TIKTAK.ID

Main Menu

  • Home
  • Privacy Policy
  • Contact Us
  • Disclaimer
  • Nasional
  • Olahraga
  • Selebriti
  • Teknologi
  • Tips & Tutorial
Sign in / Join

Login

Welcome! Login in to your account
Lost your password?

Lost Password

Back to login

logo

TIKTAK.ID

  • Home
  • Privacy Policy
  • Contact Us
  • Disclaimer
  • Nasional
  • Olahraga
  • Selebriti
  • Teknologi
  • Tips & Tutorial
Nasional
Home›Nasional›Tingkat Kepuasan Rakyat ke Jokowi Anjlok, PDIP dan Golkar Ungkap Penyebabnya

Tingkat Kepuasan Rakyat ke Jokowi Anjlok, PDIP dan Golkar Ungkap Penyebabnya

By Joni Sitohang
28 September 2021
514
0
Tingkat Kepuasan Rakyat ke Jokowi Anjlok, PDIP dan Golkar Ungkap Penyebabnya

TIKTAK.ID – Politikus dari PDI Perjuangan (PDIP) dan Golkar mengklaim bahwa pandemi virus Corona (Covid-19) membuat survei kepuasan terhadap kinerja Presiden Joko Widodo (Jokowi) menurun.

Akan tetapi, mereka menilai kebijakan penanganan Covid-19 oleh Pemerintah juga perlu diapresiasi.

Menurut Politikus PDIP Hendrawan Supratikno, ketika PPKM memang ada pembatasan ruang gerak, terutama ekonomi. Ia mengatakan hal itu membuat terjadinya penurunan tingkat ekonomi masyarakat.

Baca juga : Tak Terima Demokrat Serang Pribadi Yusril, PBB Angkat Suara

“Harus diakui kalau semasa PPKM yang lalu, ruang gerak ekonomi masyarakat sangat dibatasi. Berdasarkan data, terjadi penurunan daya beli yang cukup besar,” ujar Hendrawan, seperti dilansir detik.com, Minggu (26/9/21).

Kemudian Hendrawan berharap agar terjadi perbaikan ekonomi di Indonesia. Dengan begitu, lanjutnya, maka ekonomi di Indonesia kembali kuat.

“Mudah-mudahan ke depan, kita dapat melakukan akselerasi pemulihan ekonomi, serta bisa masuk sirkuit pertumbuhan ekonomi yang kuat dan inklusif,” tutur Hendrawan.

Baca juga : Pakar: Pengganti Anies Baswedan Diusulkan Tito, Dipilih Jokowi

Hendrawan menegaskan bahwa survei penurunan kepuasan bisa menjadi patokan. Ia pun berharap Pemerintah mampu menyampaikan dan memberikan bukti bahwa mereka telah melakukan tugas dengan baik.

Sementara itu, Ketua DPP Partai Golkar, Ace Hasan Syadzily menyebut Covid-19 membuat ekonomi mengalami pelambatan akibat pengetatan mobilitas sosial. Namun ia menganggap kebijakan tersebut memang perlu diambil oleh Pemerintah.

“Tentu kondisi ini bisa membuat sebagian masyarakat jadi tidak nyaman. Tapi langkah itu harus diambil Pemerintah, demi memutus mata rantai Covid-19 dan menjaga keselamatan rakyat,” tegas Ace.

Baca juga : Puan Me-Lockdown Ibunya Sendiri, Megawati, 1 Tahun 9 Bulan

Ace mengatakan kebijakan pengetatan oleh Pemerintah memiliki efek yang baik. Ia berpendapat Pemerintah masih memperhatikan ekonomi dalam pengambilan kebijakan penanganan pandemi.

“Kebijakan pengetatan mobilitas dengan tetap memperhatikan ekonomi, ternyata dapat dirasakan sekarang. Alhamdulillah tingkat penularan Covid-19 di Indonesia bisa dikendalikan. Indonesia adalah negara yang dapat mengendalikan penularan paling efektif saat ini, dan hal itu telah diakui dunia, salah satunya John Hopkins University pernah merilis ini,” ungkap Ace.

