TIKTAK.ID

Main Menu

  • Home
  • Privacy Policy
  • Contact Us
  • Disclaimer
  • Nasional
  • Olahraga
  • Selebriti
  • Teknologi
  • Tips & Tutorial
Sign in / Join

Login

Welcome! Login in to your account
Lost your password?

Lost Password

Back to login

logo

TIKTAK.ID

  • Home
  • Privacy Policy
  • Contact Us
  • Disclaimer
  • Nasional
  • Olahraga
  • Selebriti
  • Teknologi
  • Tips & Tutorial
Nasional
Home›Nasional›Sikapi Kebijakan Penghematan Anggaran, KPK: Tak Ganggu Perburuan Buronan Koruptor

Sikapi Kebijakan Penghematan Anggaran, KPK: Tak Ganggu Perburuan Buronan Koruptor

By Joni Sitohang
6 Februari 2025
194
0
Sikapi Kebijakan Penghematan Anggaran, KPK: Tak Ganggu Perburuan Buronan Koruptor

TIKTAK.ID – Ketua Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK), Setyo Budiyanto memastikan bahwa kerja KPK di sektor penindakan korupsi dan penangkapan buron koruptor tak mengalami kendala, seiring dengan dimulainya kebijakan penghematan anggaran. Setyo mengeklaim tidak ada perubahan target kerja KPK selama 2025, walaupun terdapat kebijakan baru.

“Hingga kini tidak ada kendala, dan masih sesuai target 2025,” ujar Setyo, pada Selasa (4/2/25), seperti dilansir Kompas.com.

Sebelumnya, Juru Bicara KPK, Tessa Mahardhika Sugiarto menyebut KPK akan memangkas anggaran perjalanan dinas dan operasional kantor. Tak hanya itu, Komisi Antirasuah bakal mengoptimalkan ruang-ruang di lingkungan kantornya serta aplikasi daring untuk melaksanakan berbagai kegiatan yang sifatnya sosialisasi.

Baca juga : Tolak Wacana Izin Tambang untuk Perguruan Tinggi, Rektor UII: Integritas Akademik Jadi Taruhan

“Sementara untuk kegiatan di luar kota, akan dilakukan skala prioritas dan pembatasan jumlah personel,” jelas Tessa, pada Selasa (28/1/25). Namun dia menegaskan, efisiensi ini tidak akan mengganggu belanja lembaga untuk menggaji pegawai.

Perlu diketahui, instruksi Presiden Prabowo Subianto agar kementerian/lembaga menghemat anggaran yang dikeluarkan pada tahun ini mulai dieksekusi. Ketentuan penghematan anggaran tersebut pun diatur dalam Instruksi Presiden (Inpres) Nomor 1 Tahun 2025 yang sudah diteken oleh Prabowo.

Dalam Inpres itu, Prabowo meminta kementerian/lembaga dan pemerintah daerah untuk melakukan reviu sesuai tugas, fungsi, dan kewenangan masing-masing. Instruksi itu turut menerangkan jumlah efisiensi yang diperlukan, yaitu senilai Rp306,6 triliun anggaran belanja negara yang terdiri atas anggaran belanja kementerian/lembaga (K/L) tahun 2025 sebesar Rp256,1 triliun dan transfer ke daerah sebesar Rp50,5 triliun.

Baca juga : PBNU Bentuk Satgas Bantu Percepatan MBG untuk 5 Juta Santri 

Dalam diktum ketiga angka 1, Prabowo memerintahkan menteri dan pimpinan lembaga agar melakukan identifikasi rencana efisiensi belanja K/L sesuai besaran yang ditetapkan oleh Menteri Keuangan, Sri Mulyani Indrawati.

“Identifikasi rencana efisiensi sebagaimana dimaksud pada angka 1 meliputi belanja operasional dan non-operasional. Sekurang-kurangnya terdiri atas belanja operasional perkantoran, belanja pemeliharaan, perjalanan dinas, bantuan pemerintah, pembangunan infrastruktur, serta pengadaan peralatan dan mesin,” begitu bunyi diktum ketiga poin 2.

Akan tetapi, identifikasi rencana efisiensi ini tidak termasuk untuk belanja pegawai dan belanja bantuan sosial. Efisiensi juga diprioritaskan selain dari anggaran yang bersumber dari pinjaman dan hibah, serta rupiah murni pendamping, kecuali tidak bisa dilaksanakan sampai akhir tahun anggaran 2025.

