TIKTAK.ID

Main Menu

  • Home
  • Nasional
  • Olahraga
  • Selebriti
  • Teknologi
  • Tips & Tutorial

logo

TIKTAK.ID

  • Home
  • Nasional
  • Olahraga
  • Selebriti
  • Teknologi
  • Tips & Tutorial
Nasional
Home›Nasional›Sestama BNPB Rustian Diperiksa KPK Sekitar 7 Jam, Ini Kata Soal Isi Tas

Sestama BNPB Rustian Diperiksa KPK Sekitar 7 Jam, Ini Kata Soal Isi Tas

By Johan Arif
27 Oktober 2026
0
0
Sestama BNPB Rustian Diperiksa KPK Sekitar 7 Jam, Ini Kata Soal Isi Tas

Contents

  • 1. Sestama BNPB Irit Bicara Usai Diperiksa KPK Sekitar 7 Jam, Ini Kronologinya
    • 1.1. Hadir Pagi, Selesai Sore
    • 1.2. Rustian Diamankan Saat OTT, Belum Jadi Tersangka
    • 1.3. Dana Rp148 Miliar dari DSP Jadi Sorotan
    • 1.4. Pemeriksaan Masih Berlanjut

Sestama BNPB Irit Bicara Usai Diperiksa KPK Sekitar 7 Jam, Ini Kronologinya

Sekretaris Utama (Sestama) Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB), Rustian, memilih untuk tidak banyak berkomentar setelah menjalani pemeriksaan di Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK). Ia diperiksa sebagai saksi dalam kasus dugaan korupsi Dana Siap Pakai (DSP) kebencanaan di lingkungan BNPB, Selasa (27/10).

Hadir Pagi, Selesai Sore

Rustian tiba di Gedung Merah Putih KPK, Jakarta Selatan, sekitar pukul 10.15 WIB. Pemeriksaan baru usai sekitar pukul 17.00 WIB — artinya ia menjalani proses pemeriksaan selama kurang lebih tujuh jam.

Usai diperiksa, Rustian hanya menjawab singkat pertanyaan para wartawan. Saat ditanya soal isi tas yang ia bawa sejak pagi, ia pun menjawab seringkas mungkin.

“Dokumen, dokumen,” kata Rustian di kantor KPK, Selasa sore.

Ia sama sekali tidak mengungkap detail apa pun terkait materi pemeriksaan yang dilalui sepanjang hari itu.

Rustian Diamankan Saat OTT, Belum Jadi Tersangka

Kasus ini terbongkar lewat Operasi Tangkap Tangan (OTT) yang dilakukan KPK beberapa waktu lalu. Rustian termasuk pihak yang diamankan dalam operasi tersebut, namun hingga kini ia belum ditetapkan sebagai tersangka.

KPK hanya menetapkan lima orang sebagai tersangka dalam perkara ini, yaitu:

  1. Gabriel Purwaka Sigit — Kasubdit Pengelolaan Bantuan dan Kedaruratan BNPB sekaligus Pejabat Pembuat Komitmen (PPK)
  2. Bima Setiawan — Tenaga Ahli
  3. Richard Erlangga — Tenaga Ahli
  4. Gery Prasetiawan — pihak swasta
  5. Syifa Nrika — pihak swasta

Bima Setiawan dan Richard Erlangga merupakan tenaga ahli pada masa mantan Kepala BNPB, Letjen Suharyanto. Menariknya, Bima diketahui merupakan adik kandung Suharyanto.

Dana Rp148 Miliar dari DSP Jadi Sorotan

Dalam perkara ini, KPK menduga sejumlah penyedia barang dan jasa atau vendor terafiliasi dengan Bima. Selama kurun waktu tiga tahun, mulai 2024 hingga 2026, total nilai pengadaan di lingkungan BNPB mencapai Rp148 miliar.

Dana pengadaan tersebut bersumber dari DSP, dana darurat yang dialokasikan untuk penanganan sejumlah bencana besar di tanah air. Beberapa di antaranya:

  • Kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di Papua dan Kalimantan
  • Banjir di Sumatera dan Aceh pada November 2025
  • Gempa di Nusa Tenggara Timur (NTT)

“Dalam proses penggunaan DSP tersebut, KPK menemukan adanya dugaan konflik kepentingan dan suap,” kata Pelaksana Tugas Direktur Penyidikan KPK, Achmad Taufik Husein, beberapa waktu lalu.

Pemeriksaan Masih Berlanjut

Penetapan Rustian sebagai saksi menunjukkan pemeriksaan KPK masih berjalan bertahap. Sebagai Sestama, posisinya cukup strategis karena memegang peran administratif tertinggi di BNPB, sehingga keterangannya dinilai penting untuk melengkapi penyelidikan.

KPK sendiri belum menandakan akan menambah jumlah tersangka. Namun, perkembangan kasus ini patut terus dipantau, mengingat dugaan konflik kepentingan dan suap yang melibatkan dana darurat penanganan bencana merupakan persoalan serius yang menyangkut kepentingan publik.

Untuk perkembangan berita hukum dan politik nasional lainnya, kamu bisa menyimak kabar terkini seputar KPK dan pemberantasan korupsi atau membaca berita politik Indonesia hari ini.

