TIKTAK.ID

Main Menu

  • Home
  • Privacy Policy
  • Contact Us
  • Disclaimer
  • Nasional
  • Olahraga
  • Selebriti
  • Teknologi
  • Tips & Tutorial
Sign in / Join

Login

Welcome! Login in to your account
Lost your password?

Lost Password

Back to login

logo

TIKTAK.ID

  • Home
  • Privacy Policy
  • Contact Us
  • Disclaimer
  • Nasional
  • Olahraga
  • Selebriti
  • Teknologi
  • Tips & Tutorial
Nasional
Home›Nasional›Harga BBM di Era Jokowi Sering Naik Turun, Ini Sederet Historinya

Harga BBM di Era Jokowi Sering Naik Turun, Ini Sederet Historinya

By Joni Sitohang
5 September 2022
529
0
Harga BBM di Era Jokowi Sering Naik Turun, Ini Sederet Historinya

TIKTAK.ID – Presiden Joko Widodo (Jokowi) diketahui kembali menaikkan harga Bahan Bakar Minyak (BBM) pada Sabtu (3/9/22). Terdapat tiga jenis BBM yang harganya naik, yaitu Pertalite, Solar, dan Pertamax.

Namun, ini bukan kali pertama Jokowi menaikkan harga BBM. Selama delapan tahun Pemerintahan Jokowi, harga BBM di Indonesia sudah beberapa kali mengalami kenaikan dan penurunan.

Seperti dilansir Kompas.com, berikut ini jejak fluktuasi harga BBM di era Jokowi sejak 2014 hingga kini.

Baca juga : DPRD DKI Pertanyakan Langkah Anies Lantik 3 Pejabat Meski Oktober Sudah Tak Jadi Gubernur

2014

Kenaikan harga BBM di masa kepemimpinan Jokowi pertama kali terjadi pada 17 November 2014 silam. Ketika itu, Jokowi dan Wakil Presiden Jusuf Kalla belum genap sebulan menjabat. Jokowi mengklaim BBM perlu dinaikkan karena negara butuh anggaran untuk membangun infrastruktur dan layanan kesehatan.

2015

Selang satu setengah bulan, tepatnya pada 1 Januari 2015, Jokowi menurunkan harga BBM jenis Premium dan Solar. Premium turun dari yang awalnya Rp8.500 per liter menjadi Rp7.600 per liter, sedangkan solar turun dari Rp7.600 menjadi Rp7.250 per liter.

Baca juga : Gerindra: Kalau Ingin Petani Makmur dan Negara Kuat, Pilih Prabowo di Pilpres 2024

Kemudian pada 19 Januari 2015, Jokowi kembali menurunkan harga Premium dan Solar. Harga Premium turun menjadi Rp6.600 dari yang semula Rp7.600 per liter, dan harga Solar berubah jadi Rp6.400 dari yang semula Rp7.250 per liter.

Akan tetapi pada 1 Maret 2015, Jokowi mengumumkan kenaikan hliterPremium sebesar Rp200, menjadi Rp6.800 per liter. Setelah itu pada 28 Maret 2015, Jokowi kembali menaikkan harga BBM jenis Premium dan Solar masing-masing Rp500 per liter.

Di penghujung 2015, harga dua jenis BBM itu diturunkan, harga Premium dari Rp7.300 menjadi Rp7.150 per liter, dan harga Solar turun dari Rp6.700 menjadi Rp5.950 per liter.

Baca juga : Usai Bandung, Relawan Bakal Adakan Musra di Makassar Cari Penerus Jokowi

2016

Pada 5 Januari 2016, Jokowi menurunkan harga Premium dari Rp7.300 menjadi Rp6.950 per liter, dan harga Solar turun dari Rp6.700 menjadi Rp5.650 per liter.

Tiga bulan setelahnya, pada 1 April 2016, harga Premium kembali turun dari Rp6.950 menjadi Rp6.450, dan harga Solar turun dari Rp5.650 menjadi Rp5.150 per liter.

2018

Pada 20 Januari 2018, Jokowi telah menaikkan harga Pertalite menjadi Rp7.600 per liter. Pada 24 Maret 2018 harga Pertalite kembali naik menjadi Rp7.800 per liter.

