15)
  • Tips & Tutorial (1,294)
  • Viral (82)

Cari Artikel

Redaksi

  • Jalan Kebagusan III, Perum Nuansa Kebagusan, Pasar Minggu, Jakarta Selatan
  • 0812 4664 9215
  • Hubungi Kami
  • Contact Us
  • Disclaimer
  • Kontak Kami
  • Privacy Policy
  • Tentang Kami
© Copyright 2026 TIKTAK.ID. All rights reserved.