TIKTAK.ID

Main Menu

  • Home
  • Nasional
  • Olahraga
  • Selebriti
  • Teknologi
  • Tips & Tutorial

logo

TIKTAK.ID

  • Home
  • Nasional
  • Olahraga
  • Selebriti
  • Teknologi
  • Tips & Tutorial
Nasional
Home›Nasional›BNPT: Aktivitas Teroris Selama Pandemi Covid-19 Meningkat di Dunia Maya

BNPT: Aktivitas Teroris Selama Pandemi Covid-19 Meningkat di Dunia Maya

By Joni Sitohang
4 Juli 2021
848
0
BNPT: Aktivitas Teroris Selama Pandemi Covid-19 Meningkat di Dunia Maya

TIKTAK.ID – Badan Nasional Penanggulangan Terorisme (BNPT) menyatakan bahwa pergerakan kelompok terorisme di tengah pandemi Covid-19 kian marak dengan internet.

BNPT mendapati kelompok teroris kian mengoptimalkan aktivitas propaganda, perekrutan termasuk pendanaan secara online.

“Selama pandemi Covid-19 yang merupakan ancaman keamanan dan ketertiban dunia tidak serta merta menghilang. Justru menciptakan tantangan baru misalnya lewat aktivitas teroris di dunia maya yang semakin massif,” jelas Kepala BNPT, Boy Rafli Amar sebagaimana dilansir CNNIndonesia, Kamis (1/7/21).

Baca juga : Siti Fadilah: Vaksinasi Berjalan, Angka Kematian Covid Kok Bertambah?

Dia menyatakan bahwa internet sebagai perantara yang memperlancar jaringan teroris memberikan doktrin bagi generasi muda serta mendukung ideologi mereka. Upaya itu, lantas berujung dengan melakukan tindakan teror.

Metode semacam itu sebagaimana yang berlangsung dalam kasus penyerangan Markas Besar (Mabes) Polri pada 31 Maret 2021 lalu yang diduga terdoktrin ajaran radikalisme ISIS melalui internet.

Menurutnya, internet turut jadi satu di antara cara pendanaan mendukung tindakan terorisme. Data BNPT memperoleh temuan adanya kenaikan 101 persen transaksi keuangan mencurigakan di tengah masa pandemi.

Baca juga : 6 Tokoh ini Disebut King Maker Pilpres 2024, Siapa Saja?

“Terdapat aktivitas crowd-funding dalam pendanaan aktivitas teroris. Ini juga jadi ancaman baru di masa pandemi,” sebutnya.

Terakhir, Boy menjelaskan bahwa selama pandemi Covid-19 masih ada warga negara Indonesia (WNI) yang jadi teroris asing (di luar negeri) atau Foreign Terorist Fighters (FTF).

BNPT mengestimasikan, masih terdapat sekitar 600 sampai 700 WNI yang berada di sejumlah kamp Suriah. Sebagian besar dari mereka, jelasnya, merupakan wanita dan anak-anak.

Baca juga : Pertemuan Khusus Prabowo dan Bos WHO di Jenewa, Apa Saja Agendanya?

Halaman selanjutnya…

1 2
TagsBNPTCoronaISISMabes PolriPandemi Covid-19TerorisTerorismeVirus Corona

Related articles More from author

  • Sejumlah Organisasi Minta Jokowi Evaluasi Total Jajaran Kabinet Indonesia Maju
    Nasional

    Sejumlah Organisasi Minta Jokowi Evaluasi Total Jajaran Kabinet Indonesia Maju

    22 Agustus 2021
    By Joni Sitohang
  • Jokowi Akui Angka Kematian Corona di Indonesia Lebih Tinggi dari Rata-rata Global
    Nasional

    Jokowi Akui Angka Kematian Corona di Indonesia Lebih Tinggi dari Rata-rata Global

    4 Agustus 2020
    By Joni Sitohang
  • Ma'ruf Amin Sebut Covid Dipakai untuk Bangun Ketidakpercayaan ke Pemerintah
    Nasional