Baca juga :  Begini Reaksi Prabowo Saat Sidak Langsung Program MBG di Jaktim

Kemudian anggaran yang berasal dari PNBP Badan Layanan Umum, kecuali yang disetor ke kas negara, serta anggaran yang bersumber dari Surat Berharga Syariah Negara (SBSN) dan menjadi underlying asset dalam rangka penerbitan SBSN. Prabowo pun mendesak pemerintah daerah (Pemda) menekan anggaran untuk sejumlah kegiatan, tak terkecuali perjalanan dinas.

TagsKPKSetyo BudiyantoTessa Mahardika

Related articles More from author

  • Novel Baswedan Buka Suara Soal Transaksi Janggal Rp300 Triliun di Kemenkeu
    Nasional

    Novel Baswedan Buka Suara Soal Transaksi Janggal Rp300 Triliun di Kemenkeu

    25 Maret 2023
    By Joni Sitohang
  • ICW Kritik Wakil Ketua KPK yang Sebut Kepala Desa Korupsi Cukup Kembalikan Uang Tanpa Perlu Dipenjara
    Nasional

    ICW Kritik Wakil Ketua KPK yang Sebut Kepala Desa Korupsi Cukup Kembalikan Uang Tanpa Perlu Dipenjara

    4 Desember 2021
    By Joni Sitohang
  • Reaksi Susi Pudjiastuti Saat Edhy Prabowo Ditangkap KPK
    Nasional

    Reaksi Susi Pudjiastuti Saat Edhy Prabowo Ditangkap KPK

    28 November 2020
    By Joni Sitohang
  • Prabowo ke Koruptor: Kalau Uang Hasil Korupsi Dikembalikan, Mungkin Bisa Dimaafkan
    Nasional

    Prabowo ke Koruptor: Kalau Uang Hasil Korupsi Dikembalikan, Mungkin Bisa Dimaafkan

    21 Desember 2024
    By Joni Sitohang
  • KPK Tetap Lanjutkan Proses Kasus Formula E Meski Anies Resmi Dicapreskan NasDem
    Nasional

    KPK Ungkap Kendala Penyelidikan Dugaan Korupsi Formula E

    12 Desember 2022
    By Joni Sitohang
  • Benarkah Harun Masiku Ditembak Mati Agar Tak Buka Suara? Polri: Kami Masih Lakukan Pencarian
    Nasional

    Benarkah Harun Masiku Ditembak Mati Agar Tak Buka Suara? Polri: Kami Masih Lakukan Pencarian

    14 Mei 2020
    By Joni Sitohang

Leave a reply Batalkan balasan

Berita Menarik Lainnya

  • Ditanya Soal Partai yang Mendekatinya Jelang Pilpres, Anies: Ini Persoalan Serius!
    Nasional

    Ditanya Soal Partai yang Mendekatinya Jelang Pilpres, Anies: Ini Persoalan Serius!

  • Jajaki Kerja Sama dengan Demokrat, PDIP Siap Komunikasi Intens Pekan Depan
    Nasional

    Jajaki Kerja Sama dengan Demokrat, PDIP Siap Komunikasi Intens Pekan Depan

  • Sudah Jelas Ketangkap Basah, AS Masih Bantah Kirim Mata-Mata ke Venezuela
    Internasional

    Sudah Jelas Ketangkap Basah, AS Masih Bantah Kirim Mata-Mata ke Venezuela

  • Tawarkan Anies, Ganjar dan Andika, Nasdem Ajak Parpol Gabung Koalisi
    Nasional

    Tawarkan Anies, Ganjar dan Andika, Nasdem Ajak Parpol Gabung Koalisi

  • Nadiem Makarim: Di Masa Depan, Dunia Tak Butuh Anak Jago Menghapal
    Nasional

    Nadiem Makarim: Di Masa Depan, Dunia Tak Butuh Anak Jago Menghapal

Redaksi

  • Jalan Kebagusan III, Perum Nuansa Kebagusan, Pasar Minggu, Jakarta Selatan
  • 0812 4664 9215
  • Hubungi Kami
© Copyright 2019 TIKTAK.ID. All rights reserved.