TIKTAK.ID

Main Menu

  • Home
  • Privacy Policy
  • Contact Us
  • Disclaimer
  • Nasional
  • Olahraga
  • Selebriti
  • Teknologi
  • Tips & Tutorial
Sign in / Join

Login

Welcome! Login in to your account
Lost your password?

Lost Password

Back to login

logo

TIKTAK.ID

  • Home
  • Privacy Policy
  • Contact Us
  • Disclaimer
  • Nasional
  • Olahraga
  • Selebriti
  • Teknologi
  • Tips & Tutorial
Nasional
Home›Nasional›Tak Ikut Arahan Pusat terkait Pelonggaran PSBB, PDIP Sebut Anies ‘Salah Makan Obat’

Tak Ikut Arahan Pusat terkait Pelonggaran PSBB, PDIP Sebut Anies ‘Salah Makan Obat’

By Joni Sitohang
20 Mei 2020
580
0
Tak Ikut Arahan Pusat terkait Pelonggaran PSBB, PDIP Sebut Anies 'Salah Makan Obat'

TIKTAK.ID – Pemerintah Pusat menyiapkan tahapan pelonggaran PSBB di masa pandemi virus Corona (Covid-19). Namun Gubernur DKI Jakarta Anies Rasyid Baswedan menyebut ada ketentuan untuk melonggarkan PSBB.

Menanggapi pernyataan Anies, PDIP menilai apa yang sedang disiapkan Pemerintah Pusat sudah dikaji secara mendalam dan bersifat nasional.

“Jadi kebijaksanaan Pemerintah Pusat untuk melonggarkan PSBB ini tentu sudah banyak memberlakukan pertimbangan, dan pertimbangannya bersifat nasional. Sementara posisi Pemerintah Daerah masih berada di bawah Pemerintah Pusat,” ujar Ketua DPP PDIP, Bambang Wuryanto, seperti dilansir Detik.com, Selasa (19/5/20).

Baca juga : Buka-bukaan, Ganjar Cerita Tak Ada Masalah dengan Anies tapi Pernah Hampir Berkelahi dengan Ahok

Bambang mengatakan Pemprov DKI merupakan bagian dari Pemerintah Pusat dalam konteks ketatanegaraan. Sehingga menurutnya tak tepat jika Pemerintah Daerah bertentangan dengan Pemerintah Pusat.

“Kalau ada Pemerintah Daerah yang bertentangan dengan Pemerintah Pusat, secara ketatanegaraan itu sudah salah. Kalau mau menjadi pemerintahan yang baik, ya harus mengikuti konsensus yang sudah dibangun bersama,” ucapnya.

Bambang menyatakan Pemprov DKI tidak bisa membuat keputusan sendiri. Ia menegaskan, harus ada keselarasan antara Pemerintah Daerah dan Pemerintah Pusat.

Baca juga : Ini Jawaban Mahfud MD Soal Kenapa Masjid Ditutup tapi Mal Dibuka

“Konsensus kita itu Presiden sebagai Kepala Pemerintahan, dan DKI itu ada di bawahnya. Jadi jangan bikin aturan sendiri, ini bukan negara federal, Bos. Ketika Presiden menetapkan, maka seluruh jajaran harus menyesuaikan dengan Pemerintah Pusat, itu kalau mau bener,” kata Bambang.

“Kalau ada Gubernur, Wali Kota, atau Bupati yang merasa lebih hebat dari Presiden, nah itu salah makan obat,” lanjut Bambang.

Sebelumnya, Menko Pembangunan Manusia dan Kebudayaan (PMK) Muhadjir Effendy menyatakan tidak akan ada pelonggaran PSBB, yang ada hanya pengurangan PSBB. Menurutnya, hal itu sedang dikaji Pemerintah.

Baca juga : Sandiaga Uno Blak-blakan Bicara Perubahan Peta Pemilih dan Potensi Duet Prabowo-Puan di Pilpres 2024

Berbeda versi, Anies mengklaim ada ketentuan untuk melonggarkan PSBB. Ia beranggapan PSBB bisa mulai dilonggarkan jika angka penularan virus Corona di bawah angka 1.

