TIKTAK.ID

Main Menu

  • Home
  • Privacy Policy
  • Contact Us
  • Disclaimer
  • Nasional
  • Olahraga
  • Selebriti
  • Teknologi
  • Tips & Tutorial
Sign in / Join

Login

Welcome! Login in to your account
Lost your password?

Lost Password

Back to login

logo

TIKTAK.ID

  • Home
  • Privacy Policy
  • Contact Us
  • Disclaimer
  • Nasional
  • Olahraga
  • Selebriti
  • Teknologi
  • Tips & Tutorial
Nasional
Home›Nasional›Siti Fadilah: Vaksinasi Berjalan, Angka Kematian Covid Kok Bertambah?

Siti Fadilah: Vaksinasi Berjalan, Angka Kematian Covid Kok Bertambah?

By Joni Sitohang
2 Juli 2021
524
0
Siti Fadilah: Vaksinasi Berjalan, Angka Kematian Covid Kok Bertambah?

TIKTAK.ID – Mantan Menteri Kesehatan, Siti Fadilah Supari mengaku heran dengan penyebab lonjakan kasus kematian akibat virus Corona (Covid-19) di Indonesia. Sebab, dia mengatakan sejauh ini vaksinasi sudah berjalan.

Pemerintah sendiri sempat menyatakan bahwa vaksinasi bisa mengurangi gejala jika seseorang terinfeksi Covid-19. Meski begitu, vaksin tetap tidak mencegah seseorang tertular Covid-19.

“Sebelum vaksinasi dimulai itu morbiditas (kasus positif) dan mortalitas (kematian) ada berapa? Setelah vaksinasi dimulai hingga kira-kira 10 juta orang divaksin, morbiditas dan mortalitas seperti apa, lho kok malah meningkat?” ujar Siti melalui sebuah diskusi yang diselenggarakan Partai Gelora secara daring, Kamis (1/7/21), seperti dilansir CNN Indonesia.

Baca juga : 6 Tokoh ini Disebut King Maker Pilpres 2024, Siapa Saja?

Menurut Siti, seharusnya Pemerintah tidak menggunakan perkiraan sebagai landasan pengambilan kebijakan dalam penanganan pandemi Covid-19. Ia menilai seluruh kebijakan yang diambil harus melalui proses penelitian ilmiah, termasuk mengenai lonjakan kasus Covid-19 yang terjadi saat ini.

Kemudian Siti menyampaikan bahwa ketidaktahuan pada substansi ilmiah dapat membuat penanganan pandemi Covid-19 di Indonesia serba salah.

“Jangan kira-kira rakyat tidak disiplin, kira-kira pada keluyuran. Jangan kira-kira, tapi kita harus cari betul, kematian sebelum divaksin dan kematian setelah vaksinasi berjalan,” tutur Siti.

Baca juga : Pertemuan Khusus Prabowo dan Bos WHO di Jenewa, Apa Saja Agendanya?

“Atau morbiditas. Misalnya morbiditas naik tapi fatality rate tetap, oh penularan naik tapi tidak tambah kematian. Oh soalnya karena ini ini ini, akan terlihat pada statistik,” imbuhnya.

Perlu diketahui, kasus positif Covid-19 bertambah sebanyak 24.836 pada Kamis (1/7/21). Angka tersebut membuat total jumlah kasus positif Covid-19 di Indonesia kini mencapai 2.203.108 sejak pertama kali diumumkan oleh Presiden Joko Widodo (Jokowi) pada awal Maret 2020 lalu.

Sementara pasien yang meninggal dunia akibat terinfeksi virus Corona bertambah 504. Artinya, jumlah pasien positif Covid-19 yang meninggal dunia di Indonesia kini mencapai 58.995 orang.

Baca juga : Tolak Kedatangan Presiden di Kendari, Sejumlah Mahasiswa Bentrok dengan Pendukung Jokowi

Dari total kasus positif tersebut, ada 1.890.287 orang yang dinyatakan telah sembuh. Pasien yang sembuh setelah terinfeksi virus Corona bertambah sebanyak 9.874 dari hari sebelumnya.

