TIKTAK.ID

Main Menu

  • Home
  • Privacy Policy
  • Contact Us
  • Disclaimer
  • Nasional
  • Olahraga
  • Selebriti
  • Teknologi
  • Tips & Tutorial
Sign in / Join

Login

Welcome! Login in to your account
Lost your password?

Lost Password

Back to login

logo

TIKTAK.ID

  • Home
  • Privacy Policy
  • Contact Us
  • Disclaimer
  • Nasional
  • Olahraga
  • Selebriti
  • Teknologi
  • Tips & Tutorial
Nasional
Home›Nasional›Buntut TWK Janggal, Direktur KPK Tantang Kepala BKN Perang Terbuka

Buntut TWK Janggal, Direktur KPK Tantang Kepala BKN Perang Terbuka

By Johan Arif
29 Mei 2021
576
0
Buntut TWK Janggal, Direktur KPK Tantang Kepala BKN Perang Terbuka

TIKTAK.ID – Hasil Tes Wawasan Kebangsaan (TWK) yang tidak meloloskan 75 pegawai Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) berbuntut panjang. Direktur Pembinaan Jaringan Kerja Antar-Komisi dan Instansi (PJKAKI) KPK, Sujanarko pun diketahui terlibat konflik dengan Kepala Badan Kepegawaian Negara (BKN), Bima Haria Wibisana.

Mulanya, Sujanarko memantik debat dengan menantang Haria perang terbuka. Ia mengaku kecewa lantaran BKN mengabaikan sejumlah prosedur ketika mengadakan TWK untuk para pegawai KPK.

“Ini sepertinya kita harus perang terbuka deh. Dia (Bima Haria) biar enggak ngumpet terus gitu, ini kan enggak profesional,” ujar Sujanarko melalui rekaman suara, seperti dilansir CNN Indonesia, Kamis (27/5/21).

Sujanarko lantas memaparkan sejumlah kejanggalan TWK. Ia menilai BKN hanya menggunakan tiga dari enam komponen tes.

Menurut Sujanarko, enam komponen tes yang seharusnya dipakai yakni wawancara, tes tertulis, esai, role play, FGD, dan presentasi. Namun ia menyebut BKN hanya memakai metode tes tertulis, esai, dan wawancara dalam TWK pegawai KPK.

“Dengan alat ukur yang sangat buruk ini, bisa dibayangkan, dia melabeli 51 orang dengan yang sudah rusak, tidak bisa diperbaiki, dan tidak bisa dididik terkait wawasan kebangsaan,” ucap Sujanarko.

Di sisi lain, Bima menjawab tantangan Sujanarko itu, sehingga debat Direktur KPK vs Kepala BKN berlanjut. Bima mengklaim bahwa pemaparan Sujanarko terkait enam komponen tes itu tidak tepat.

“Enam komponen tersebut adalah asesmen tes kompetensi untuk talent pool atau promosi jabatan. Jadi tidak ada hubungannya dengan TWK,” terang Bima dalam pesan singkat, mengutip CNNIndonesia.com pada Kamis (27/5/21).

Akan tetapi, Bima enggan membeberkan lebih lanjut alasan penggunaan tiga komponen tes tersebut. Sebab, ia menegaskan bahwa TWK bukan objek yang bisa dibuka ke publik.

Bima justru membahas mengenai kelayakan Sujanarko untuk lulus sebagai Aparatur Sipil Negara (ASN). Bima menyatakan Sujanarko sudah tidak bisa lagi menjadi ASN.

“Menurut data, Pak Koko [Sujanarko] juga sudah memasuki batas usia pensiun, sehingga tidak bisa jadi ASN,” kata Bima.

Seperti diketahui, 75 pegawai KPK telah dinyatakan tidak lulus TWK yang digelar dalam rangka peralihan status menjadi ASN. Kemudian mereka dinonaktifkan dari KPK.

Lantas pimpinan KPK menggelar rapat dengan sejumlah kementerian/lembaga di Kantor BKN. Hasilnya, 51 dari 75 pegawai sudah tak bisa lagi bekerja di KPK.

TagsBima Haria WibisanaBKNKPKPegawai KPKSujanarkoTWK

Related articles More from author

  • Akhirnya KPK Tahan Hasto Kasus Suap dan Harun Masiku
    Nasional

    Akhirnya KPK Tahan Hasto Kasus Suap dan Harun Masiku

    26 Februari 2025
    By Joni Sitohang
  • Anies Tiba di Gedung KPK Jalani Pemeriksaan Soal Formula E
    Nasional

    Anies Tiba di Gedung KPK Jalani Pemeriksaan Soal Formula E

    7 September 2022
    By Joni Sitohang
  • Sri Mulyani Tambah Dana Lawan Corona Rp 62 T, KPK Ancam Hukum Mati jika Dikorupsi
    Nasional

    Sri Mulyani Tambah Dana Lawan Corona Rp 62 T, KPK Ancam Hukum Mati jika Dikorupsi

    22 Maret 2020
    By Johan Arif
  • Rocky Gerung Prediksi Anies Bakal Sering 'Diusik' KPK Jelang Pilpres
    Nasional

    Rocky Gerung Prediksi Anies Bakal Sering ‘Diusik’ KPK Jelang Pilpres

    25 September 2022
    By Joni Sitohang
  • Bukan karena Sakit, Ini Alasan KPK Ubah Status Yaqut Jadi Tahanan Rumah
    Nasional

    Bukan karena Sakit, Ini Alasan KPK Ubah Status Yaqut Jadi Tahanan Rumah

    30 Maret 2026
    By Joni Sitohang
  • KPK Respons Dingin Kubu Moeldoko yang Ungkit Kasus Hambalang dan Seret-seret Nama Ibas
    Nasional

    KPK Respons Dingin Kubu Moeldoko yang Ungkit Kasus Hambalang dan Seret-seret Nama Ibas

    29 Maret 2021
    By Johan Arif

Leave a reply Batalkan balasan

Berita Menarik Lainnya

  • Twitter Akan Uji Coba Fitur Pesan Suara
    Teknologi

    Twitter Akan Uji Coba Fitur Pesan Suara

  • Ini Pilihan Buah yang Baik Dimakan Saat Perut Kosong
    Tips & Tutorial

    Ini Pilihan Buah yang Baik Dimakan Saat Perut Kosong

  • Taufik Gerindra Dicopot dari DPRD DKI, Akibat Doakan Anies Jadi Presiden?
    Nasional

    Taufik Gerindra Dicopot dari DPRD DKI, Akibat Doakan Anies Jadi Presiden?

  • Ketua KPK Firli Bahuri
    Nasional

    Jawaban Ketua KPK Firli Bahuri Soal Buronnya Politisi PDIP Harun Masiku

  • Ingin Ganti Airlangga, Senior Golkar Desak Munaslub
    Nasional

    Ingin Ganti Airlangga, Senior Golkar Desak Munaslub

Redaksi

  • Jalan Kebagusan III, Perum Nuansa Kebagusan, Pasar Minggu, Jakarta Selatan
  • 0812 4664 9215
  • Hubungi Kami
© Copyright 2019 TIKTAK.ID. All rights reserved.