TIKTAK.ID

Main Menu

  • Home
  • Nasional
  • Olahraga
  • Selebriti
  • Teknologi
  • Tips & Tutorial

logo

TIKTAK.ID

  • Home
  • Nasional
  • Olahraga
  • Selebriti
  • Teknologi
  • Tips & Tutorial
Nasional
Home›Nasional›Denny Siregar: Jokowi Tidak Melarang Mudik Lebaran, Kenapa?

Denny Siregar: Jokowi Tidak Melarang Mudik Lebaran, Kenapa?

By Joni Sitohang
5 April 2020
1166
0
Denny Siregar: Jokowi Tidak Melarang Mudik Lebaran, Kenapa?

TIKTAK.ID – Pada 7 Maret 2020, sebuah surat kabar di Italia mengabarkan berita, “Pemerintah akan memberlakukan lockdown di Italia.” Warga Italia panik mendengar kabar itu, dan mereka bergegas mudik ke daerahnya masing-masing.

Pemerintah Daerah pun berteriak, “Jangan mudik, mudik malah membuat keluarga Anda tertular Corona!”

Namun terlambat, gelombang mudik malah semakin besar karena mereka takut dan ingin menjauhi episentrum Corona sejauh-jauhnya. Italia mencatat, penyebaran Corona naik tiga kali lipat dari sebelum diumumkan lockdown.

Baca juga : Gusar, Najwa Shihab Sebut Wacana Yasonna Bebaskan Koruptor Demi Hindari Corona Hanya Akal-akalan Saja

Rasa panik yang tanpa sengaja dibangun Pemerintah Italia, tanpa memperhitungkan psikologis warganya, malah membuat orang pergi dan menyebarkan virus ke mana-mana.

Sementara itu, akhirnya Presiden Joko Widodo (Jokowi) memutuskan mudik tidak dilarang, tetapi diimbau tidak mudik. Jokowi tidak ingin seperti Italia, yang malah membuat orang panik dan terjadi gelombang mudik besar-besaran karena masyarakat menyangka mereka akan terpenjara.

Komunikasi yang salah bukannya menyelesaikan masalah, namun malah membuat masalah baru. Ketika Pemerintah panik, maka warga ikut panik, dan apalagi kepanikan itu dibarengi larangan-larangan, akan membuat orang semakin takut dan menjauhi pusat larangan.

Baca juga :ICW Rilis Nama 22 Koruptor Kakap yang Bakal Bebas Jika Menkumham Ngotot Revisi Aturan dengan Dalih Corona

Juru bicara Istana, Fadjroel Rahman sempat mengumumkan bahwa mudik tidak dilarang, tetapi kemudian dibantah Mensesneg. Hal itu bukan karena mereka tidak tegas, tetapi karena memang sedang gamang, tidak siap dengan keadaan. Memang negara mana yang siap?

Di sisi lain, Jokowi memerintahkan Kepala Daerah untuk memantau orang mudik. Ia pun berencana memindahkan liburan mudik, sesudah masalah Corona ini selesai.

Apakah itu keputusan yang bagus? Tidak juga, karena lalu lintas manusia tetap berjalan dan itu menambah potensi penyebaran virus. Namun itu juga bukan keputusan buruk, karena yang dijaga oleh Pemerintah sekarang adalah jangan sampai terjadi gelombang besar mudik, yang membuat potensi penyebaran virus menjadi lebih besar.

Baca juga : Strategi Hambat Corona, Ma’ruf Amin Minta MUI Terbitkan Fatwa Haram Mudik

Dalam situasi paling menekan, keputusan apa pun juga tidak akan bagus. Yang dapat dilakukan hanya meminimalisir dampak buruk yang akan terjadi.

Kita tidak bisa menyalahkan Pemerintah Italia, karena mereka tidak siap dengan hasil keputusan mereka. Sama seperti kita jangan terus menyalahkan Pemerintah Indonesia, yang belajar dari kasus Italia.