    Ma’ruf Amin Sebut Covid Dipakai untuk Bangun Ketidakpercayaan ke Pemerintah

    29 Juli 2021
    By Joni Sitohang
  • Meski Bisnisnya Rugi Miliaran, Anang Hermansyah Tetap Upayakan Beri THR Karyawan
    Selebriti

    Meski Bisnisnya Rugi Miliaran, Anang Hermansyah Tetap Upayakan Beri THR Karyawan

    6 April 2020
    By
  • Tak Ikut Arahan Pusat terkait Pelonggaran PSBB, PDIP Sebut Anies 'Salah Makan Obat'
    Nasional

    Tak Ikut Arahan Pusat terkait Pelonggaran PSBB, PDIP Sebut Anies ‘Salah Makan Obat’

    20 Mei 2020
    By Joni Sitohang
  • Guntur Romli: MUI Tempat Berlindung Jaringan Terorisme
    Nasional

    Guntur Romli: MUI Tempat Berlindung Jaringan Terorisme

    18 Februari 2022
    By Joni Sitohang

Leave a reply Batalkan balasan

Berita Menarik Lainnya

  • Soal Vonis Ringan Penyiram Novel Baswedan, Gerindra: Terus Terang Rasa Keadilan Kita Terusik
    Nasional

    Soal Vonis Ringan Penyiram Novel Baswedan, Gerindra: Terus Terang Rasa Keadilan Kita Terusik

  • TIKTAK.ID - Ratna Sarumpaet Buka Suara Soal Prabowo Masuk Kabinet Jokowi Pasca Bebas Bersyarat
    Nasional

    Buka Suara Usai Bebas Bersyarat, Ratna Sarumpaet: Secara Politis Tak Etis Prabowo Gabung Jokowi

  • Terjaring OTT, Bupati Bolaang Mongondow Utara Ditahan KPK
    Nasional

    Terjaring OTT, Bupati Bolaang Mongondow Utara Ditahan KPK

  • Respons Sandiaga Uno Saat Ditawari Jadi Jurkam PSI di Pilkada Sumbar
    Nasional

    Di Tengah Krisis Corona, Perusahaan Sandiaga Uno Raih Laba Rp 7,37 Triliun

  • Pertamina Bakal Hapus Premium dan Pertalite, Bagaimana Nasib Program 'BBM Satu Harga' Jokowi?
    Nasional

    Pertamina Bakal Hapus Premium dan Pertalite, Bagaimana Nasib Program ‘BBM Satu Harga’ Jokowi?

Artikel Terbaru

  • Cara Mendaftarkan Sidik Jari di HP Android dengan Mudah 28 Oktober 2026
  • HP Samsung Galaxy A08: Harga Resmi dan Kekurangannya 27 Oktober 2026
  • Sestama BNPB Rustian Diperiksa KPK Sekitar 7 Jam, Ini Kata Soal Isi Tas 27 Oktober 2026
  • Layar 60Hz vs 120Hz: Mana yang Lebih Baik untuk HP Baru? 27 Oktober 2026
  • Skabies Kudis: Gejala, Penyebab, dan Cara Mengobatinya di Rumah 27 Oktober 2026

Kategori

  • Berita Unik (100)
  • Internasional (1,531)
  • Kesehatan (90)
  • Keuangan (22)
  • Kuliner (1,068)
  • Nasional (8,020)
  • Olahraga (1,146)
  • Opini (2)
  • Selebriti (1,175)
  • Teknologi (1,289)
  • tips (15)
  • Tips & Tutorial (1,294)
  • Viral (82)

Cari Artikel

Redaksi

  • Jalan Kebagusan III, Perum Nuansa Kebagusan, Pasar Minggu, Jakarta Selatan
  • 0812 4664 9215
  • Hubungi Kami
  • Contact Us
  • Disclaimer
  • Privacy Policy
© Copyright 2026 TIKTAK.ID. All rights reserved.