TIKTAK.ID

Main Menu

  • Home
  • Nasional
  • Olahraga
  • Selebriti
  • Teknologi
  • Tips & Tutorial

logo

TIKTAK.ID

  • Home
  • Nasional
  • Olahraga
  • Selebriti
  • Teknologi
  • Tips & Tutorial
Nasional
Home›Nasional›PBNU Bentuk Satgas Bantu Percepatan MBG untuk 5 Juta Santri

PBNU Bentuk Satgas Bantu Percepatan MBG untuk 5 Juta Santri

By Joni Sitohang
6 Februari 2025
190
0
PBNU Bentuk Satgas Bantu Percepatan MBG untuk 5 Juta Santri

TIKTAK.ID – Pengurus Besar Nahdlatul Ulama atau PBNU diketahui turut membentuk satuan tugas (Satgas) untuk membantu mempercepat pelaksanaan program Makan Bergizi Gratis (MBG) yang menyasar sebanyak 5 juta santri di pesantren-pesantren binaan NU.

Menurut Ketua Umum PBNU, Yahya Cholil Staquf, Satgas sudah bekerja memetakan titik-titik yang bisa dijadikan dapur umum untuk menyuplai MBG untuk para santri.

“Tadi sudah kami laporkan kepada Bapak Presiden. Beliau mengapresiasi dan mendorong terus, agar nanti bisa menjangkau secara lebih luas. Beliau juga memiliki target-target yang sangat progresif. Saya kira kami merasa berkewajiban untuk membantu dengan sekuat-kuatnya agar target-target itu dapat tercapai,” ujar pria yang akrab disapa Gus Yahya itu dalam jumpa pers di Kompleks Istana Kepresidenan, Jakarta, pada Senin (3/2/25), seperti dikutip Tempo.co dari Antara.

Baca juga :  Begini Reaksi Prabowo Saat Sidak Langsung Program MBG di Jaktim

Gus Yahya menyatakan seluruh santri binaan pesantren-pesantren NU, yang jumlahnya mencapai 5 juta orang, masuk dalam sasaran program MBG.

“Kami setelah diberi informasi oleh Kepala BGN (Badan Gizi Nasional) bahwa semua 5 juta itu masuk dalam target program MBG ini, jangan sampai ada yang kelewatan. Jadi sekarang tugas kami dengan jaringan yang kami miliki yaitu mengidentifikasi di mana titik-titik yang dapat menjadi tempat penempatan pusat-pusat layanan atau dapur-dapur untuk MBG tersebut,” tutur Gus Yahya.

Sebelumnya, Gus Yahya didampingi oleh Rais Aam PBNU, Miftachul Akhyar dan Sekretaris Jenderal PBNU, Saifullah Yusuf atau Gus Ipul mendatangi Kompleks Istana Kepresidenan untuk bertemu dengan Presiden Prabowo Subianto.

Baca juga : Lewat Menko AHY, Prabowo Pastikan Proyek IKN Berlanjut

Mereka menyerahkan langsung kepada Prabowo undangan puncak peringatan hari lahir (Harlah) ke-102 NU yang akan digelar di Istora Gelora Bung Karno, Senayan, Jakarta Pusat, Rabu (5/2/25). Dalam pertemuan tersebut, Presiden Prabowo bersama jajaran pimpinan PBNU berdiskusi selama kurang lebih 2 jam.

Seperti diketahui, MBG dimulai serentak di seluruh wilayah Indonesia pada 6 Januari lalu. Pada hari pertama MBG digelar, terdapat 190 Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) yang beroperasi memasok makan bergizi untuk sekolah-sekolah dan Posyandu di 26 provinsi.

SPPG sendiri bertugas mengelola dapur umum yang memasak dan mendistribusikan Makanan Bergizi Gratis bagi anak-anak, ibu hamil, dan ibu menyusui, serta balita di daerah sekitarnya. Dalam mengoperasikan dapur, SPPG dipimpin oleh seorang kepala SPPG yang dibantu seorang ahli gizi dan seorang akuntan.

TagsMakan BergiziMakan Bergizi GratisMBGNahdlatul UlamaPBNUPengurus Besar Nahdlatul UlamaProgram Makan BergiziProgram Makan Bergizi GratisYahya Staquf

Related articles More from author

  • Dulu Angkat Ahok Jadi Komut Pertamina, Kini Erick Thohir Jadikan Ketum PBNU Said Aqil Siradj Komut PT KAI
    Nasional

    PBNU Era Said Aqil, Perisai Jokowi Hadapi Konservatisme

    16 Oktober 2021
    By Joni Sitohang
  • Saat Prabowo Galakkan Efisiensi, Program MBG Malah Digrojok Tambahan Anggaran Rp100 Triliun
    Nasional

    Saat Prabowo Galakkan Efisiensi, Program MBG Malah Digrojok Tambahan Anggaran Rp100 Triliun

    19 Februari 2025
    By Joni Sitohang
  • Disokong NU, Erick Thohir Cocok Dampingi Prabowo Maupun Ganjar
    Nasional

    Disokong NU, Erick Thohir Cocok Dampingi Prabowo Maupun Ganjar

    2 Mei 2023
    By Joni Sitohang
  • Nasional

    BPJS Kesehatan Umumkan Tanggung Biaya Keracunan MBG, Asal Peserta Aktif dan Bukan KLB

    15 Oktober 2025
    By Johan Arif
  • TIKTAK.ID - NU, Muhammadiyah dan PGI Kompak Desak DPR dan Pemerintah Setop Pembahasan RUU Omnibus Law Cipta Kerja
    Nasional

    NU, Muhammadiyah dan PGI Kompak Desak DPR dan Pemerintah Setop Pembahasan RUU Omnibus Law Cipta Kerja

    30 April 2020
    By Rusli Qomar
  • Kejagung Akui Buka Peluang Periksa Nanik S Deyang Terkait Dugaan Korupsi MBG
    Nasional

    Kejagung Akui Buka Peluang Periksa Nanik S Deyang Terkait Dugaan Korupsi MBG

    24 Juni 2026
    By Johan Arif

Leave a reply Batalkan balasan

Berita Menarik Lainnya

  • Ditagih Anies Soal Dana Bagi Hasil, Sri Mulyani Berkelit, Pemerintah Pusat Tak Punya Duit?
    Nasional

    Gubernur Anies Baswedan Ngutang 12,5 Triliun ke Sri Mulyani, Buat Apa?

  • Erdogan Tolak Kecaman Dunia Internasional atas Keputusannya Ubah Hagia Sophia Jadi Masjid
    Internasional

    Erdogan Tolak Kecaman Dunia Internasional atas Keputusannya Ubah Hagia Sophia Jadi Masjid

  • PBB Desak Israel Batalkan Rencana Aneksasinya
    Internasional

    PBB Desak Israel Batalkan Rencana Aneksasinya

  • Rutin Jalan Kaki Bisa Kecilkan Perut, Mitos atau Fakta?
    Tips & Tutorial

    Rutin Jalan Kaki Bisa Kecilkan Perut, Mitos atau Fakta?

  • Selebriti

    Mengeluh Kesulitan Bernapas, Aishwarya Rai Dilarikan ke Rumah Sakit

Redaksi

  • Jalan Kebagusan III, Perum Nuansa Kebagusan, Pasar Minggu, Jakarta Selatan
  • 0812 4664 9215
  • Hubungi Kami
  • Contact Us
  • Disclaimer
  • Privacy Policy
© Copyright 2026 TIKTAK.ID. All rights reserved.