TagsBerita JokowiCoronaCOVID-19Denny SiregarJoko WidodoJokowiMudikVirus Corona

Related articles More from author

  • TIKTAK.ID - Anies Baswedan Bersama Prabowo Subianto dan Presiden Joko Widodo
    Nasional

    Perintah Prabowo Agar Kader Gerindra Mulai Kritisi Anies Kejutkan Publik

    29 Oktober 2019
    By Rusli Qomar
  • Hasto Soal Isu Jokowi Jadi Ketum PDIP: Provokator Politik
    Nasional

    Hasto Soal Isu Jokowi Jadi Ketum PDIP: Provokator Politik

    7 November 2022
    By Joni Sitohang
  • Dokter Global: Varian Covid-19 Akan Sama Mematikannya dengan Ebola
    Internasional

    Dokter Global: Varian Covid-19 Akan Sama Mematikannya dengan Ebola

    2 Desember 2021
    By William Putra Wijaya
  • Soal 'Musa Datangi Firaun', PBNU-MUI Kritik Abdullah Hehamahua
    Nasional

    Soal ‘Musa Datangi Firaun’, PBNU-MUI Kritik Abdullah Hehamahua

    17 April 2021
    By Johan Arif
  • Jokowi Resmi Lepaskan Bantuan Tahap 2 RI untuk Gaza
    Nasional

    Jokowi Resmi Lepaskan Bantuan Tahap 2 RI untuk Gaza

    28 November 2023
    By Joni Sitohang
  • Gatot Nurmantyo Beda Pandangan Soal Fatwa Batasi Salat Jemaah di Tengah Wabah Corona, Ini Tanggapan MUI
    Nasional

    Gatot Nurmantyo Beda Pandangan Soal Fatwa Batasi Salat Jemaah di Tengah Wabah Corona, Ini Tanggapan MUI

    18 Maret 2020
    By Johan Arif

Leave a reply Batalkan balasan

Berita Menarik Lainnya

  • Ribuan Orang Tolak Vaksinasi Covid-19 di Australia
    Internasional

    Ribuan Orang Tolak Vaksinasi Covid-19 di Australia

  • Bukan Hanya Sinar Matahari, Ini Sumber Vitamin D Lainnya
    Tips & Tutorial

    Bukan Hanya Sinar Matahari, Ini Sumber Vitamin D Lainnya

  • Munculnya Sinyal PDIP Bakal Gabung Pemerintahan Prabowo-Gibran
    Nasional

    Munculnya Sinyal PDIP Bakal Gabung Pemerintahan Prabowo-Gibran

  • Ini Fitur Unggulan Acer Swift X 14, Laptop Tipis Harga Rp23 Juta
    Teknologi

    Ini Fitur Unggulan Acer Swift X 14, Laptop Tipis Harga Rp23 Juta

  • DKI Evaluasi Jalur Sepeda di Jakarta, Komunitas Pesepeda Beri Catatan
    Nasional

    DKI Evaluasi Jalur Sepeda di Jakarta, Komunitas Pesepeda Beri Catatan

Artikel Terbaru

  • KPK Diminta Usut Aliran Dana Rp2,94 M di Kasus Suap Proyek Bekasi 29 September 2026
  • Cara Meredakan Bau Mulut secara Alami dengan Kebiasaan Sederhana 29 September 2026
  • 9 Cara Menghilangkan Rasa Asin di Masakan dengan Mudah 28 September 2026
  • Profil Jonatan Christie: Biodata, Karier, dan Prestasi 28 September 2026
  • Pemkab Pasuruan Puji 28 Desa Lunasi Pembayaran PBB-P2 Tepat Waktu 28 September 2026

Kategori

  • Berita Unik (100)
  • Internasional (1,531)
  • Kesehatan (58)
  • Keuangan (10)
  • Kuliner (1,058)
  • Nasional (7,943)
  • Olahraga (1,135)
  • Opini (2)
  • Selebriti (1,175)
  • Teknologi (1,221)
  • tips (15)
  • Tips & Tutorial (1,294)
  • Viral (82)

Cari Artikel

Redaksi

  • Jalan Kebagusan III, Perum Nuansa Kebagusan, Pasar Minggu, Jakarta Selatan
  • 0812 4664 9215
  • Hubungi Kami
  • Contact Us
  • Disclaimer
  • Privacy Policy
© Copyright 2026 TIKTAK.ID. All rights reserved.