Lebih lanjut, Ace menyoroti pertumbuhan ekonomi di kuartal kedua 2021. Ia mengakui pertumbuhan ekonomi itu merupakan imbas kebijakan selama pandemi.

Baca juga : Yusril Gugat AD ART Demokrat AHY, Fahri Hamzah: Saya Dukung!

“Pemulihan ekonomi kita dinilai dapat berjalan dengan baik. Bahkan pertumbuhan ekonomi kuartal kedua kita pernah mencapai 7,07%. Hal itu tentu patut diapresiasi,” sambungnya.

TagsCoronaCOVID-19GolkarJokowiPDIPpenanganan covid-19PPKMVirus Corona

Related articles More from author

  • Soal Tudingan Megawati ke Penguasa, TKN: Sama Saja Menuduh Perilaku Menteri dari PDIP
    Nasional

    Soal Tudingan Megawati ke Penguasa, TKN: Sama Saja Menuduh Perilaku Menteri dari PDIP

    2 Desember 2023
    By Joni Sitohang
  • Poyuono Nilai Anies Layak Dipecat Usai Putuskan PSBB Total DKI Tanpa Restu Jokowi, Apa Kata Kemenkes?
    Nasional

    Poyuono Nilai Anies Layak Dipecat Usai Putuskan PSBB Total DKI Tanpa Restu Jokowi, Apa Kata Kemenkes?

    11 September 2020
    By Joni Sitohang
  • Said Aqil Siradj Mantap Masuk Bursa Ketum PBNU Usai Ketemu Jokowi
    Nasional

    Said Aqil Siradj Mantap Masuk Bursa Ketum PBNU Usai Ketemu Jokowi

    8 Oktober 2021
    By Joni Sitohang
  • Cucu Bung Hatta Ikut Gugat Jokowi, Desak Pembatalan Pengangkatan 88 PJ Kepala Daerah
    Nasional

    Cucu Bung Hatta Ikut Gugat Jokowi, Desak Pembatalan Pengangkatan 88 PJ Kepala Daerah

    5 Desember 2022
    By Joni Sitohang
  • Pantau Prokes, Panglima TNI dan Kapolri Bagikan Masker di Pasar Tanah Abang
    Nasional

    Pantau Prokes, Panglima TNI dan Kapolri Bagikan Masker di Pasar Tanah Abang

    31 Januari 2021
    By Joni Sitohang
  • Menimbang Peluang Prabowo vs Anies Bila Berhadapan di Pilpres 2024
    Nasional

    Menimbang Peluang Prabowo vs Anies Bila Berhadapan di Pilpres 2024

    17 Mei 2020
    By Joni Sitohang

Leave a reply Batalkan balasan

Berita Menarik Lainnya

  • Lebih Sehat Mana: Nasi, Ketupat, atau Lontong?
    Tips & Tutorial

    Lebih Sehat Mana: Nasi, Ketupat, atau Lontong?

  • Xiaomi 12, Ponsel Flagship Mini dengan Kapasitas Baterai Besar
    Teknologi

    Xiaomi 12, Ponsel Flagship Mini dengan Kapasitas Baterai Besar

  • Cedera Berkepanjangan, PSG Buka Opsi Putus Kontrak Sergio Ramos
    Olahraga

    Cedera Berkepanjangan, PSG Buka Opsi Putus Kontrak Sergio Ramos

  • Terkait Kemungkinan Kembali Dampingi Prabowo di Pilpres 2024, Sandiaga: Why Not?
    Nasional

    Terkait Kemungkinan Kembali Dampingi Prabowo di Pilpres 2024, Sandiaga: Why Not?

  • Mahasiswa UGM Dirikan BeProfesion, Bantu Sertifikasi Profesi
    Teknologi

    Mahasiswa UGM Dirikan BeProfesion, Bantu Sertifikasi Profesi

Redaksi

  • Jalan Kebagusan III, Perum Nuansa Kebagusan, Pasar Minggu, Jakarta Selatan
  • 0812 4664 9215
  • Hubungi Kami
© Copyright 2019 TIKTAK.ID. All rights reserved.