TIKTAK.ID

Main Menu

  • Home
  • Nasional
  • Olahraga
  • Selebriti
  • Teknologi
  • Tips & Tutorial

logo

TIKTAK.ID

  • Home
  • Nasional
  • Olahraga
  • Selebriti
  • Teknologi
  • Tips & Tutorial
Internasional
Home›Internasional›Korea Utara Ingatkan Korea Selatan Setop Tabiat Buruknya Ikut Campur Urusan Pyongyang

Korea Utara Ingatkan Korea Selatan Setop Tabiat Buruknya Ikut Campur Urusan Pyongyang

By Bagas F Sinaga
9 Juli 2020
652
0
Korea Utara Ingatkan Korea Selatan Setop Tabiat Buruknya Ikut Campur Urusan Pyongyang

TIKTAK.ID – Korea Utara mengingatkan Korea Selatan untuk tak ikut campur dalam urusan Pyongyang. Hal ini disampaikan beberapa hari setelah Presiden Korea Selatan, Moon Jae-in menawarkan untuk menengahi pertemuan antara Kim dan Trump. Dia menyarankan kedua pemimpin untuk bertemu kembali sebelum pemilihan Amerika pada November nanti.

Pada Selasa (7/7/20), Direktur Jenderal untuk Urusan Amerika di Kementerian Luar Negeri Korea Utara, Kwon Jong Gun mengatakan Seoul salah menafsirkan pernyataan Korea Utara sebelumnya yang menepis rumor sebelum waktunya, tentang pertemuan puncak lain antara pemimpin Korea Utara, Kim Jong-un dan Presiden Amerika Serikat, Donald Trump.

“Ini adalah waktu bagi (Korea Selatan) untuk berhenti mencampuri urusan orang lain, tetapi tampaknya tidak ada obat atau resep untuk kebiasaan buruknya,” kata Kwon dalam sebuah pernyataan melalui kantor berita resmi Korea Utara KCNA, seperti yang dikutip Reuters.

“Berbicara secara eksplisit sekali lagi, kita tidak punya niat untuk duduk berhadapan dengan Amerika Serikat.”

Pernyataan Pyongyang itu juga bertepatan dengan kedatangan utusan Amerika, Deputi Menteri Luar Negeri Amerika Serikat Stephen Biegun, yang memimpin pembicaraan tingkat kerja dengan Korea Utara pada Selasa kemarin. Dia dijadwalkan bertemu pejabat Korea Selatan pada hari Rabu dan Kamis untuk memperbaharui perundingan nuklir yang macet dengan Pyongyang.

Pada Sabtu sebelumnya, Pyongyang sudah mengatakan bahwa mereka tak berminat lagi untuk mengadakan pertemuan baru antara Amerika dan Korea Utara.

Seorang profesor di Universitas Studi Korea Utara di Seoul, Yang Moo-jin mengatakan bahwa pernyataan Kwon mencerminkan ketegangan antar-Korea yang masih berlangsung. Dia juga menambahkan bahwa pandangan Korea Utara terkait masalah nuklir harus didiskusikan hanya dengan Amerika Serikat.

“Itu juga mengisyaratkan bahwa Korea Utara akan membuang konsep negosiasi masa lalu di mana Korea Selatan memainkan peran perantara, dan tidak akan kembali ke meja tanpa konsesi utama Amerika,” kata Yang.

Biegun mengatakan pekan lalu bahwa masih ada waktu bagi kedua belah pihak untuk terlibat kembali dalam perundingan dan “membuat kemajuan besar” tetapi pandemi Corona membuat pertemuan secara langsung sulit dilakukan sebelum pemilihan presiden Amerika pada 3 November mendatang.

Kim dan Trump pertama kali bertemu pada 2018 di Singapura. Pertemuan keduanya meningkatkan harapan untuk mengakhiri negosiasi program nuklir Korea Utara. Namun pertemuan kedua mereka, pada 2019 di Vietnam, dan negosiasi tingkat kerja berikutnya berantakan.

Bulan lalu, Korea Utara tiba-tiba meningkatkan ketegangan dengan Korea Selatan dan meledakkan kantor penghubung bersama antar-Korea, tepat di samping perbatasan. Sebelumnya Pyongyang tiba-tiba menunda rencana tindakan militer.

TagsDonald TrumpKim Jong Unkorea selatanKorea UtaraMoon Jae-inPresiden Korea SelatanPyongyang

Related articles More from author

  • Ribuan Pelayat di Baghdad Kutuk 'Setan Besar' Amerika
    Internasional

    Ribuan Pelayat di Baghdad Kutuk ‘Setan Besar’ Amerika

    5 Januari 2020
    By Bagas F Sinaga
  • Penyanyi asal Korea Selatan, Lee Chae-rin
    Selebriti

    Kesulitan Jadi Penyanyi Solo, CL Didukung Member 2NE1

    4 November 2020
    By
  • Mantan Bos FBI Sebut Penyerangan Capitol AS Serupa Teror 911
    Internasional

    Mantan Bos FBI Sebut Penyerangan Capitol AS Serupa Teror 911

    20 Januari 2021
    By William Putra Wijaya
  • Beijing: Washington Memang Tak Bisa Dipercaya!
    Internasional

    Beijing: Washington Memang Tak Bisa Dipercaya!

    13 Maret 2021
    By Bagas F Sinaga
  • Internasional

    Tersandung Ukraina Gate, Trump Terancam Dimakzulkan

    13 Oktober 2019
    By William Putra Wijaya
  • Korea Selatan Kembali Lakukan Pengetatan Setelah Terjadi Lonjakan Kasus Covid-19
    Internasional

    Korea Selatan Kembali Lakukan Pengetatan Setelah Terjadi Lonjakan Kasus Covid-19

    30 Mei 2020
    By Bagas F Sinaga

Leave a reply Batalkan balasan

Berita Menarik Lainnya

  • Anies Kalahkan Prabowo dan Ganjar pada Survei Presiden Pilihan Anak Muda
    Nasional

    Ganjar dan Prabowo Bersaing Ketat di Survei Capres, Anies Tertinggal Jauh

  • Baru Terungkap, Ternyata ini Alasan Jokowi Tunjuk Prabowo Urus Proyek Lumbung Pangan Nasional
    Nasional

    Demi Ketahanan Pangan, Prabowo Garap Food Estate, Anehnya Kenapa Singkong yang Ditanam?

  • Peneliti: Skenario Terbaik, Puan Jadi Ketum PDIP Ganjar Capres
    Nasional

    Peneliti: Skenario Terbaik, Puan Jadi Ketum PDIP Ganjar Capres

  • Merasa Disentil Megawati Soal Manuver Politik, Ganjar Buka Suara
    Nasional

    Merasa Disentil Megawati Soal Manuver Politik, Ganjar Buka Suara

  • TIKTAK.ID - Rocky Gerung: Ahok Lebih Mungkin Dampingi Anies Baswedan di Pilpres 2024, Mengapa?
    Nasional

    Rocky Gerung: Ahok Lebih Mungkin Dampingi Anies Baswedan di Pilpres 2024, Mengapa?

Redaksi

  • Jalan Kebagusan III, Perum Nuansa Kebagusan, Pasar Minggu, Jakarta Selatan
  • 0812 4664 9215
  • Hubungi Kami
  • Contact Us
  • Disclaimer
  • Privacy Policy
© Copyright 2026 TIKTAK.ID. All rights reserved.