Johan Arif
Johan Arif

Johan Arif adalah seorang penulis dan pemerhati dinamika sosial-politik yang berfokus mengamati perkembangan isu-isu nasional terkini. Lewat karya-karyanya, Johan menyajikan ulasan kritis dan tajam mengenai panggung politik, kebijakan publik, pergerakan tokoh figur publik, hingga fenomena-fenomena viral yang menyita perhatian publik.

Dengan pendekatan jurnalistik yang lugas dan objektif, Johan berusaha membedah latar belakang di balik setiap peristiwa hangat agar pembaca mendapatkan sudut pandang yang utuh dan berimbang. Fokus penulisan Johan adalah menghadirkan literasi politik dan sosial yang mudah dicerna, sekaligus mengajak masyarakat untuk lebih responsif dan kritis terhadap situasi yang terjadi di sekitarnya.

Related articles More from author

  • Parlemen Israel Sahkan UU Larang Badan PBB Beroperasi di Palestina, RI Beri Kecaman Keras
    Nasional

    Parlemen Israel Sahkan UU Larang Badan PBB Beroperasi di Palestina, RI Beri Kecaman Keras

    6 November 2024
    By Joni Sitohang
  • PDIP Bantah Tudingan Intervensi Kampus untuk Kritik Jokowi
    Nasional

    PDIP Bantah Tudingan Intervensi Kampus untuk Kritik Jokowi

    8 Februari 2024
    By Joni Sitohang
  • Menantu Jokowi Singgung 'Baju dan Kepentingan Lain', Salah Sindir Anies?
    Nasional

    Menantu Jokowi Singgung ‘Baju dan Kepentingan Lain’, Salah Sindir Anies?

    2 Mei 2022
    By Joni Sitohang
  • Cak Imin Mangkir Di Panggil KPK
    Nasional

    Dipanggil KPK Terkait Korupsi Proyek PUPR 2016, Cak Imin Mangkir Tanpa Alasan Jelas

    20 November 2019
    By Adam Humain
  • Demokrat Siap Perkarakan Politikus PDIP yang Tuding SBY Dalangi Demo Tolak Omnibus Law
    Nasional

    Demokrat Siap Perkarakan Politikus PDIP yang Tuding SBY Dalangi Demo Tolak Omnibus Law

    11 Oktober 2020
    By Joni Sitohang
  • FX Rudy Bertemu Jokowi di Istana, PDIP: Tak Terkait Isu Reshuffle Kabinet
    Nasional

    FX Rudy Bertemu Jokowi di Istana, PDIP: Tak Terkait Isu Reshuffle Kabinet

    30 Desember 2022
    By Joni Sitohang

Berita Menarik Lainnya

  • Yakin Golkar Tak Akan Khianati KIB, PAN: Ada Ikatan Cinta Segitiga
    Nasional

    Yakin Golkar Tak Akan Khianati KIB, PAN: Ada Ikatan Cinta Segitiga

  • Pengamat Sebut Ganjar-Sandiaga 'Duet Maut Pilpres 2024'
    Nasional

    Pengamat Sebut Ganjar-Sandiaga ‘Duet Maut Pilpres 2024’

  • Bom yang Digunakan Saudi Serang Yaman Ternyata Buatan AS
    Internasional

    Bom yang Digunakan Saudi Serang Yaman Ternyata Buatan AS

  • TIKTAK.ID - Berkat Akting Spektakulernya di Film Joker, Joaquin Phoenix Raih Oscar
    Selebriti

    Berkat Akting Spektakulernya di Film Joker, Joaquin Phoenix Raih Oscar

  • PSG Datangkan Ahli Gizi Baru, Larang Messi Cs Minum Coca-Cola
    Olahraga

    PSG Datangkan Ahli Gizi Baru, Larang Messi Cs Minum Coca-Cola

Artikel Terbaru

  • Sestama BNPB Rustian Diperiksa KPK Sekitar 7 Jam, Ini Kata Soal Isi Tas 27 Oktober 2026
  • Layar 60Hz vs 120Hz: Mana yang Lebih Baik untuk HP Baru? 27 Oktober 2026
  • Skabies Kudis: Gejala, Penyebab, dan Cara Mengobatinya di Rumah 27 Oktober 2026
  • KPK Panggil Bupati Sorong Selatan Jadi Saksi Kasus Pemerasan Bupati Pemalang Nonaktif, Ini Perannya 27 Oktober 2026
  • Cara Menyimpan Kontak Baru di HP dengan Benar dan Mudah 27 Oktober 2026

Kategori

  • Berita Unik (100)
  • Internasional (1,531)
  • Kesehatan (90)
  • Keuangan (22)
  • Kuliner (1,068)
  • Nasional (8,020)
  • Olahraga (1,146)
  • Opini (2)
  • Selebriti (1,175)
  • Teknologi (1,287)
  • tips (15)
  • Tips & Tutorial (1,294)
  • Viral (82)

Cari Artikel

Redaksi

  • Jalan Kebagusan III, Perum Nuansa Kebagusan, Pasar Minggu, Jakarta Selatan
  • 0812 4664 9215
  • Hubungi Kami
  • Contact Us
  • Disclaimer
  • Privacy Policy
© Copyright 2026 TIKTAK.ID. All rights reserved.