TIKTAK.ID

Main Menu

  • Home
  • Privacy Policy
  • Contact Us
  • Disclaimer
  • Nasional
  • Olahraga
  • Selebriti
  • Teknologi
  • Tips & Tutorial
Sign in / Join

Login

Welcome! Login in to your account
Lost your password?

Lost Password

Back to login

logo

TIKTAK.ID

  • Home
  • Privacy Policy
  • Contact Us
  • Disclaimer
  • Nasional
  • Olahraga
  • Selebriti
  • Teknologi
  • Tips & Tutorial
Nasional
Home›Nasional›Kabar Buruk dari Jokowi, Indonesia Bakal Hadapi Ledakan Pengangguran

Kabar Buruk dari Jokowi, Indonesia Bakal Hadapi Ledakan Pengangguran

By Joni Sitohang
6 Desember 2020
615
0
Kabar Buruk dari Jokowi, Indonesia Bakal Hadapi Ledakan Pengangguran

TIKTAK.ID – Pandemi virus Corona (Covid-19) membuat ekonomi global mati suri. Ekonomi di sejumlah negara pun mengalami resesi, tak terkecuali di Indonesia. Ekonomi yang mati suri itu membuat pengangguran melonjak tajam.

Melalui Pertemuan Tahunan Bank Indonesia (PTBI), pada Kamis (3/12/20), Presiden Joko Widodo (Jokowi) mengungkapkan keprihatinannya soal angka pengangguran di Indonesia. Ia mengklaim Indonesia kini tengah berhadapan dengan besarnya jumlah pengangguran akibat Pemutusan Hubungan Kerja (PHK) di masa pandemi. Untuk itu, lapangan pekerjaan yang baru pun sangat dibutuhkan.

“Kita harus bisa bergerak cepat karena masih banyak pekerjaan rumah yang belum kita selesaikan. Oleh sebab itu, pemerintah berketetapan hati untuk melakukan reformasi struktural, membenahi regulasi yang kompleks, dan birokrasi yang rumit,” ujar Jokowi, seperti dilansir CNBC Indonesia.

Baca juga : Alasan Jokowi Ganti Luhut Panjaitan dengan Syahrul Yasin Limpo sebagai Menteri Kelautan Ad Interim

“Kita semua sudah mengetahui posisi nomor satu di global complexity index yang paling rumit di dunia dan itu harus kita akhiri,” imbuh Jokowi.

Pria asal Solo tersebut mengatakan semangat itu lah yang mendasari lahirnya Undang-Undang Cipta Kerja. Ia menjelaskan, UU Ciptaker bertujuan menciptakan iklim usaha yang lebih kondusif berdaya saing. Dengan begitu, UMKM lebih berkembang dan industri padat tenaga kerja tumbuh dengan pesat.

Kemudian Jokowi berharap agar bank sentral bisa berkontribusi lebih besar untuk ikut menggerakkan sektor riil, mendorong penciptaan lapangan kerja baru, serta membantu sektor usaha utamanya, yakni UMKM, agar bisa kembali produktif.

Baca juga : Media Inggris Soroti Fenomena Dinasti Politik Keluarga di Indonesia, Mulai Jokowi, Ma’ruf Amin Hingga Prabowo

“Kita harus berbagi beban dan tanggung jawab untuk urusan bangsa dan negara. Hal ini agar negara kita mampu bertransformasi menjadi kekuatan ekonomi baru di tingkat regional dan global,” tutur mantan Gubernur DKI Jakarta itu.

Sementara itu, Badan Pusat Statistik (BPS) melaporkan jumlah orang yang bekerja pada Agustus 2020 ada 128,5 juta orang dari total 138,2 juta angkatan kerja. Jumlah orang yang bekerja diketahui telah turun 0,3 juta jika dibandingkan dengan Agustus tahun sebelumnya.