Lebih lanjut, untuk menekan lonjakan penularan virus Corona dan kasus kematian, maka Pemerintah Pusat menerapkan Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) darurat di Pulau Jawa dan Bali. Sejumlah tempat umum pun ditutup demi menekan mobilitas masyarakat, sehingga dapat menekan penularan Covid-19.

TagsCoronaCOVID-19Pandemi Covid-19Partai GeloraSiti Fadilah SupariVaksin Covid-19VaksinasiVirus Corona

Related articles More from author

  • Bela Jokowi Soal Omnibus Law, Prabowo: Cobalah Kita Sabar, Presiden Selalu Bela Rakyat Kecil
    Nasional

    Bela Jokowi Soal Omnibus Law, Prabowo: Cobalah Kita Sabar, Presiden Selalu Bela Rakyat Kecil

    13 Oktober 2020
    By Joni Sitohang
  • Konsumsi Makanan ini Saat Isolasi Mandiri
    Tips & Tutorial

    Konsumsi Makanan ini Saat Isolasi Mandiri

    10 Februari 2022
    By Hendra Setiawan
  • Lupa Menyapa Wapres di Acara Resmi Istana, Cara Jokowi 'Nabok Halus' Ma'ruf Amin?
    Nasional

    Lupa Menyapa Wapres di Acara Resmi Istana, Cara Jokowi ‘Nabok Halus’ Ma’ruf Amin?

    10 September 2020
    By Joni Sitohang
  • Golkar: Tingkat Kepuasan pada Jokowi di Tengah Pandemi Masih Tinggi Meski Turun 3%
    Nasional

    Golkar: Tingkat Kepuasan pada Jokowi di Tengah Pandemi Masih Tinggi Meski Turun 3%

    10 Juni 2020
    By Joni Sitohang
  • Menyusul Pernyataan Sikap PBNU, Muhammadiyah pun Desak Pilkada 2020 Ditunda
    Nasional

    Menyusul Pernyataan Sikap PBNU, Muhammadiyah pun Desak Pilkada 2020 Ditunda

    22 September 2020
    By Joni Sitohang
  • Sandiaga Uno Mau Gabung ke Jokowi karena Isyarat Langit
    Nasional

    Sandiaga Uno Mau Gabung ke Jokowi karena Isyarat Langit

    29 Desember 2020
    By Joni Sitohang

Leave a reply Batalkan balasan

Berita Menarik Lainnya

  • Park Bo Gum Bakal Jadi Penyanyi, Ini Jawaban THEBLACKLABEL
    Selebriti

    Park Bo Gum Bakal Jadi Penyanyi, Ini Jawaban THEBLACKLABEL

  • Sejumlah Kepala Daerah Datangi Kediaman Jokowi Usai Retret
    Nasional

    Sejumlah Kepala Daerah Datangi Kediaman Jokowi Usai Retret

  • Kesal Lihat Antrean Padat di Bandara Soetta Saat Pandemi, Aming: Mbok Ya Terapkan Protokoler yang Benar
    Selebriti

    Kesal Lihat Antrean Padat di Bandara Soetta Saat Pandemi, Aming: Mbok Ya Terapkan Protokoler yang Benar

  • Pemulangan 29 WNI Anggota Jamaah Tabligh dari India
    Internasional

    Pemulangan 29 WNI Anggota Jamaah Tabligh dari India

  • Sarankan PDIP Usung Duet Ganjar-Mahfud MD, Eros Djarot: Pasangan yang Sulit Dikalahkan
    Nasional

    Sarankan PDIP Usung Duet Ganjar-Mahfud MD, Eros Djarot: Pasangan yang Sulit Dikalahkan

Redaksi

  • Jalan Kebagusan III, Perum Nuansa Kebagusan, Pasar Minggu, Jakarta Selatan
  • 0812 4664 9215
  • Hubungi Kami
© Copyright 2019 TIKTAK.ID. All rights reserved.