Baca juga : Sekjen PDIP Beri Bocoran Isu Pembahasan Kunjungan Puan ke Prabowo dan Airlangga

2019

Saat memasuki Pemerintahan Presiden Jokowi periode kedua, harga Pertalite turun pada 5 Januari 2019 menjadi Rp7.650 per liter.

2022

Pada 1 April 2022, Jokowi menaikkan harga BBM nonsubsidi jenis Pertamax, dari Rp9.000 menjadi Rp12.500-13.000 per liter.

Teranyar, pada 3 September 2022, Jokowi kembali menaikkan harga tiga jenis BBM, yaitu Pertalite, Solar, dan Pertamax. Pertalite naik dari Rp7.650 per liter menjadi Rp10.000 per liter; Solar naik dari Rp5.150 per liter menjadi 6.800 per liter; dan Pertamax naik dari Rp12.500 menjadi Rp14.500 per liter.

TagsHarga BBMJokowi

Related articles More from author

  • Jokowi Ajak Yusril Ketemu di Istana, Bahas Apa?
    Nasional

    Yusril Desak Jokowi Segera Bentuk Kementerian Legislasi Nasional, Kalau Tidak..

    28 November 2021
    By Joni Sitohang
  • Relawan Jokowi-Prabowo Dorong MPR Ubah Masa Jabatan Presiden
    Nasional

    Relawan Jokowi-Prabowo Dorong MPR Ubah Masa Jabatan Presiden

    13 Februari 2022
    By Joni Sitohang
  • Resmi! Jokowi Umumkan Wilayah Udara Riau dan Natuna Tak Lagi Dikelola Singapura
    Nasional

    Resmi! Jokowi Umumkan Wilayah Udara Riau dan Natuna Tak Lagi Dikelola Singapura

    9 September 2022
    By Joni Sitohang
  • Jokowi Resmi Lantik Menpan RB Azwar Anas Gantikan Tjahjo Kumolo
    Nasional

    Jokowi Resmi Lantik Menpan RB Azwar Anas Gantikan Tjahjo Kumolo

    7 September 2022
    By Joni Sitohang
  • Usai Demo Kades Minta Masa Jabatan Jadi 9 Tahun, Budiman Klaim Jokowi Setuju
    Nasional

    Usai Demo Kades Minta Masa Jabatan Jadi 9 Tahun, Budiman Klaim Jokowi Setuju

    20 Januari 2023
    By Joni Sitohang
  • Dilaporkan Pendukung Jokowi Buntut Tuduhan Ijazah Palsu, Eks Menpora Roy Suryo: Silakan saja
    Nasional

    Dilaporkan Pendukung Jokowi Buntut Tuduhan Ijazah Palsu, Eks Menpora Roy Suryo: Silakan saja

    27 April 2025
    By Joni Sitohang

Leave a reply Batalkan balasan

Berita Menarik Lainnya

  • Partai Ummat Alihkan Dukungan ke Prabowo Jika Anies Batal Nyapres
    Nasional

    Partai Ummat Alihkan Dukungan ke Prabowo Jika Anies Batal Nyapres

  • Tunjukkan Surat Cekal, Rizieq Shihab: Ada yang Takut Jika Saya Pulang
    NasionalViral

    Tunjukkan Surat Cekal, Rizieq Shihab: Ada yang Takut Jika Saya Pulang

  • TPN Ganjar-Mahfud Minta Aparat Jaga Netralitas Usai Ramai Pencopotan Baliho
    Nasional

    TPN Ganjar-Mahfud Minta Aparat Jaga Netralitas Usai Ramai Pencopotan Baliho

  • Heboh 5 Organisasi Kedokteran Tuding Terawan Bohongi Jokowi
    Nasional

    Heboh 5 Organisasi Kedokteran Tuding Terawan Bohongi Jokowi

  • TIKTAK.ID - 5 Cara Atasi Nyeri Pinggang Tanpa Pijat
    Tips & Tutorial

    5 Cara Atasi Nyeri Pinggang Tanpa Pijat

Redaksi

  • Jalan Kebagusan III, Perum Nuansa Kebagusan, Pasar Minggu, Jakarta Selatan
  • 0812 4664 9215
  • Hubungi Kami
© Copyright 2019 TIKTAK.ID. All rights reserved.