Lebih lanjut, jumlah orang yang bekerja penuh (bekerja setidaknya 35 jam dalam seminggu) di dalam negeri drop signifikan sampai 9,5 juta orang jika dibandingkan Agustus 2019. Akan tetapi, jumlah orang yang bekerja paruh waktu hingga setengah menganggur naik masing-masing 4,3 juta dan 4,8 juta orang.

TagsCoronaCOVID-19JokowiUMKMUU Cipta KerjaUU CiptakerVirus Corona

Related articles More from author

  • Adik Prabowo Datangi Kediaman Jokowi di Solo, Agenda Apa?
    Nasional

    Adik Prabowo Datangi Kediaman Jokowi di Solo, Agenda Apa?

    12 Maret 2025
    By Joni Sitohang
  • Jokowi Beberkan 3 Manfaat UU Cipta Kerja untuk Rakyat, Apa Saja?
    Nasional

    Jokowi Beberkan 3 Manfaat UU Cipta Kerja untuk Rakyat, Apa Saja?

    19 Oktober 2020
    By Joni Sitohang
  • Hasil Survei SMRC: 75,6 Persen Masyarakat Puas dengan Kinerja Jokowi
    Nasional

    Hasil Survei SMRC: 75,6 Persen Masyarakat Puas dengan Kinerja Jokowi

    16 Juni 2021
    By Joni Sitohang
  • Bahas 10 Fokus Kebijakan Indonesia Emas, Prabowo Tegaskan Lanjutkan 'Kartu Sakti' Jokowi
    Nasional

    Bahas 10 Fokus Kebijakan Indonesia Emas, Prabowo Tegaskan Lanjutkan ‘Kartu Sakti’ Jokowi

    4 September 2023
    By Joni Sitohang
  • Dulu Angkat Ahok Jadi Komut Pertamina, Kini Erick Thohir Jadikan Ketum PBNU Said Aqil Siradj Komut PT KAI
    Nasional

    PBNU Era Said Aqil, Perisai Jokowi Hadapi Konservatisme

    16 Oktober 2021
    By Joni Sitohang
  • Jokowi Sebut Adi Utarini dan Tri Mumpuni Sebagai 2 Perempuan Hebat, Siapa mereka?
    Nasional

    Jokowi Sebut Adi Utarini dan Tri Mumpuni Sebagai 2 Perempuan Hebat, Siapa mereka?

    21 Desember 2020
    By Joni Sitohang

Leave a reply Batalkan balasan

Berita Menarik Lainnya

  • Pemimpin Hizbullah: Pasukan Amerika akan Pulang dalam Peti Mati
    Internasional

    Pemimpin Hizbullah: Pasukan Amerika akan Pulang dalam Peti Mati

  • Gerakan Dengarkan 'Indonesia Raya' di Yogyakarta Tuai Pro Kontra
    Nasional

    Gerakan Dengarkan ‘Indonesia Raya’ di Yogyakarta Tuai Pro Kontra

  • Khofifah hingga Mahfud MD Diisukan Jadi Cawapres Ganjar, PKB: Pasangan AMIN Tak Gentar
    Nasional

    Khofifah hingga Mahfud MD Diisukan Jadi Cawapres Ganjar, PKB: Pasangan AMIN Tak Gentar

  • Bikin Geger, 'Kak Ema' Kirim Karangan Bunga untuk Habib Rizieq
    Nasional

    Bikin Geger, ‘Kak Ema’ Kirim Karangan Bunga untuk Habib Rizieq

  • PKB Mendadak Pingit Cak Imin Agar Tak Bicara Pilpres 2024, Kenapa?
    Nasional

    PKB Mendadak Pingit Cak Imin Agar Tak Bicara Pilpres 2024, Kenapa?

Redaksi

  • Jalan Kebagusan III, Perum Nuansa Kebagusan, Pasar Minggu, Jakarta Selatan
  • 0812 4664 9215
  • Hubungi Kami
© Copyright 2019 TIKTAK.ID. All rights reserved.