“Saya tidak bisa katakan berapa hari atau berapa minggu, saya rasa tidak ada yang bisa mengatakan itu. Tapi kita percayakan pada pendekatan sains. Para epidemiologis ngitung terus, monitor, begitu angkanya 0,7 atau 0,8, kita sudah mulai lega nih dan pada saat itu kita Insya Allah mulai easy, mulai melonggarkan (PSBB),” tutur Anies dalam dialog dengan Ben Soebiakto di acara Live Stream Fest Vol 3, Sabtu (16/5/20).

TagsAniesArahan PusatCoronaCOVID-19PDIPPelonggaran PSBBVirus CoronaWabah Covid-19

Related articles More from author

  • TIKTAK.ID - Anies Wacanakan Lockdown DKI, Jokowi: Itu Kebijakan Pemerintah Pusat
    Nasional

    Anies Wacanakan Lockdown DKI, Jokowi: Itu Kebijakan Pemerintah Pusat

    16 Maret 2020
    By Rusli Qomar
  • Jokowi Ungkap Jateng Sumbang Tingkat Kematian Covid-19 Tertinggi Nasional, Apa Kabar Den Ganjar?
    Nasional

    Jokowi Ungkap Jateng Sumbang Tingkat Kematian Covid-19 Tertinggi Nasional, Apa Kabar Den Ganjar?

    15 September 2020
    By Joni Sitohang
  • Tolak UU Cipta Kerja, 4 Ormas Islam Desak Jokowi Mundur dan 7 Partai Pendukungnya Dibubarkan
    Nasional

    Tolak UU Cipta Kerja, 4 Ormas Islam Desak Jokowi Mundur dan 7 Partai Pendukungnya Dibubarkan

    11 Oktober 2020
    By Joni Sitohang
  • Johan Carlson
    Internasional

    Politisi dan Pejabat Swedia Ramai-ramai Tertangkap Basah Langgar Protokol Kesehatan

    30 Januari 2021
    By William Putra Wijaya
  • Demokrat Ungkap Ada Isu Jokowi 3 Periode Berkedok Force Majeur Pandemi Covid-19
    Nasional

    Demokrat Ungkap Ada Isu Jokowi 3 Periode Berkedok Force Majeur Pandemi Covid-19

    23 Juni 2021
    By Joni Sitohang
  • Relawan Jokowi Mania Buka Opsi Dukung Anies Baswedan Usai Ketemu NasDem
    Nasional

    Relawan Jokowi Mania Buka Opsi Dukung Anies Baswedan Usai Ketemu NasDem

    16 Februari 2023
    By Joni Sitohang

Leave a reply Batalkan balasan

Berita Menarik Lainnya

  • Eropa Ancam Tutup Aliran Minyak Rusia ke Serbia
    Internasional

    Eropa Ancam Tutup Aliran Minyak Rusia ke Serbia

  • Akhirnya! Kapolri Beri Izin Turnamen Pramusim Piala Menpora 2021
    Olahraga

    Akhirnya! Kapolri Beri Izin Turnamen Pramusim Piala Menpora 2021

  • Segera Lakukan Uji Klinis Vaksin Covid-19, Jokowi Sebut Indonesia Siap Produksi 100 juta Dosis Per Tahun
    Nasional

    Segera Lakukan Uji Klinis Vaksin Covid-19, Jokowi Sebut Indonesia Siap Produksi 100 juta Dosis Per Tahun

  • Hindari Krisis Keuangan, Senat AS Setujui Peningkatan Jangka Pendek Pinjaman
    Internasional

    Hindari Krisis Keuangan, Senat AS Setujui Peningkatan Jangka Pendek Pinjaman

  • Iko Uwais Kembali dengan Kisah Terbaru 'Wu Assassins' di Netflix
    Selebriti

    Iko Uwais Kembali dengan Kisah Terbaru ‘Wu Assassins’ di Netflix

Redaksi

  • Jalan Kebagusan III, Perum Nuansa Kebagusan, Pasar Minggu, Jakarta Selatan
  • 0812 4664 9215
  • Hubungi Kami
© Copyright 2019 TIKTAK.ID. All rights reserved.