TIKTAK.ID

Main Menu

  • Home
  • Privacy Policy
  • Contact Us
  • Disclaimer
  • Nasional
  • Olahraga
  • Selebriti
  • Teknologi
  • Tips & Tutorial
Sign in / Join

Login

Welcome! Login in to your account
Lost your password?

Lost Password

Back to login

logo

TIKTAK.ID

  • Home
  • Privacy Policy
  • Contact Us
  • Disclaimer
  • Nasional
  • Olahraga
  • Selebriti
  • Teknologi
  • Tips & Tutorial
Internasional
Home›Internasional›Tersandung Ukraina Gate, Trump Terancam Dimakzulkan

Tersandung Ukraina Gate, Trump Terancam Dimakzulkan

By William Putra Wijaya
13 Oktober 2019
700
0

TIKTAK.ID – Untuk kesekian kalinya, deretan pejabat Amerika yang membocorkan pembicaraan telepon presiden AS Donald Trump dengan Presiden Ukraina Volodymyr Zelensky bertambah.

Tak dinyana, komunikasi Trump dan Presiden Ukraina pada 25 Juli lalu ternyata berbuntut panjang. Pembicaraan telepon dua kepala negara itu tak saja menjadi buah bibir di negeri Paman Sam tapi juga menggegerkan dunia. Dalam pembicaraan itu Trump dicap sengaja menggunakan kekuasaannya menekan presiden Ukraina dan memerintahkan Ukraina menggelar penyelidikan terhadap rival utama Trump dalam pemilu 2020, Joe Biden beserta putranya Hunter Biden.

Trump berencana memanfaatkan hasil penyelidikan Ukraina untuk menghancurkan Biden dan menyingkirkannya dari bursa kandidat presiden Amerika 2020.

Langkah Trump meminta campur tangan asing dianggap banyak kalangan di Amerika sebagai tindakan yang membahayakan integritas pemilu AS dan mengancam keamanan nasional.

Akibatnya, Ketua DPR AS Nancy Pelosi membentuk tim penyelidikan kasus ini pada 24 September, membuat Trump terancam pemakzulan alias dilengserkan.

Pantauan TikTak dari situs berita Reuters, Senin (7/10), pembocor rahasia “Ukraina Gate” kali ini muncul dari kalangan pejabat intelijen. Pembocor rahasia, yang oleh publik Amerika disebut dengan istilah whistleblower, ini memiliki “pengetahuan langsung” tentang tuduhan terkait panggilan telepon Trump tersebut.

Andrew Bakaj, seorang pengacara whistleblower, menulis di akun Twitternya, “Saya bisa mengonfirmasi bahwa perusahaan dan tim saya mewakili banyak whistleblower sehubungan dengan laporan pada 12 Agustus 2019 kepada Inspektur Jenderal Komunitas Intelijen”.  Namun, lebih lanjut Bakaj menolak memberikan keterangan.

Secara terpisah, Mark Zaid, pengacara whistleblower yang lain memberikan keterangan bahwa pejabat intelijen yang bersedia mengungkap percakapan telepon Trump telah menjalani proses wawancara dengan inspektur jenderal sebagai bagian dalam pemeriksaan awal atas pengaduan pelapor. Menurutnya, wawancara dengan Inspektur Jenderal sangat penting, karena akan memberikan perlindungan terhadap kemungkinan serangan balasan.

TagsDonald TrumpJoe BidenNancy PelosiTrumpUkraina

Related articles More from author

  • Ukraina Ancam Uni Eropa
    Internasional

    Ukraina Ancam Uni Eropa

    27 Mei 2022
    By Bagas F Sinaga
  • Trump Bantah Keterlibatan AS dalam Aksi Bersenjata di Venezuela
    Internasional

    Trump Bantah Keterlibatan AS dalam Aksi Bersenjata di Venezuela

    7 Mei 2020
    By William Putra Wijaya
  • Trump Ancam Sanksi Irak Bila Pulangkan Pasukan AS
    Internasional

    Trump Ancam Sanksi Irak Bila Pulangkan Pasukan AS

    6 Januari 2020
    By Bagas F Sinaga
  • TIKTAK.ID - Maksud Terselubung Amerika Coret Indonesia dari Daftar Negara Berkembang
    InternasionalNasional

    Maksud Terselubung Amerika Coret Indonesia dari Daftar Negara Berkembang

    24 Februari 2020
    By Bagas F Sinaga
  • Pejabat Iran: Peringkat Akseptabilitas Trump dan AS di Mata Dunia Kian Menukik Tajam
    Internasional

    Pejabat Iran: Peringkat Akseptabilitas Trump dan AS di Mata Dunia Kian Menukik Tajam

    24 Agustus 2020
    By Bagas F Sinaga
  • Ribuan Pelayat di Baghdad Kutuk 'Setan Besar' Amerika
    Internasional

    Ribuan Pelayat di Baghdad Kutuk ‘Setan Besar’ Amerika

    5 Januari 2020
    By Bagas F Sinaga

Leave a reply Batalkan balasan

Berita Menarik Lainnya

  • Siapkan Skema New Normal, Ini Arahan Terbaru Jokowi
    Nasional

    Jokowi: Saya Enggak Bisa Bayangin Kalau Kita Dulu Lockdown

  • TIKTAK.ID - Fadli Zon Nyinyir Jokowi Banyak Stafsus, Diam Prabowo Punya 33 Pengawal Pribadi
    Nasional

    Fadli Zon Nyinyir Jokowi Banyak Stafsus, Tapi Diam Prabowo Punya 33 Pengawal Pribadi

  • Jakarta Keluar dari 10 Besar Kota Termacet Dunia, Pramono: Jauh Lebih Baik dari New York
    Nasional

    Jakarta Keluar dari 10 Besar Kota Termacet Dunia, Pramono: Jauh Lebih Baik dari New York

  • Klarifikasi Mahfud MD Soal Dugaan Korupsi di Asabri
    Nasional

    Klarifikasi Mahfud MD Soal Dugaan Korupsi di Asabri

  • Akhirnya KSAD Dudung Akui Ada Perselisihan dengan Jenderal Andika Pasca-Super Garuda Shield
    Nasional

    Akhirnya KSAD Dudung Akui Ada Perselisihan dengan Jenderal Andika Pasca-Super Garuda Shield

Redaksi

  • Jalan Kebagusan III, Perum Nuansa Kebagusan, Pasar Minggu, Jakarta Selatan
  • 0812 4664 9215
  • Hubungi Kami
© Copyright 2019 TIKTAK.ID. All rights reserved.