TIKTAK.ID

Main Menu

  • Home
  • Privacy Policy
  • Contact Us
  • Disclaimer
  • Nasional
  • Olahraga
  • Selebriti
  • Teknologi
  • Tips & Tutorial
Sign in / Join

Login

Welcome! Login in to your account
Lost your password?

Lost Password

Back to login

logo

TIKTAK.ID

  • Home
  • Privacy Policy
  • Contact Us
  • Disclaimer
  • Nasional
  • Olahraga
  • Selebriti
  • Teknologi
  • Tips & Tutorial
Internasional
Home›Internasional›China Nyatakan Siap Berkomunikasi dengan Pemerintahan Baru di Afghansitan

China Nyatakan Siap Berkomunikasi dengan Pemerintahan Baru di Afghansitan

By Bagas F Sinaga
9 September 2021
507
0
China Nyatakan Siap Berkomunikasi dengan Pemerintahan Baru di Afghansitan

TIKTAK.ID – Kementerian Luar Negeri China mengatakan bahwa Beijing melihat Pemerintah sementara Afghanistan sebagai langkah yang diperlukan untuk memulihkan ketertiban di negara itu. China juga menyatakan siap menjaga komunikasi dengan Pemerintah yang baru dibentuk dan pemimpinnya, tambah Kementerian itu.

“China sangat mementingkan pengumuman Taliban tentang pembentukan Pemerintahan sementara. Ini mengakhiri lebih dari tiga minggu anarki di Afghanistan dan merupakan langkah yang diperlukan untuk pemulihan ketertiban dan untuk rekonstruksi pascaperang negara itu,” kata Wang pada konferensi persnya.

Juru Bicara Kementerian, Wang Wenbin mengomentari masalah ini ketika ditanya apakah Beijing akan mengakui Pemerintah Afghanistan yang baru, yang diumumkan pada 7 September. Pejabat itu menjawab bahwa China menghormati kedaulatan, kemerdekaan, dan integritas wilayah Afghanistan.

Presiden Joe Biden mengatakan sebelumnya bahwa China akan memiliki masalah yang berhubungan dengan Taliban setelah penarikan penuh AS dari Afghanistan. Biden menambahkan bahwa dia mengharapkan tetangga Afghanistan, seperti China, Pakistan, Rusia, dan Iran dapat bmembuat pengaturan dengan Taliban.

Awal pekan ini, Wang Wenbin menahan diri tidak mengonfirmasi penerimaan undangan dari Taliban untuk menghadiri upacara pengumuman Pemerintahan baru Afghanistan. Komentarnya mengikuti pernyataan Jubir Taliban, Zabiullah Mujahid bahwa undangan dikirim ke sejumlah negara untuk menghadiri upacara pembukaan Pemerintah, termasuk China, Iran, Pakistan, Qatar, Rusia, dan Turki.

Pada 7 September, Taliban meluncurkan Pemerintahan sementara mereka dengan Hasan Akhund, yang telah berada di bawah sanksi PBB sejak 2001, sebagai pimpinan Taliban.

Berbeda dengan China, AS menyatakan prihatin setelah Taliban mengumumkan Pemerintahan barunya di Afghanistan yang seluruhnya terdiri dari laki-laki yang rata-rata terkait dengan serangan terhadap pasukan Amerika.

Dalam sebuah pernyataan pada Selasa (7/9/21), Departemen Luar Negeri AS mengatakan, “Kami mencatat daftar nama yang diumumkan secara eksklusif terdiri dari individu yang menjadi anggota Taliban atau rekan dekat mereka dan tidak ada anggota wanita.”

“Kami juga prihatin dengan afiliasi dan rekam jejak beberapa individu.”

Ia menambahkan bahwa Amerika akan “menilai Taliban dengan tindakannya, bukan kata-katanya”.

