TIKTAK.ID

Main Menu

  • Home
  • Privacy Policy
  • Contact Us
  • Disclaimer
  • Nasional
  • Olahraga
  • Selebriti
  • Teknologi
  • Tips & Tutorial
Sign in / Join

Login

Welcome! Login in to your account
Lost your password?

Lost Password

Back to login

logo

TIKTAK.ID

  • Home
  • Privacy Policy
  • Contact Us
  • Disclaimer
  • Nasional
  • Olahraga
  • Selebriti
  • Teknologi
  • Tips & Tutorial
Nasional
Home›Nasional›Marak Isu PHK, Ini Respons Ekonom

Marak Isu PHK, Ini Respons Ekonom

By Joni Sitohang
9 Juli 2026
0
0
Marak Isu PHK, Ini Respons Ekonom

TIKTAK.ID – Belakangan ini isu Pemutusan Hubungan Kerja (PHK) kembali menjadi sorotan di tengah berbagai tekanan yang membayangi perekonomian nasional.

Sebelumnya, Presiden Konfederasi Serikat Pekerja Seluruh Indonesia (KSPSI), Andi Gani Nena Wea mengungkapkan, 55 ribu buruh berpotensi terdampak imbas kenaikan harga gas industri. Dia menyampaikan hal itu di hadapan Wakil Ketua DPR, Sufmi Dasco Ahmad, dalam acara Rakernas KSPI di Jakarta Pusat pada Selasa (23/6/26).

Kemudian Pemerintah membentuk Satuan Tugas (Satgas) Mitigasi PHK dengan menunjuk Menteri Sekretaris Negara (Mensesneg), Prasetyo Hadi sebagai Ketua.

Baca juga : Kemhan Klaim Penyebaran LGBTQ Bukan Substansi Utama Perpres 111 Tahun 2025

Sementara itu, para ekonom mengingatkan kalau isu PHK perlu dibaca secara proporsional. Kondisi pasar tenaga kerja Indonesia dianggap masih belum berada dalam situasi kolaps, tapi beberapa sektor memang sedang menghadapi tekanan yang tidak ringan.

Menurut Kepala Pusat Makroekonomi dan Keuangan INDEF, M Rizal Taufikurahman, tekanan tersebut paling terasa di industri padat karya dan manufaktur yang sangat sensitif terhadap perubahan biaya produksi maupun kondisi pasar.

“Isu PHK massal perlu dibaca secara proporsional. Secara makro, pasar tenaga kerja belum sepenuhnya kolaps. Namun tekanan di level sektoral memang nyata, khususnya pada industri padat karya dan manufaktur yang sangat sensitif terhadap biaya bahan baku, kurs, energi, suku bunga, dan pelemahan permintaan,” ujar Rizal, seperti dilansir CNNIndonesia.com.

Baca juga : Bambang Pacul: Masalah Papua Jadi Tanggung Jawab Wakil Presiden

Rizal menilai sentimen terkait PHK muncul lantaran pelaku industri mulai menghadapi kombinasi tekanan yang terjadi secara bersamaan. Dia menyebut biaya produksi meningkat, sementara pasar belum cukup kuat untuk menyerap hasil produksi perusahaan.

Rizal menjelaskan, kondisi tersebut membuat ruang gerak industri semakin sempit. Dia mengatakan saat biaya terus naik tetapi penjualan belum pulih, maka perusahaan mulai mencari berbagai cara menjaga keberlangsungan usahanya.

Rizal menduga pelemahan nilai tukar rupiah menjadi salah satu faktor yang ikut menambah tekanan terhadap sektor industri, terutama bagi perusahaan yang masih bergantung pada bahan baku impor.

Baca juga : AHY Ceritakan Pengalaman Demokrat yang Pernah Jalani Peran Oposisi

“Pelemahan rupiah memang jadi salah satu faktor penting, lantaran membuat biaya bahan baku impor lebih mahal, khususnya bagi industri yang kandungan impornya tinggi. Akan tetapi, PHK tidak bisa dijelaskan hanya dari kurs,” kata Rizal.

TagsDPRKSPSIMensesnegPHKPrasetyo HadiSufmi Dasco AhmadWakil Ketua DPR

Related articles More from author

  • KIM Tak Kunjung Putuskan Cagub Jakarta, Gerindra Beri Alasan
    Nasional

    KIM Tak Kunjung Putuskan Cagub Jakarta, Gerindra Beri Alasan

    6 Agustus 2024
    By Joni Sitohang
  • Ahok Bentuk Tim Khusus di Pertamina, Andre Rosiade Ingatkan Soal ini
    Nasional

    Ahok Bentuk Tim Khusus di Pertamina, Andre Rosiade Ingatkan Soal ini

    5 Oktober 2020
    By Joni Sitohang
  • Ramai Gerindra Dinilai Bagi-bagi Jabatan BUMN untuk Kadernya, Dasco: Pembagian Tugas
    Nasional

    Ramai Gerindra Dinilai Bagi-bagi Jabatan BUMN untuk Kadernya, Dasco: Pembagian Tugas

    20 Juni 2024
    By Joni Sitohang
  • UU ITE: Dimulai Zaman Megawati, Sah Masa SBY, Ruwet di Era Jokowi
    Nasional

    UU ITE: Dimulai Zaman Megawati, Sah Masa SBY, Ruwet di Era Jokowi

    17 Februari 2021
    By Joni Sitohang
  • Lama Tak Terdengar Kabarnya, SBY Mendadak Unggah 'Inna Lillahi...'
    Nasional

    Lama Tak Terdengar Kabarnya, SBY Mendadak Unggah ‘Inna Lillahi…’

    23 Oktober 2020
    By Joni Sitohang
  • Risma, Susi dan Sahroni, Tokoh Potensial Pesaing Anies Baswedan di Pilkada DKI 2022
    Nasional

    Risma, Susi dan Sahroni, Tokoh Potensial Pesaing Anies Baswedan di Pilkada DKI 2022

    17 Januari 2021
    By Joni Sitohang

Berita Menarik Lainnya

  • Jabat Presiden Dua Periode, Berapa Total Harta Kekayaan Jokowi?
    Nasional

    Ternyata Tak Sedikit Parpol yang Pecah Selama Era Jokowi, Parpol Apa Saja?

  • Mustahil Biarkan Karier Politik Anaknya Redup, Amien Rais Diyakini Bakal Siapkan Parpol Baru untuk Hanafi
    Nasional

    Mustahil Biarkan Karier Politik Anaknya Redup, Amien Rais Diyakini Bakal Siapkan Parpol Baru untuk Hanafi

  • Saingi Barcelona, PSG Tawari Pep Guardiola Gaji Besar
    Olahraga

    Saingi Barcelona, PSG Tawari Pep Guardiola Gaji Besar

  • Tips Olahraga Saat Puasa
    Tips & Tutorial

    Tips Olahraga Saat Puasa

  • TIKTAK.ID - Jadi Wantimpres Jokowi, Pakde Karwo Dapat Restu SBY
    Nasional

    Jadi Wantimpres Jokowi, Pakde Karwo Dapat Restu SBY

Redaksi

  • Jalan Kebagusan III, Perum Nuansa Kebagusan, Pasar Minggu, Jakarta Selatan
  • 0812 4664 9215
  • Hubungi Kami
© Copyright 2019 TIKTAK.ID. All rights reserved.