Pernyataan itu mengatakan Washington akan “terus memegang komitmen Taliban” untuk mengizinkan perjalanan yang aman bagi warga negara asing dan warga Afghanistan dengan dokumen perjalanan, “termasuk mengizinkan penerbangan yang saat ini siap terbang keluar dari Afghanistan”.

“Kami juga menegaskan kembali harapan kami yang jelas bahwa Taliban memastikan tanah Afghanistan tidak digunakan untuk mengancam negara lain,” katanya, seraya menambahkan, “Dunia mengawasi dengan cermat.”

TagsAfghanistanBerita Dunia Hari IniChinaTaliban

Related articles More from author

  • Amerika Serikat Tak Terima Iran Terbebas dari Embargo Senjata PBB
    Internasional

    Amerika Serikat Tak Terima Iran Terbebas dari Embargo Senjata PBB

    19 Oktober 2020
    By Bagas F Sinaga
  • Beijing: Terlalu Banyak Kerusakan yang Dibuat Pompeo untuk Amerika
    Internasional

    Beijing: Terlalu Banyak Kerusakan yang Dibuat Pompeo untuk Amerika

    21 Januari 2021
    By Bagas F Sinaga
  • UEA Peringatkan Israel Aneksasinya Ilegal
    Internasional

    UEA Peringatkan Israel Aneksasinya Ilegal

    14 Juni 2020
    By Bagas F Sinaga
  • Untuk Kedua Kalinya, Politisi Selandia Baru Bersepeda ke Rumah Sakit untuk Melahirkan Bayinya
    Internasional

    Untuk Kedua Kalinya, Politisi Selandia Baru Bersepeda ke Rumah Sakit untuk Melahirkan Bayinya

    2 Desember 2021
    By William Putra Wijaya
  • Senat Buka Opsi Dakwa Presiden Brasil 13 Tuntutan Pidana, Termasuk Pembunuhan
    Internasional

    Senat Buka Opsi Dakwa Presiden Brasil 13 Tuntutan Pidana, Termasuk Pembunuhan

    23 Oktober 2021
    By Bagas F Sinaga
  • PM Selandia Baru: Teror Christchurch, Ubah Fundamental Bangsa
    Internasional

    PM Selandia Baru: Teror Christchurch, Ubah Fundamental Bangsa

    14 Maret 2020
    By Bagas F Sinaga

Leave a reply Batalkan balasan

Berita Menarik Lainnya

  • Presidium KAHMI Soal Prabowo: Memang Bolak-balik Kalah Tapi Prinsip Pendekar
    Nasional

    Presidium KAHMI Soal Prabowo: Memang Bolak-balik Kalah Tapi Prinsip Pendekar

  • Kisah Unik Yaman Suryaman, Pria Penjaga Markas Liverpool Asal Garut
    Berita UnikOlahraga

    Kisah Unik Yaman Suryaman, Pria Penjaga Markas Liverpool Asal Garut

  • Lewat Acara Gowes Bareng, Kapolda-ICJS Jateng-Komisi 3 DPR RI Kampanye Bersama Lawan Corona
    Nasional

    Lewat Acara Gowes Bareng, Kapolda-ICJS Jateng-Komisi 3 DPR RI Kampanye Bersama Lawan Corona

  • Anies, Prabowo, Ganjar, Sandi Siapa yang Layak jadi Presiden Setelah Jokowi?
    Nasional

    Anies, Prabowo, Ganjar, Sandi Siapa yang Layak jadi Presiden Setelah Jokowi?

  • Imbang Lawan Bangladesh, Timnas Indonesia Optimis Sambut Piala Asia 2023
    Nasional

    Imbang Lawan Bangladesh, Timnas Indonesia Optimis Sambut Piala Asia 2023

Redaksi

  • Jalan Kebagusan III, Perum Nuansa Kebagusan, Pasar Minggu, Jakarta Selatan
  • 0812 4664 9215
  • Hubungi Kami
© Copyright 2019 TIKTAK.ID. All rights reserved.